Carissa Perusset (Foto: Dok. Pibadi annisaj)
Carissa Perusset (Foto: Dok. Pibadi annisaj)

Pemain GJLS: Berapi-api Jalani Workshop Karate hingga Penyelamatan Hewan

Agustinus Shindu Alpito • 30 Oktober 2026 08:19
Ringkasnya gini..
  • Para pemain film GJLS: Berapi-api menjalani persiapan intens sebelum proses syuting dimulai.
  • Carissa, Aura, Inayma, Sadha, dan Nigel mengikuti sejumlah workshop, mulai dari latihan bela diri hingga penyelamatan hewan
  • Persiapan tersebut menjadi penting karena film ini menghadirkan adegan yang melibatkan api dan hewan sungguhan.

Jakarta: Para pemain film GJLS: Berapi-api menjalani persiapan intens sebelum proses syuting dimulai. Carissa, Aura, Inayma, Sadha, dan Nigel mengikuti sejumlah workshop, mulai dari latihan bela diri hingga penyelamatan hewan, untuk menunjang adegan penuh tantangan dalam film tersebut.

Dalam konferensi pers GJLS: Berapi-api di XXI Epicentrum Mall, Jakarta, Kamis, 29 Oktober 2026, para pemain menceritakan pengalaman mereka selama menjalani persiapan dan proses produksi. Mereka mengungkapkan bahwa workshop tersebut bukan hanya membantu mempersiapkan adegan, tetapi juga membangun kekompakan di antara para pemain.

Jalani Workshop Karate hingga Penyelamatan Hewan

Para pemain mengungkapkan bahwa mereka beberapa kali menjalani workshop untuk mempersiapkan adegan laga. Salah satu persiapan yang dilakukan adalah latihan karate, selain workshop penyelamatan hewan.

“Jadi sebenarnya kita preparasinya lumayan intens ya. Kita berlima. Jadi kita beneran workshop fighting-nya dengan api berapa meter yang kalian lihat itu beneran. Kita beberapa kali workshop. Dan kita juga workshop karate. Karate juga. Terus rescue binatang,” ujar Carissa. 

Persiapan tersebut menjadi penting karena film ini menghadirkan adegan yang melibatkan api dan hewan sungguhan. Para pemain pun perlu memahami situasi yang akan mereka hadapi ketika berada di lokasi syuting.
 

Aurra Kharisma Juga menyebut pengalaman menjalani workshop bersama para pemain lain terasa menyenangkan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk membangun kedekatan dan chemistry sebelum mereka bekerja bersama di lokasi syuting.

“Well, it was fun actually. Karena itu juga adalah sebuah bahan kita untuk bonding dan melakukan chemistry. Yang turns out we are so happy together on set,” ujar Aura.

Ia juga mengingat latihan karate sebagai salah satu pengalaman yang paling dinantikan. Para pemain bahkan merasa antusias untuk menjalani adegan tersebut setelah melakukan persiapan bersama.

Bangun Chemistry dalam Waktu Singkat

Sementara itu, Sadha Triyudha dan Nigel Siwabessy menyoroti proses membangun chemistry yang harus dilakukan dalam waktu relatif singkat. Mereka mengungkapkan bahwa workshop hanya berlangsung selama beberapa hari, sehingga seluruh pemain perlu memanfaatkan waktu tersebut untuk menyatukan pemahaman.

Menurut mereka, kekompakan menjadi hal penting karena para pemain harus menghadapi adegan yang melibatkan api dan hewan sungguhan. Perbedaan pemahaman atau kurangnya koordinasi berpotensi menimbulkan masalah ketika adegan berlangsung.

Salah satu pemain mengungkapkan rasa terima kasih kepada rekan-rekan sesama pemain atas dukungan selama proses syuting. Ia menilai kebersamaan yang terbentuk selama workshop membantu mereka melewati proses produksi dengan lebih baik.

Persiapan tersebut juga membuat para pemain dapat saling memahami cara bekerja masing-masing. Dengan begitu, mereka bisa membangun kerja sama yang lebih solid ketika menjalani adegan yang membutuhkan koordinasi.
 

Pengalaman Berharga di Balik Layar GJLS: Berapi-api

Bagi para pemain, workshop yang dijalani bukan sekadar persiapan untuk berakting. Mereka juga mendapatkan pengalaman baru melalui latihan bela diri dan penyelamatan hewan, yang kemudian dapat diterapkan dalam kebutuhan adegan.

Kebersamaan selama proses tersebut turut menjadi pengalaman berharga bagi para pemain. Meski harus menghadapi tantangan teknis dan adegan yang menuntut kesiapan fisik, mereka mengaku menikmati proses bekerja bersama.

Melalui persiapan intens tersebut, para pemain berupaya membangun chemistry sekaligus memahami tantangan yang akan dihadapi selama syuting GJLS: Berapi-api.

Film GJLS: Berapi-api dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 5 November 2026.
 



(Annisa Julinah)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ASA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA