Jakarta: Vokalis band Smashing Pumpkins, Billy Corgan, menduga bahwa dirinya mungkin menjadi inspirasi di balik aksi-aksi kontroversial Kanye West.
Dalam episode terbaru siniar Popcast, Billy Corgan berbincang dengan Jon Caramanica untuk membahas berbagai kemiripan karakter antara dirinya dan Ye.
Jon Caramanica menyebutkan adanya kemiripan unsur kepribadian Kanye dalam diri Billy Corgan.
"Saya melihat banyak unsur Kanye dalam diri Anda (Billy Corgan)," ujar Jon Caramanica, dikutip dari Complex, pada Selasa, 27 Oktober 2026.
Corgan menilai posisinya sebagai pelaku seni yang lebih senior menempatkannya sebagai pihak yang lebih dulu eksis di industri ini.
"Bukankah justru sebaliknya? Bukankah saya yang lebih dulu muncul?" tanya Billy Corgan.
Pelantun lagu "Bullet with Butterfly Wings 1995" ini kemudian mengenang momen ketika ia dan Kanye West pernah berada dalam satu wilayah geografis yang berdekatan pada masa lalu.
"Saat kami sedang menggarap album Mellon Collie [and the Infinite Sadness], Kanye benar-benar bekerja hanya berjarak satu blok di jalan dari tempat Gap berada," kenang Billy Corgan.
Strategi Disonansi Kognitif dan Taktik Psikologis
Dari pengamatan itulah, Corgan menyadari adanya kesamaan taktik: keduanya sama-sama gemar memicu perseteruan dan melakukan tindakan eksentrik.
"Saat pertama kali saya melihat polanya, saya berpikir... apakah ia terpengaruh oleh cara saya melakukan hal-hal semacam itu?" pikir Billy Corgan.
Ia kemudian mendefinisikan pola pendekatan tersebut sebagai bentuk "permainan disonansi kognitif." Billy Corgan menjelaskan bahwa strategi ini dirancang untuk memaksa publik dan kritikus mengambil sikap, apakah karya yang dihasilkan bernilai tinggi atau tidak.
"Jadi, ketika saya mengajukan pertanyaan seperti, 'Apakah karya saya telah dinilai secara adil oleh kalangan kritikus Anda?' Hal itu memaksa Anda untuk menentukan nilai diri saya," jelasnya.
Billy Corgan pun mempertanyakan apakah Kanye mengadopsi taktik psikologis ini darinya, ataukah hal tersebut memang sudah menjadi bagian dari dinamika zaman
"Begitulah cara kerja permainan tersebut, dan saya bertanya-tanya apakah ia mengambil pola itu dari saya, atau mungkin hal itu memang sudah menjadi bagian dari zamannya," pungkasnya.
Spekulasi Billy Corgan tersebut menemukan relevansinya jika melihat bagaimana perjalanan karier Kanye yang selalu lekat dengan berbagai skandal publik. Salah satu kontroversi terbesarnya meledak pada tahun 2022, ketika ia secara terbuka melontarkan pujian kepada Adolf Hitler.
Sebagai bentuk pertanggungjawaban atas gelombang kecaman tersebut, Kanye akhirnya mengeluarkan permohonan maaf resmi lewat sebuah surat terbuka berukuran satu halaman penuh di The Wall Street Journal pada Januari 2026.
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan