Sejumlah tokoh dan figur hiburan yang pernah menjadi bagian dari perjalanan Bagito turut menghadiri perayaan tersebut. Di antaranya Eko Patrio, Deddy Mizwar, Dian Nitami, dan Jarwo Kwat. Hadir pula Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Fahri Hamzah, Wakil Menteri Luar Negeri Anis Matta, serta sejumlah kerabat dari kalangan artis.
Dalam sambutannya, Miing menegaskan bahwa Bagito masih memiliki alasan untuk terus berkarya. Ia berharap kelompok tersebut dapat mempertahankan perannya sebagai katarsis bagi keresahan masyarakat terhadap situasi sosial dan berbagai isu penting.
Sebagai langkah berikutnya, Bagito berencana memperluas kehadirannya melalui TikTok. Mereka akan menghadirkan komedi dengan kemasan yang lebih sesuai dengan kebiasaan konsumsi konten masa kini, tanpa meninggalkan karakter humor khas Bagito.
"Bagito Group pernah ada dan masih ada," ujar Miing.
Perayaan ulang tahun grup lawak Bagito (Foto: Agus Mulyadi/Metro TV)
Bagito terbentuk pada 28 Oktober 1978. Pada formasi awal, kelompok ini beranggotakan empat orang, yakni Miing, Didin Pinasti, Yanto, dan Sobirin. Setelah Yanto dan Sobirin mundur, Hadi Wibowo atau Unang bergabung pada 1985. Formasi Miing, Didin, dan Unang inilah yang kemudian dikenal luas oleh publik.
Perjalanan Bagito turut berkembang melalui Radio Suara Kejayaan. Mereka mengisi sejumlah program komedi radio, termasuk “Opor Ayam”. Popularitasnya semakin meningkat setelah Bagito tampil di televisi melalui program BaShow atau Bagito Show di RCTI.
Sebelum mencapai popularitas tersebut, Bagito juga melewati proses panjang. Mereka bahkan pernah empat kali gagal dalam tes TVRI. Pada 1985, kelompok ini berhasil menjadi yang terbaik di antara 165 peserta Lomba Lawak Srimulat. Pencapaian itu menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan karier mereka.
Memasuki era 1990-an, Bagito menjadi salah satu grup lawak populer di Indonesia. Materi komedi mereka tidak hanya mengandalkan permainan karakter dan situasi, tetapi juga menyentuh persoalan sosial serta politik. Gaya humor yang kritis, tetapi tetap santun, menjadi salah satu ciri yang melekat pada kelompok ini.
Perjalanan para personelnya sempat berjalan sendiri-sendiri. Bagito mengalami masa vakum panjang sebelum kembali tampil bersama dalam acara Bagito Return: Everlasting Memories Reunion di The Hall, Senayan City, pada 2 November 2016. Momen tersebut berlangsung setelah sekitar 14 tahun mereka tidak tampil bersama dalam sebuah pertunjukan reuni.
Namun, upaya Bagito untuk kembali menjangkau penonton sebenarnya sudah berlangsung sebelum reuni tersebut. Pada 2020, mereka menyiapkan web series komedi Kopi Bagito, sementara pada 2021 mereka menghadirkan Bagito Show Nongol Lagi melalui YouTube dalam rangka ulang tahun ke-43.
Pada tahun yang sama, Bagito juga menerima penghargaan Legenda Grup Komedi Terpilih dalam Anugerah Komedi Indonesia 2021.
Kini, memasuki usia 48 tahun, Bagito kembali mencoba memperluas jangkauan penontonnya melalui TikTok. Bagi kelompok yang tumbuh bersama radio dan televisi ini, medium digital menjadi ruang baru untuk mempertahankan humor khas mereka sekaligus merespons perkembangan zaman.