Pandji Pragiwaksono tampaknya sudah mengetahui bahwa dirinya dilaporkan oleh Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) dan Aliansi Muda Muhammadiyah terkait materi dalam pertunjukan tersebut.
Seolah bersikap tenang, Pandji justru membagikan pesan dari seorang warganet yang menanyakan tiket pertunjukan Mens Rea di Medan, Sumatera Utara. Ia pun menyertakan emoji tertawa di akhir kalimat unggahannya.
“Di antara semua keriuhan ini, ada yg DM & nanya “Beli tiket Mens Rea Medan di mana Bang?” tulisnya di akun X @pandji pada Jumat, 9 Januari 2026.
Di antara semua keriuhan ini, ada yg DM & nanya “Beli tiket Mens Rea Medan di mana Bang?” ????
— Pandji Pragiwaksono (@pandji) January 9, 2026
Pandji juga membagikan ulang unggahan dari akun @ismailfahmi yang menelusuri latar belakang pelapor, yakni Aliansi Muda Muhammadiyah. Akun tersebut menyoroti minimnya informasi publik terkait organisasi tersebut.
“Saya sepertinya ketinggalan berita, baru dengar yg namanya "Aliansi Muda Muhammadiyah" (AMM),” tulis akun X @ismailfahmi.
Saya sepertinya ketinggalan berita, baru dengar yg namanya "Aliansi Muda Muhammadiyah" (AMM). Jadi saya Googling:
— Ismail Fahmi (@ismailfahmi) January 8, 2026
AMM: 525 results
IPM: 121.000 results
Pemuda Muhammadiyah: 464.000 results
Dari Google Trends jg baru muncul hari ini. pic.twitter.com/SbqVf8tNRY
Sementara itu, Polda Metro Jaya mengonfirmasi telah menerima laporan terhadap Pandji Pragiwaksono atas dugaan pencemaran nama baik, penghasutan di muka umum, dan penistaan agama terkait materi Mens Rea.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, membenarkan adanya laporan dari masyarakat atas nama RARW. Pihak penyidik akan segera melakukan klarifikasi serta analisis barang bukti sebelum melanjutkan proses hukum lebih lanjut.
Laporan tersebut resmi diajukan oleh Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) dan Aliansi Muda Muhammadiyah pada 7 Januari 2026. Barang bukti berupa rekaman materi komedi yang ditayangkan melalui platform streaming turut disertakan dalam laporan tersebut.
Presidium Angkatan Muda NU, Rizki Abdul Rahman Wahid, menilai narasi komedi Pandji merendahkan pihak tertentu, menimbulkan kegaduhan di ruang publik, serta berpotensi memecah belah persatuan bangsa.
Mens Rea merupakan pertunjukan stand-up comedy special ke-10 Pandji yang dikenal kental dengan kritik sosial dan satire politik. Pertunjukan ini sebelumnya digelar di Indonesia Arena, Jakarta pada 30 Agustus 2025, dan rekamannya telah ditayangkan secara global di Netflix sejak 27 Desember 2025.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News