Dalam buku biografi terbarunya karya jurnalis Jonathan Van Meter yang berjudul Citizen Kim, Kim mengungkapkan perhatian mendalam terhadap kondisi mantan suaminya demi mengasuh empat anak mereka, yakni North, Saint, Chicago, dan Psalm.
"Saya mencemaskannya sepanjang hari, setiap saat. Bagaimanapun juga, dia adalah ayah dari anak-anak saya, jadi saya tidak akan pernah berhenti memikirkannya," ungkap Kim Kardashian, dikutip dari E! News, pada Kamis, 29 Oktober 2026.
Ia mengakui bahwa dirinya tidak pernah berhenti mengkhawatirkan keadaan Kanye. Menurutnya, mengasuh anak bersama mantan pasangan yang sudah tidak sejalan dalam hubungan pribadi menjadi beban tersendiri.
"Menanggung hal itu tentu menjadi beban tersendiri ketika kita harus mengasuh anak bersama seseorang yang hubungan pribadinya tidak lagi sejalan,” ucap Kim Kardashian.
Hal tersebut membuat pertanyaan mengenai keselamatan dan kesejahteraan ayah dari anak-anaknya senantiasa terlintas di pikirannya.
Strategi Komunikasi demi Menjaga Kedamaian
Demi menjamin kelancaran komunikasi tanpa memicu konflik, Kim memilih untuk tidak berhubungan secara langsung dengan Kanye. Ia membatasi komunikasi hanya melalui istri Kanye, Bianca Censori, atau lewat manajer sekaligus teman dekatnya.
"Saya berkomunikasi melalui istrinya, atau lewat teman dekat yang juga bertindak sebagai manajernya,” tutur Kim.
Strategi ini dinilai cukup berhasil. Salah satu buktinya adalah saat Kim melibatkan Bianca dalam agenda menginap bersama ketika merayakan Natal, yang berujung pada momen berkumpulnya seluruh anggota keluarga secara utuh pada hari raya tersebut.
Upaya Menjaga Citra Ayah di Mata Anak-Anak
Di sisi lain, Kim tidak menampik adanya tantangan besar saat mengasuh anak bersama Kanye West.
“Mengasuh anak bersama seseorang yang hanya datang beberapa bulan sekali memang tidak mudah,” kata Kim.
Demi menjaga citra sang ayah di mata anak-anaknya yang masih belia, ia memilih untuk merahasiakan kendala jadwal tersebut. Kim kerap merangkai alasan bahwa sang ayah sedang sibuk bepergian agar anak-anaknya tetap mengagumi sosok Kanye.
“Karena saya ingin mereka tetap memandang ayahnya sebagai sosok yang luar biasa. Meski begitu, saya selalu mengundangnya untuk datang,” ujar Kim.
Baca Juga :
Billy Corgan Sebut Kanye West Tiru Dirinya
Dinamika Mental dan Harapan untuk Masa Depan
Selama mendampingi perjalanan kesehatan mental Kanye, Kim merasa bersyukur karena dinamika emosional sang mantan suami tidak pernah memberikan dampak negatif terhadap anak-anak. Ia menilai bahwa kehadiran anak-anak justru menjadi penenang saat kondisi psikologis sang pelantun lagu “Runaway” tersebut sedang menurun drastis.
“Jadi, tantangannya adalah menjaga keseimbangan—kapan anak-anak bisa berada di dekatnya, dan kapan situasi mengharuskan mereka untuk dijauhkan,” ujar Kim.
Meski menyadari keahlian Kanye dalam bangkit dari berbagai permasalahan hidup, Kim mengaku prihatin dan tidak terlalu optimistis bahwa kehidupan pribadi mantan suaminya akan membaik dalam waktu dekat.
“Saya ragu situasinya akan membaik, tetapi saya terus berdoa yang terbaik—demi anak-anak,” pungkas Kim.
Baca Juga :