Tantri (Foto: instagram)
Tantri (Foto: instagram)

Tantri Kotak Duga Pria yang Memeluknya di Panggung Sedang Mabuk

Elang Riki Yanuar • 22 Juli 2026 16:49
Ringkasnya gini..
  • Tantri Kotak menduga pria yang tiba-tiba naik panggung dan memeluknya di Sukabumi sedang berada di bawah pengaruh minuman keras.
  • Sempat terguncang usai dipeluk penonton tak dikenal, Tantri Kotak menjadikan insiden tersebut sebagai evaluasi keamanan panggung.
  • Tantri Kotak memilih tidak menempuh jalur hukum karena meyakini pria yang memeluknya tidak berniat jahat dan hanya terlalu antusias.
Jakarta: Vokalis band Kotak, Tantri Syalindri, menduga pria yang tiba-tiba naik ke panggung dan memeluknya saat tampil di Sukabumi sedang berada di bawah pengaruh minuman keras. Insiden tersebut terjadi sesaat setelah Kotak menyelesaikan penampilannya.
 
Tantri mengungkapkan bahwa dirinya awalnya tidak menyadari keberadaan pria tersebut. Kondisinya yang masih kelelahan setelah tampil membuat pelantun Beraksi itu tidak langsung mengetahui ada orang asing yang berhasil naik ke atas panggung.
 
“Jadi kemarin pas akhir setelah perform Kotak, tiba-tiba ada satu laki-laki yang mungkin over-excited dan mungkin dalam kondisi yang sedikit tidak sadar. Dia tiba-tiba naik ke atas panggung, terus langsung memeluk,” ujar Tantri di Jakarta.

Tantri baru menyadari situasi tersebut ketika berbalik badan. Saat itu, pria yang tidak dikenalnya sudah berada sangat dekat dan langsung memeluknya. Situasi tak terduga tersebut beruntung bisa segera dikendalikan oleh kru yang berada di sekitar panggung.
 
“Untungnya memang ada teknisiku yang cepat menghalau si Mas itu,” lanjutnya.
 
Tantri menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak mengenal pria yang memeluknya. Berdasarkan informasi yang diterima dari tim setelah kejadian, pria tersebut diduga merupakan penonton yang terlalu antusias dan berada di bawah pengaruh minuman keras.
 
“Mungkin memang dia penonton biasa, cuma terlalu ekspresif. Terus yang kedua mungkin diduga dalam pengaruh minuman keras, jadi enggak sadar,” tutur Tantri.
 
Dugaan tersebut semakin kuat setelah Tantri mendapatkan cerita mengenai sikap pria itu ketika diamankan oleh petugas kepolisian. Menurut informasi yang diterimanya, pria tersebut masih menunjukkan ekspresi santai dan mengaku sebagai penggemarnya.
 
“Katanya sih waktu lagi dibawa sama polisi, dia masih cengar-cengir, ‘Saya teh fans-nya,’ sambil ya enggak sadar,” tambahnya.
 
Meski tidak mengalami luka fisik, Tantri menyebut kejadian itu sempat membuatnya terguncang. Insiden tersebut bahkan kembali terbayang setelah dirinya tanpa sengaja menemukan rekaman video momen tersebut saat membuka media sosial.
 
"Di awal hari itu iya, karena aku masih kayak yang, 'Tadi ngapain ya?' Besok paginya masih ada kegiatan jadi mulai enggak keingat. Tapi pas kemarin scroll TikTok, muncul video itu, langsung ke-recall lagi memorinya," ungkap Tantri.
 
Meski begitu, Tantri memastikan insiden dipeluk penonton pria di atas panggung itu tidak membuatnya mengalami trauma berkepanjangan. Dia memilih menjadikan kejadian tersebut sebagai bahan evaluasi bersama tim, khususnya terkait pengamanan selama pertunjukan berlangsung.
 
“Ini mungkin jadi salah satu pelajaran buat aku sama tim juga. Enggak bisa sembarangan, harus lebih ekstra hati-hati di atas panggung. Enggak bisa sembarangan orang naik yang memang bukan bagian dari kita. Kita sebagai penghibur penginnya menghibur dengan cara nyaman dan aman, biar semuanya kondusif,” kata Tantri.
 
Ke depan, Tantri berharap keamanan di sekitar panggung dapat lebih diperketat agar kejadian serupa tidak terulang. Menurutnya, kenyamanan dan keselamatan tidak hanya penting bagi musisi yang tampil, tetapi juga diperlukan agar seluruh rangkaian pertunjukan berjalan kondusif.
 
Meski sempat terkejut dengan tindakan tersebut, Tantri tidak melihat adanya niat jahat dari pria yang memeluknya. Dia menduga tindakan itu terjadi karena penonton tersebut terlalu bersemangat dan tidak sepenuhnya sadar dengan apa yang dilakukannya. Tantri pun memastikan tidak akan membawa persoalan tersebut ke jalur hukum.
 
"Tapi balik lagi, sepertinya orang ini tidak ada niatan buruk ya, mungkin lebih ke over-excited aja sebenarnya. Enggak ada (menempuh jalur hukum)," tutupnya. 
 

 

 

 
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA