Saat menjalani proses pemeriksaan dan interogasi secara sukarela oleh tim penyidik, Murakami dilaporkan telah mengakui seluruh perbuatannya yang menyebabkan luka parah pada korban.
“Tidak diragukan lagi bahwa saya telah mencederainya,” ujar Murakami kepada Kepolisian Metropolitan Tokyo, dikutip dari laporan Asia One, Sabtu (27/6).
Menurut keterangan sejumlah sumber media internasional, aktor berusia 29 tahun tersebut diduga menganiaya mantan pacarnya sebanyak empat kali.
Murakami disinyalir melakukan sejumlah aksi kekerasan, seperti menjambak rambut, membenturkan kepala korban ke jendela, hingga jotos yang mengakibatkan korban menderita cedera fisik sangat serius. Semua luka dilaporkan membutuhkan waktu lebih dari satu bulan untuk sembuh.
Baca Juga :
Season 4 Alice in Borderland Batal Digarap?
Atas tindakan berulang tersebut, Nijiro Murakami kini resmi dijerat dengan dakwaan menyebabkan luka fisik atau penganiayaan.
Pihak kepolisian sendiri baru meluncurkan penyelidikan mendalam setelah korban memberanikan diri untuk datang dan menceritakan seluruh kronologi kekerasan yang ia alami kepada polisi pada awal tahun 2026.
Pada saat artikel ini diterbitkan, baik Murakami maupun agensi manajemennya belum mengeluarkan pernyataan publik lebih lanjut terkait tuduhan tersebut atau penyerahan kasus ke kejaksaan. Tak hanya itu, belum ada informasi tambahan mengenai jadwal persidangan terhadapnya.
Nijiro Murakami merupakan aktor kelahiran Tokyo yang mengawali langkahnya di dunia seni peran lewat debut akting dalam film layar lebar Still the Water (2014). Ia turut membintangi film adaptasi novel bertajuk The Miracles of the Namiya General Store (2017).
Sejak saat itu, namanya kian melambung di industri hiburan Jepang dan ia telah membintangi banyak judul serial serta film populer, termasuk Alice in Borderland, Asadora, serta Come Come Everybody.
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda