Gus Idris menegaskan bahwa tuduhan yang viral di media sosial tersebut tidak berdasar dan kekurangan bukti kuat. Melalui keterangan unggahannya, ia berharap pernyataan ini dapat meluruskan opini publik yang telanjur berkembang.
“Klarifikasi resmi Gio Production untuk disebarluaskan kepada publik. Semoga bisa menjawab framing dan tuduhan tanpa bukti yang sudah terlanjur viral,” tulis Gus Idris dalam takarir unggahannya yang menutup kolom komentar untuk publik.
Bantahan Tegas Gus Idris atas Dugaan Pelecehan
Dalam video klarifikasi tersebut, Gus Idris secara eksplisit membantah melakukan pelecehan seksual sebagaimana yang dituduhkan. Ia menilai narasi yang beredar menyimpang dari fakta yang terjadi di lapangan."Bismillahirrahmanirrahim, melalui pernyataan ini saya ingin menanggapi mengenai tuduhan-tuduhan pelecehan seksual yang beredar di media sosial,” ujar Gus Idris.
Ia melanjutkan bahwa pernyataan tersebut merupakan bentuk pembelaan diri atas serangan terhadap kredibilitasnya.
“Saya menyatakan dengan tegas bahwa tuduhan tersebut tidak benar dan tidak berdasarkan pada fakta yang sebenarnya," tegasnya.
Dampak Tudingan terhadap Reputasi dan Keluarga
Gus Idris menyayangkan munculnya narasi di media sosial yang menurutnya sengaja digiring untuk merusak reputasi industri konten yang telah ia bangun dari bawah. Ia merasa tudingan ini berdampak serius bagi karier dan keluarganya."Diawali dengan narasi sosial media pada media online. Bahkan langsung melakukan framing kepada saya dan itu berdampak serius pada industri konten kreator yang kami rintis dari nol dengan reputasi,” ungkap Gus Idris.
Ia juga menekankan komitmennya terhadap moralitas dalam setiap produksi konten. “Kami sangat menghormati nilai-nilai etika dan keamanan setiap individu,” lanjutnya.
Selain kerugian profesional, Gus Idris menyinggung adanya motif perselisihan bisnis di balik mencuatnya isu sensitif ini.
“Kami sangat menyayangkan adanya tuduhan tanpa bukti konkrit yang merugikan nama baik saya dan keluarga saya. Sangat tidak bijak untuk membungkus perselisihan bisnis dengan isu lain yang sensitif,” ujar Gus Idris.
Siap Menempuh Jalur Hukum demi Kebenaran
Guna menyelesaikan persoalan ini secara transparan, Gus Idris menyatakan kesiapannya untuk mengikuti prosedur hukum. Saat ini, ia tengah berkoordinasi dengan tim kuasa hukum untuk menentukan langkah strategis agar fakta yang objektif tersampaikan kepada masyarakat."Saya siap bersikap kooperatif dan mengikuti proses hukum yang berlaku demi mengungkap kebenaran yang objektif," tutur Gus Idris.
Di akhir pernyataannya, ia menyampaikan apresiasi kepada para pendukung yang masih memegang teguh asas praduga tak bersalah.
"Terima kasih kepada pihak-pihak yang tetap mengedepankan asas praduga, tak bersalah, dan memberikan dukungan selama proses ini berlangsung. Gusti Allah mboten sare. Insyaallah, kebenaran akan menemukan jalannya sendiri,” pungkasnya.
Persoalan ini pertama kali mencuat setelah seorang model asal Malang melalui akun Instagram @sovinovitav mengunggah pengalaman pahit pada Selasa, 3 Februari 2026. Dalam unggahan yang viral tersebut, ia menceritakan dugaan pelecehan seksual yang dialaminya saat menjadi talent dalam sebuah proses syuting.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News