Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung (Foto: Pemprov DKI Jakarta)
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung (Foto: Pemprov DKI Jakarta)

Pramono Anung Kecam Tantangan Baca Alquran Berhadiah Miras di The Sounds Project

Rafi Alvirtyantoro • 11 Agustus 2026 19:38
Ringkasnya gini..
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengecam keras promosi miras berkedok tantangan mengaji di festival musik The Sounds Project.
  • Pemprov DKI Jakarta menginstruksikan langkah tegas terhadap tindakan yang dinilai melanggar norma dan menodai toleransi beragama.
  • Aksi promosi tersebut viral setelah pengunjung mengungkap stan miras Newport memberi imbalan alkohol untuk pembaca Surah Ad-Duha.
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengecam keras aksi promosi minuman keras (miras) dengan tantangan membaca Al-Qur'an di festival musik The Sounds Project 2026.
 
Pramono menyatakan akan menginstruksikan Asisten Kesejahteraan Rakyat untuk segera mengoordinasikan langkah tegas terkait kejadian tersebut.
 
"Untuk itu saya akan minta kepada Pak Asisten Kesejahteraan, untuk segera mengoordinasikan mengambil tindakan tegas terhadap hal yang tidak boleh terjadi di Jakarta,” kata Pramono Anung di Jakarta, pada Selasa, 11 Agustus 2026.

Menodai Kerukunan Beragama

Pramono mengutarakan penyesalan mendalam dari Pemprov DKI atas terjadinya peristiwa yang dinilai melanggar norma tersebut.

“Sekali lagi, Pemerintah DKI Jakarta menyesalkan hal itu terjadi," lanjut Pramono.
 
Menurutnya, promosi miras yang dikaitkan dengan unsur keagamaan dapat merusak kerukunan serta nilai-nilai toleransi beragama yang selama ini dirawat di wilayah DKI Jakarta.
 
"Yang berkaitan dengan promosi minuman keras yang viral, apalagi dikaitkan dengan kegiatan keagamaan, ini sungguh-sungguh menodai kehidupan keagamaan yang kita jaga bersama di Jakarta,” ucap Pramono.

Berawal dari Unggahan Media Sosial

Sebelumnya, festival musik The Sounds Project menjadi perbincangan hangat di media sosial akibat aksi pemasaran produk minuman keras yang dinilai memuat unsur SARA pada salah satu stannya.
 
Kabar ini bermula dari unggahan akun Threads @jarrkojarr yang membagikan pengalamannya saat menghadiri acara tersebut. Ia menceritakan keberadaan stan merek minuman beralkohol Newport yang menggelar tantangan membaca Surah Ad-Duha dengan imbalan sebotol miras.
 
Pengguna akun tersebut mengaku kaget dan kecewa saat sedang menunggu penampilan grup musik Hindia. Pasalnya, stan di sampingnya justru mengadakan tantangan melafalkan kitab suci demi mempromosikan alkohol. Ia menilai tindakan tersebut sangat tidak beretika karena memanfaatkan ayat Al-Qur'an untuk ajang promosi minuman beralkohol.
 
Unggahan di platform Threads itu pun mendulang respons luas dan memicu kecaman publik, yang menganggap strategi pemasaran produk alkohol tersebut telah mengabaikan norma etika serta nilai-nilai kesopanan.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA