Lewat cuitan dari akun X pribadinya @timobros, sutradara ini membandingkan kuasa yang dimiliki oleh pelaku di buku tersebut dengan orang yang lebih terkenal di dunia nyata.
“Sekelas gitu aja bisa punya power segitu untuk bungkam Aurelie, lo bayangin yang lebih ngetop,” tulis Timo, Selasa (13/1).
Ia pun mengingatkan peran krusial orang tua untuk hadir di kehidupan anak, terutama saat mereka masih berusia di bawah 18 tahun. Timo menekankan pesan ini untuk para ayah di luar sana.
“Banyak orang jahat manipulatif, ortu terutama bapak/ayah… Lakukan yang terbaik untuk jadi figur yang hadir di kehidupan anak kalian,” ucapnya.
Lanjutnya, “Beri yang terbaik ke putri lo supaya dia punya standar yang tinggi. Beri yang terbijak ke anak cowok lo supaya dia ngerti kalau dia berbuat salah.”
Sebagai informasi, Broken Strings merupakan buku memoar yang ditulis langsung oleh Aurélie Moeremans. Buku ini mengisahkan perjalanan hidupnya yang mendalam, termasuk pengalaman pahit saat ia mengalami child grooming di usia 15 tahun.
“Buku ini adalah kisah nyata tentang aku. Tentang bagaimana aku di-grooming waktu umur 15 tahun oleh seseorang yang usianya hampir dua kali umur aku. Tentang manipulasi, kontrol, dan proses pelan-pelan belajar menyelamatkan diri sendiri,” tulis Aurélie Moeremans dalam keterangan unggahannya.
Broken Strings sudah dirilis sejak 10 Oktober 2025. Namun, buku ini mulai ramai dibicarakan secara luas sejak awal tahun 2026 sebab perempuan berusia 32 tahun itu menggratiskan memoar versi digital agar bisa “menyelamatkan satu ‘Aurélie kecil’ lain di luar sana”.
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News