Penampilan tersebut menjadi kali kedua bagi Ben Barlow dan kawan-kawan tampil di panggung The Sounds Project. Sebelumnya, Neck Deep juga sempat menyapa penggemar Indonesia melalui gelaran The Sounds Project Vol. 7 pada 2024.
Neck Deep naik ke panggung sekitar pukul 20.30 WIB. Formasi yang tampil terdiri dari Ben Barlow (vokal), Matt West (gitar ritme), Sam Bowden (gitar utama), Seb Barlow (bass), dan Matt Powles (drum).
Mereka langsung membuka penampilan dengan salah satu lagu andalan dari album Life's No Out to Get You (2015), "Can't Kick Up the Roots". Tanpa memberikan banyak jeda, Neck Deep kemudian melanjutkan penampilan dengan "Where Do We Go When We Go".
Keempat Kalinya Neck Deep Tampil di Indonesia
Kedatangan Neck Deep ke The Sounds Project kali ini sekaligus menjadi kunjungan keempat mereka ke Indonesia. Bagi Ben Barlow, kesempatan untuk kembali tampil di hadapan penggemar Tanah Air tetap terasa spesial meski bukan kali pertama.Ben mengaku masih merasa takjub setiap kali menyadari bahwa Neck Deep dapat tampil di hadapan penggemar yang berada begitu jauh dari negara asal mereka.
“Ini adalah kali keempat saya datang ke Indonesia, tetapi setiap kali berada di sini, rasanya tetap sedikit gila ketika menyadari bahwa kami berada begitu jauh dari rumah dan mendapat kesempatan untuk melakukan semua ini," ungkap Ben Barlow.
Ia kemudian mengenang perjalanan panjang Neck Deep sejak awal terbentuk hingga akhirnya mampu menjangkau penggemar di berbagai belahan dunia.
"Namun, perjalanan menuju titik ini tidak selalu mudah. Ada jalan panjang yang kami lalui sejak hari pertama hingga akhirnya bisa berdiri di sini," lanjutnya.
Neck Deep Ajak Penggemar Perempuan Bikin Girl Pit
Konser Neck Deep malam itu berlangsung penuh energi. Penonton terlihat aktif melakukan crowdsurfing, mosh pit, hingga circle pit sepanjang penampilan mereka.Namun, di tengah suasana yang penuh adrenalin tersebut, Ben Barlow justru berupaya menciptakan ruang yang lebih inklusif bagi penggemar perempuan.
Hal ini terasa spesial mengingat penampilan Neck Deep di The Sounds Project pada 2024 sempat dihentikan karena kondisi massa yang kurang kondusif dan mendapat pengamanan ketat.
Saat membawakan "She's a God", Ben kemudian mengajak para penggemar perempuan untuk membuat circle pit khusus perempuan. Ia meminta penonton laki-laki untuk memberikan ruang agar para perempuan dapat menikmati mosh pit dengan lebih nyaman.
"Saya tahu, mosh pit atau circle pit kadang bisa terasa sedikit mengintimidasi, kan? Jadi, sekarang kita akan bikin area yang lebih aman buat kalian. Jadi, para cowok, minggir dulu. Saya bisa mencium aroma mosh pit itu, dan sepertinya sekarang butuh sentuhan perempuan supaya semuanya jadi lebih asyik, fresh, dan seru," pinta Ben Barlow.
Ben kemudian meminta para penonton perempuan untuk memenuhi area yang telah disiapkan dan menikmati lagu berikutnya bersama-sama.
"Jadi, untuk lagu berikutnya, yang kita butuhkan adalah girl pit. Saya mau lihat girl pit! Ayo! Para perempuan, masuk ke sana! Persetan dengan para cowok!" lanjutnya.
Ben Barlow Apresiasi Penggemar Indonesia lewat "Wish You Were Here"

Neck Deep terus membawa penonton bernyanyi bersama melalui sejumlah lagu dari berbagai era perjalanan mereka. Selain "Motion Sickness" dan "Parachute" dari album The Peace and the Panic (2017), mereka juga membawakan "We Need More Bricks" dan "Take Me With You" dari album Neck Deep (2024).
Momen emosional kemudian hadir ketika Neck Deep memainkan salah satu lagu mereka yang paling populer di Indonesia, "Wish You Were Here".
Sebelum membawakan lagu tersebut, Ben menyampaikan apresiasinya kepada para penggemar Indonesia yang telah memberikan tempat khusus bagi karya Neck Deep.
“Indonesia! Terkadang, dunia bekerja dengan cara yang lucu dan penuh misteri. Tapi justru itulah yang membuatnya begitu indah. Kami benar-benar bahagia mengetahui lagu ini memiliki arti yang begitu besar bagi banyak dari kalian," tutur Ben.
Ben kemudian mempersembahkan lagu tersebut bagi para penggemar yang pernah kehilangan orang terdekat dalam hidup mereka.
"Jadi, sekarang kami akan membawakan lagu ini untuk kalian. Jika kalian pernah kehilangan seorang sahabat, lagu ini untuk kalian. ‘Wish You Were Here!’” lanjutnya.
Neck Deep Ungkap Rencana Album Baru
Menjelang akhir penampilan, Ben kembali menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh penggemar yang hadir. Ia mengaku dapat merasakan dukungan dari penggemar Indonesia bahkan ketika Neck Deep tidak sedang berada di Tanah Air."Saya mau mengucapkan terima kasih kepada setiap orang yang hadir bersama kami malam ini. Sejujurnya, kami bisa merasakan cinta dari Indonesia setiap hari. Kami cinta dan sangat menghargai kalian. Kami akan kembali ke sini sesering yang kami bisa, ya?" ungkap Ben Barlow.
Tak berhenti di situ, Ben juga memberikan kabar yang langsung disambut meriah oleh penonton. Neck Deep rupanya akan segera kembali ke studio untuk mengerjakan materi album baru.
"Setelah ini, kami akan pergi dan mulai mengerjakan album baru. Kami punya album baru yang akan segera hadir, guys. Jadi, saat kita bertemu lagi nanti, kalian harus belajar banyak lagu baru. Bersiaplah untuk menggila!," tuturnya.
Neck Deep akhirnya menutup penampilan mereka dengan dua lagu yang langsung mengundang sing along massal, yakni "December" dan "In Bloom".
Suasana Ecovention & Ecopark Ancol pun semakin riuh ketika ribuan penonton bernyanyi bersama Ben Barlow dan kawan-kawan. Penampilan tersebut sekaligus menjadi penutup yang meriah bagi aksi Neck Deep di hari kedua The Sounds Project Vol. 9: Beyond Memories.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda