Jakarta: Jazz Goes To Campus kembali menghadirkan rangkaian The City Series Vol. 2 sebagai bagian dari perayaan menuju dua momentum bersejarah, yaitu 50 tahun Jazz Goes To Campus dan 500 tahun Kota Jakarta.
Setelah sukses menggelar edisi perdana pada April 2026, kali ini JGTC mengajak penikmat musik menikmati kolaborasi langka dua legenda jazz fusion Indonesia, Karimata dan Krakatau.
Konser yang akan digelar di Teater Besar Taman Ismail Marzuki pada 31 Juli 2026 itu mengusung konsep berbeda dibanding edisi sebelumnya. Jika konser perdana menonjolkan aransemen big band bersama Bandung Jazz Orchestra, kali ini JGTC memilih mengangkat warna jazz rock atau jazz fusion yang pernah mencapai masa kejayaan di Indonesia pada era 1980-an.
Pergantian konsep tersebut menjadi upaya JGTC untuk menghadirkan pengalaman baru bagi para pencinta jazz sekaligus memperlihatkan keragaman genre yang berkembang di Tanah Air. Penonton akan diajak menyusuri perjalanan musik jazz fusion yang memadukan unsur jazz dengan rock dalam satu pertunjukan.
Kehadiran Karimata dan Krakatau menjadi daya tarik utama dalam konser ini. Untuk pertama kalinya setelah hampir 40 tahun, dua grup yang sama-sama memiliki pengaruh besar dalam perkembangan jazz Indonesia itu akan tampil di atas panggung yang sama.
Selain menghadirkan lagu-lagu terbaik dari masing-masing grup, konser juga akan diisi berbagai kolaborasi spesial. Penonton akan disuguhkan battle performance, pertukaran lagu, hingga kolaborasi lintas personel yang hanya dapat disaksikan dalam Jazz Goes To Campus The City Series Vol. 2.
Kibordis Karimata sekaligus penggagas Jazz Goes To Campus, Candra Darusman, menyebut konsep tahun ini memang sengaja diarahkan untuk mengeksplorasi sisi lain musik jazz.
“Kali ini, JGTC ingin menampilkan jenis spesies yang lain, yaitu jazz yang lebih fusion, jazz-rock,” kata Candra Darusman di Jakarta.
Hal senada disampaikan kibordis Krakatau, Dwiki Dharmawan. Menurutnya, Karimata dan Krakatau memiliki sejarah panjang yang tumbuh pada periode yang sama sehingga kolaborasi ini menjadi momen istimewa yang layak dinantikan para penggemar.
“Krakatau dengan Karimata itu kayak saudara. Dua band ini muncul pada periode yang sama, dan asyik banget pada saat itu. Saar-saat yang mengasyikkan itu mari kita ulangi di sini, di JGTC - The City Series,” ujar Dwiki Dharmawan.
Drummer Karimata, Gilang Ramadhan, juga mengaku antusias bisa kembali tampil bersama Krakatau setelah sekian lama. Ia menyebut banyak penggemar yang selama ini menantikan momen tersebut.
"Ya alhamdulillah mungkin sekarang tanggal 31 Juli ini kami akan tampil bersama, Krakatau dan Karimata. Sudah banyak yang menanyakan kepada saya juga (kapan tampil bareng lagi). Mudah-mudahan kami tampil nanti, dua grup ini akan memberikan kesenangan tersendiri untuk para penggemar kami yang selalu mengikuti puluhan tahun ini," kata Gilang Ramadhan.
Tak hanya menghadirkan dua grup legendaris, konser ini juga akan diramaikan oleh Ricky Basuki, Lydia Nursaid, dan Harvey Malaihollo. Sementara itu, Indra Bekti bersama Shinta Juju dipercaya menjadi pemandu acara yang akan membawa suasana hangat dan penuh nostalgia sepanjang pertunjukan.
Melalui penyelenggaraan The City Series Vol. 2, Jazz Goes To Campus ingin menunjukkan bahwa musik jazz Indonesia terus berkembang tanpa meninggalkan akar sejarahnya. Konser ini juga menjadi bentuk penghormatan terhadap Jakarta yang memasuki usia 500 tahun, dengan menghadirkan sentuhan budaya Betawi yang dipadukan bersama eksplorasi musik jazz fusion.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan