Tantri Kotak (Foto: Instagram/tantrisyalindri)
Tantri Kotak (Foto: Instagram/tantrisyalindri)

Tantri Kotak Akhirnya Polisikan Teman atas Dugaan Penipuan Rp10 M

Elang Riki Yanuar • 22 Juli 2026 21:17
Ringkasnya gini..
  • Tantri Kotak mengungkap kasus dugaan penipuan Poppy Nopitasari telah dilaporkan ke polisi, sementara keberadaan terlapor masih dilacak.
  • Poppy Nopitasari disebut mulai menghubungi sejumlah korban melalui pesan singkat sehingga keberadaannya kini mulai coba dideteksi.
  • Tantri Kotak berharap kasus dugaan penipuan segera terungkap agar Poppy bertanggung jawab dan tidak ada lagi korban baru.
Jakarta: Vokalis band Kotak Tantri Syalindri memberikan perkembangan terbaru terkait kasus dugaan penipuan yang dilakukan oleh temannya, Poppy Nopitasari. 
 
Perkara yang merugikan banyak pihak kini resmi dibawa ke ranah hukum usai para korban mengajukan laporan polisi (LP). Tantri menyebut bahwa langkah ini diambil atas keputusan bersama korban-korban lain. 
 
Meskipun demikian, keberadaan pelaku masih belum diketahui secara pasti oleh pihak berwajib maupun para pelapor hingga saat ini.

"Update kasus tentang Poppy itu sudah di LP ya, sudah di LP. Cuman memang yang meng-LP-kan adalah korban-korban. Saya bersama korban-korban sudah sampai status itu, dan sampai detik ini memang orangnya belum, nggak tahu di mana," aku Tantri.  

Pelaku Diduga Mulai Terlacak

Vokalis itu mengungkap mulai ada titik terang terkait keberadaan oknum yang menghilang tanpa jejak tersebut. Berdasarkan informasi terbaru, pelaku mulai berani menghubungi beberapa korban melalui pesan singkat.
 
Hal ini mempermudah tim yang membantu Tantri beserta para korban dalam melacak lokasi persembunyiannya. Tantri hanya berharap kalau Poppy akan segera kembali dan bertanggung jawab atas aksi yang merugikan ini.
 
"Cuman kabar terakhir kemarin dia sudah berani chat beberapa rekan kerjanya. Sekarang lagi dideteksi posisinya di mana. Banyak banget yang support, banyak banget yang kasih saya bantuan mencari titik lokasi dia di mana dan lain-lain gitu,” ungkap Tantri.
 
“Jadi, saya sih berharap dia segera muncul dan mempertanggungjawabkan semua hal yang sudah dilakukan," harapnya.
   

Tantri Tak Ingin Ada Korban Lagi

Bukan hanya untuk memulihkan kerugian pribadinya, motivasi utama istri Arda Naff membawa kasus ini ke jalur hukum adalah rasa prihatin bagi korban-korban lain. Poppy diketahui telah melakukan aksi penipuan sejak tahun 2017.
 
"Nah, mereka minta tolong saya untuk up lagi karena yang dikhawatirkan ke depannya dia akan melakukan hal yang sama gitu. Jadi, ya, lebih ke situ sih, saya nggak kepengin ada korban lain," pungkasnya.

Awal Mula Dugaan Penipuan

Kasus ini bermula ketika Poppy menawarkan kerja sama bisnis kepada Tantri beberapa tahun lalu. Skemanya berupa penyertaan modal untuk pembelian produk. Pelaku kerap mengajak Tantri dalam berbagai proyek, mulai dari pergantian investor, penawaran lelang, hingga prapesan (PO) alat berat berupa traktor.
 
Setelah lebih dari satu tahun menjalani bisnis bersama, nomor telepon dan akun media sosial Poppy mendadak tidak dapat dihubungi. Tak lama kemudian, ia keluar dari grup bisnis dan keberadaannya tidak lagi diketahui. Nomor telepon anak-anaknya pun dilaporkan tidak aktif. 
Dalam kasus ini, Tantri mengaku mengalami kerugian materiil yang mencapai ratusan juta rupiah. Uang tersebut diketahui diambil dari salah satu rekening tabungan pribadi miliknya.  
 
Berdasarkan klaim yang beredar, total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp10 miliar, meski angka tersebut masih perlu diverifikasi.
 
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
 

 

 

 

 
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA