Curahan hati tersebut disampaikan Tantri melalui sejumlah unggahan di Instagram Story pribadinya. Dalam unggahan itu, Tantri menceritakan bahwa sudah lebih dari tiga hari sosok yang diduga terlibat dalam kasus tersebut tidak dapat dihubungi dan belum menunjukkan itikad untuk menyelesaikan persoalan.
Kasus ini rupanya tidak hanya menimpa dirinya seorang diri. Menurutnya, terdapat banyak korban lain yang juga mengalami kerugian akibat dugaan tindakan tersebut.
"Makasih banyak buat semua teman-teman yang menanyakan kabar, mendoakan, dan care buat repost story-ku. Benar! Aku lagi kena penipuan teman sendiri karena sudah 3x24 jam dia menghilang dan nggak ada itikad baik buat ketemu," tulis Tantri dalam unggahan Instagram Story. Senin (22/6/2026).
Dalam keterangannya, Tantri turut menyebut nama sosok yang diduga terlibat dalam kasus tersebut, yakni Poppy Nupitasari. Ia mengaku bersama sejumlah korban lainnya masih berupaya mencari keberadaan perempuan tersebut.
Tantri juga meminta bantuan publik melalui media sosial untuk membantu menemukan informasi mengenai keberadaan terduga pelaku. Menurutnya, jumlah korban yang terdampak tidak sedikit dan nilai kerugian yang disebut mencapai angka yang cukup besar.
"Please sosmed do your magic, yang ketipu bukan hanya aku., melainkan banyak orang yang ditotal-total hampir 10 M. Clueless... karena pihak keluarga nggak mau tahu dan menyerahkan ke korban terserah mau diapain. Aku masih belum LP karena korban minta haknya kembali," ungkap Tantri.
Sebagai bentuk upaya pencarian, Tantri bahkan mengunggah foto wajah terduga pelaku ke media sosial. Ia mengaku langkah tersebut diambil karena hingga kini tidak mengetahui keberadaan orang yang dimaksud.

Meski memiliki pilihan untuk membawa persoalan ini ke jalur hukum, Tantri mengaku masih memberikan kesempatan bagi pihak terkait untuk menunjukkan tanggung jawab dan menyelesaikan masalah secara baik-baik.
"Aku bingung mau cari kamu lewat jalur apa. Bisa aja aku LP (laporan) ke polisi, tapi aku mau masih usaha menunggu iktikad baik kamu, buat ketemu, ngobrol, dan menyelesaikan semua," jelas Tantri.
Istri musisi Arda Naff itu menegaskan bahwa para korban telah mengumpulkan berbagai bukti yang dianggap cukup kuat. Namun, ia masih berharap penyelesaian dapat dilakukan sebelum perkara berkembang ke proses hukum yang lebih serius.
"Jelas korban dan buktinya sudah kekumpul semua, tapi aku masih pengin ketemu sebelum masuk jalur hukum yang sudah pasti bisa menjarain kami. Aku kepikiran 3 anak kamu, tapi kalau dipikir-pikir kamu juga nggak mikirin nasib korban yang harus taru tabungannya untuk biaya pengobatan kanker, taru tabungan anak-anak buat diputerin," paparnya.
Tantri mengaku merasakan kekecewaan yang mendalam. Baginya, dugaan penipuan yang dilakukan oleh orang yang dianggap dekat menjadi luka tersendiri yang sulit diterima.
"Patah hati banget, kirain beneran mau jadi teman ternyata cuma manfaatin doang," ucap Tantri.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda