Cerita tersebut disampaikan Whisnu saat menjadi bintang tamu dalam siniar Podcast Warung Kopi (PWK) yang dipandu Gofar Hilman. Ia mengaku keputusan itu berawal dari sebuah mimpi yang hingga kini masih membekas dalam ingatannya.
Dalam mimpinya, Whisnu mengaku bertemu dengan mendiang Presiden keempat Republik Indonesia sekaligus tokoh besar Nahdlatul Ulama (NU), Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.
"Semua berawal dari gue mimpi ketemu Gus Dur. Itu sudah lama banget. Di mimpi itu gue disuruh ke masjid. Itu udah lama banget sebenernya, terus nggak lama gue berhenti minum alkohol," ujar Whisnu, dikutip dari kanal YouTube HAS Creative, Selasa, 30 Juni 2026.
Whisnu mengaku sempat kebingungan dengan makna mimpi tersebut. Rasa penasarannya kemudian mendorongnya untuk mempelajari lebih jauh sosok Gus Dur melalui berbagai literatur dan kisah hidupnya.
Semakin mengenal sosok Gus Dur, Whisnu justru mengaku semakin kagum terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan toleransi yang diwariskan oleh mantan Presiden RI tersebut.
"Dari mimpi itu, gue coba mengenal Gus Dur, ternyata dia sekeren dan setoleransi itu, dia benar-benar memanusiakan manusia. Nah nilai-nilai itu coba gue terapkan di hidup gue dan sekeliling gue," lanjutnya.
Merasa Perlu Memiliki Guru Spiritual
Di tengah aktivitasnya sebagai musisi yang kerap tampil di dunia hiburan malam, Whisnu juga mengaku memiliki sejumlah guru spiritual yang membimbingnya dalam menjalani kehidupan.Menurutnya, selain hubungan antarmanusia, seseorang juga perlu menjaga hubungan dengan Sang Pencipta. Karena itu, ia merasa penting memiliki sosok yang dapat membimbing perjalanan spiritualnya.
"Buat gue selain orang tua yang mendidik dan mengarahkan, perlu pendampingan guru spiritual. Karena hubungan kita nggak hanya horizontal, tapi juga vertikal. Buat yang bisa membawa dan menuntun gue masalah vertikal itu guru spiritual," ujarnya.
Whisnu pun meyakini bahwa sebagian besar pencapaian yang ia raih saat ini merupakan bentuk pertolongan Tuhan, sementara sisanya berasal dari kerja keras dan kemampuan teknis yang terus ia asah.
"Gue bisa bilang apa yang gue dapat sekarang itu 90 persen jalur langit, 10 persennya teknis," tutup Whisnu Santika.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda