Digawangi oleh Vhanz, Bhanz, Azura, Obryins, toxicdev!, Wicigo Shawty, DB Mandala, dan GACE, PORIS naik ke atas panggung tepat pukul 19.30 WIB setelah penampilan trio EDM Weird Genius yang digawangi Reza Arap, Eka Gustiwana, dan Roy Leonard, yang merupakan kakak dari Rich Brian.
Mereka membuka aksi dengan “asik sik sik”, single rilisan 2024 yang menonjolkan vokal Wicigo Shawty. Tanpa jeda, PORIS melanjutkan dengan “Jangan Kasih Close” yang menghadirkan spotlight untuk Vhanz.
Suasana di venue semakin memanas ketika “Bandung Lautan Ombak” dinyanyikan oleh Wicigo Shawty, disusul pengenalan single terbaru mereka, “ICON”, yang dirilis pada 24 Oktober 2025.
Panggung di venue Beach Ancol sendiri semakin panas ketika "Bandung Lautan Ombak" dimainkan. Mereka juga sempat memperkenalkan single terbaru bertajuk "ICON" yang baru dirilis pada 24 Oktober 2025 lalu.
Tribute untuk Korban Aksi Demonstrasi

Momen emosional hadir ketika Db Mandala mengambil alih panggung dengan membawakan “CASH+GAS”, sebuah tribute Rest In Power untuk para demonstran yang meninggal dunia dalam aksi penolakan kenaikan tunjangan anggota dewan, termasuk tragedi Affan Kurniawan yang tewas terlindas kendaraan taktis Brimob pada 28 Agustus 2025.
Sementara itu, puncak hype penonton terjadi saat PORIS membawakan dua nomor andalan, “Di Bawah Bulan” dan “Di Atas Atap”, yang kini telah melampaui 700 ribu pemutaran di platform musik digital.
Namun, performa terasa kurang klimaks lantaran mereka tidak menghadirkan kolaborator ikonis, Abim, rapper dari Jaksel yang dikenal melejit bersama dua lagu tersebut.
Tanpa kasih jeda, PORIS kembali guncang panggung dan buat sing along penonton untuk melantunkan rima lirik dari lagu "Siapa Tu Sapa" yang kini ramai di dengar di berbagai media sosial.
Tanpa mengendurkan tempo, PORIS kembali memantik sing-along lewat “Siapa Tu Sapa”, yang tengah viral di berbagai platform media sosial.
Aksi mereka kemudian ditutup dengan lagu pamungkas dari album debut Anak Kampung Lifestyle Rockstar.
“Kami adalah anak kampung di sini, tapi gue rockstar,” seru toxicdev! sebelum melantunkan hits “Anak Kampung Lifestyle Rockstar”.
“Yo thank you so much semuanya,” tutup PORIS sambil mengajak penonton berfoto bersama dengan pose sign jari khas mereka.
Anak Kampung Lifestyle Rockstar
Berawal dari tongkrongan di salah satu kelurahan di Tangerang, kolektif bernama PORIS kini berhasil menjelma menjadi episentrum baru hip-hop Indonesia. Dengan berani mempopulerkan subgenre rage rap dan mengadopsi estetika Opium-Esque ala "Carti's Style", PORIS sukses menciptakan identitas yang distingtif di tengah sirkuit hip-hop Indonesia.
Nama PORIS sendiri mulai mengudara dan banyak dikenal sejak mereka merilis album perdana bertajuk Anak Kampung Lifestyle Rockstar (2024) pada 26 Juni 2024. Album ini bisa disebut menawarkan sensasi fresh yang berbeda untuk skena hip-hop Indonesia, yang mengadopsi gaya Opium-Esque yang masih awam bagi sebagian pendengar musik di Tanah Air.
Istilah Opium-Esque sendiri merujuk pada gaya suara dan estetika yang dipopulerkan oleh label Opium, yang diprakasai oleh rapper visioner Playboi Carti, beserta para roster mereka seperti Ken Carson, Destroy Lonely, dan Homixide Gang.
PORIS pun mengadopsi hal ini, seperti yang terdengar jelas dalam lagu-lagu hits mereka, "Siapa Tu Siapa?" dan "Di Atas Atap".
Secara sonik, karya-karya tersebut kental dengan vokal autotune, ad-libs mencolok, dan teknik slurred yang dibalut dengan beat musik bernuansa bass dan synth yang diolah secara raw.
Tak hanya soal musik, PORIS juga mengadopsi "Opium Aesthetic" dalam fashion dan gaya mereka. Gaya ini identik dengan fashion bernuansa elemen punk, goth, dan streetwear yang terlihat swag.
Uniknya, PORIS memadukan estetika ini dengan identitas "Anak Kampung" mereka ala anak Poris, Tangerang, yang ingin tampil "Lifestyle Rockstar" ala anak-anak di Jakarta Selatan.
Melalui pemilihan tajuk album Anak Kampung Lifestyle Rockstar, PORIS seolah ingin menegaskan bahwa setiap orang, bahkan anak kampung, memiliki peluang menjadi keren atau apa pun yang mereka inginkan, tanpa dibatasi oleh "modal" ataupun status sosial.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id