Band Thirty Seconds of Mars (Foto: Instagram.com/30secondstomars)
Band Thirty Seconds of Mars (Foto: Instagram.com/30secondstomars)

Jared Leto Dituduh Dilakukan Pelecehan, Konser 30 Seconds to Mars Didesak Batal

Elang Riki Yanuar • 08 Agustus 2026 17:00
Ringkasnya gini..
  • Organisasi keselamatan perempuan mendesak tur Thirty Seconds to Mars di Inggris pada 2027 dibatalkan menyusul tuduhan serius terhadap Jared Leto.
  • Dokumenter BBC mengungkap kesaksian sejumlah perempuan terkait tuduhan pelecehan seksual terhadap Jared Leto. Leto membantah seluruh tuduhan tersebut.
  • Tuduhan terhadap Jared Leto kembali berdampak pada kariernya. Selain tur Inggris yang dipersoalkan, ia juga dilaporkan kehilangan peran film.
Jakarta: Sejumlah organisasi yang mengampanyekan keselamatan perempuan meminta tur Thirty Seconds to Mars di Inggris tahun depan dibatalkan. 
 
Desakan itu muncul setelah BBC menayangkan dokumenter Jared Leto: Hollywood's Dark Secret. Dokumenter tersebut menampilkan 10 perempuan yang menceritakan interaksi mereka dengan aktor peraih Oscar sekaligus vokalis Thirty Seconds to Mars antara tahun 2002 hingga 2016.
 
Empat di antaranya menuduh Leto melakukan tindak pidana seksual ketika mereka masih remaja, termasuk pelecehan seksual, hubungan seksual dengan anak di bawah umur (statutory rape), dan grooming. Leto kemudian membantah seluruh tuduhan tersebut.

"Saya tidak pernah melakukan pelecehan seksual terhadap siapa pun sepanjang hidup saya. Tuduhan-tuduhan ini sepenuhnya dan secara tegas tidak benar," tekannya, dikutip dari Variety.  

Tur Thirty Seconds to Mars Diminta Dibatalkan

Thirty Seconds to Mars dijadwalkan menggelar tur di Inggris pada tahun 2027. Band rock yang digawangi Leto itu akan tampil di sejumlah lokasi, termasuk The O2 di London dan Manchester Co-op Live Arena.
 
Namun, End Violence Against Women Coalition dan lembaga amal yang menangani kekerasan dalam rumah tangga, Women's Aid, meminta penyelenggara membatalkan rangkaian konser tersebut.
 
Perwakilan Women's Aid mengatakan kepada BBC Newsbeat bahwa pihaknya merasa prihatin dengan rencana konser yang tetap berlangsung meski telah muncul tuduhan serius terhadap Leto.
 
"Meresahkan mendengar bahwa konser-konser di Inggris masih direncanakan berlangsung dan akan menempatkan seseorang yang dituduh melakukan pelecehan di pusat perhatian," ujar perwakilan tersebut.
 
Mereka juga meminta penyelenggara lebih mengutamakan keselamatan daripada keuntungan.
 
"Mengingat adanya tuduhan tindak pidana seksual yang sangat serius, kami mendesak penyelenggara untuk mengutamakan keselamatan daripada keuntungan dan menghindari memberikan panggung kepada sosok seperti ini," lanjutnya.
Direktur Sementara End Violence Against Women Coalition Janaya Walker juga menilai penjualan tiket konser Thirty Seconds to Mars yang masih berlangsung sebagai hal yang mengkhawatirkan.
 
Menurutnya, keputusan untuk tetap melanjutkan konser perlu mempertimbangkan keselamatan perempuan dan anak perempuan, terutama para korban serta penyintas kekerasan berbasis gender.
 
Ia menambahkan, para korban dan penyintas yang melihat pemberitaan mengenai tuduhan tersebut kemudian mengetahui bahwa konser tetap berjalan tanpa konsekuensi apa pun berpotensi merasa semakin cemas, frustrasi, serta marah.

Leto Kehilangan Peran Film

Tuduhan terhadap Leto juga disebut mulai berdampak pada kariernya di industri film. Awal pekan ini, muncul laporan bahwa sang aktor kehilangan sebuah peran besar dalam film setelah tuduhan pelecehan seksual terhadapnya kembali mencuat melalui dokumenter BBC.
 
Sutradara Jared Leto: Hollywood's Dark Secret, Alice McShane, sebelumnya mempertanyakan mengapa tuduhan serupa yang muncul sebelum dokumenter tersebut seolah tidak banyak memengaruhi karier Leto.
 
Pada Juni 2025, sembilan perempuan menuduh Leto melakukan pelecehan seksual dalam sebuah laporan investigasi Air Mail. Perwakilan Leto saat itu membantah tuduhan tersebut dan menyebutnya sebagai klaim yang terbukti tidak benar.
 
McShane mengatakan timnya sebenarnya sudah mulai menggarap dokumenter tersebut ketika laporan Air Mail diterbitkan. Namun, mereka terkejut karena pemberitaan tersebut dinilai tidak memberikan dampak besar terhadap karier Leto.
 
"Sangat mengejutkan ketika tidak banyak hal yang tampaknya terjadi setelah artikel tersebut diterbitkan," ujar McShane.

Leto Terlindungi dari Akuntabilitas

Setelah laporan Air Mail diterbitkan, Leto masih tampil dalam dua film besar, yakni Tron: Ares dan Masters of the Universe.
 
Ketika ditanya mengapa tuduhan tersebut tampaknya tidak banyak berdampak terhadap karier Leto, McShane menyebut situasi itu sebagai sebuah misteri. Ia menilai perhatian publik terhadap kasus-kasus serupa kini cenderung berkurang.
 
Sutradara tersebut juga menilai citra Leto sebagai sosok yang misterius dan eksentrik turut membuatnya seolah terlindungi dari pertanggungjawaban.
 
"Dia membangun persona sebagai sosok yang aneh, penuh teka-teki, dan misterius. Saya rasa, dalam beberapa hal, hal itu justru melindunginya dari pertanggungjawaban," tutupnya.
 
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
 

 

 

 
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA