Pemain Last Witness (Foto: instagram)
Pemain Last Witness (Foto: instagram)

Catherine Wilson Bintangi Last Witness, Angkat Pesan Melawan Bullying

Elang Riki Yanuar • 07 September 2026 08:00
Ringkasnya gini..
  • Last Witness mengangkat dampak bullying melalui konflik keluarga, luka masa lalu, dan perjalanan para karakternya.
  • CAS Production menjadikan Last Witness sebagai tahap pembelajaran bagi pemain muda sebelum mereka terlibat dalam proyek layar lebar.
  • Catherine Wilson dan Yama Carlos berbagi pengalaman akting dengan para pemain muda dalam produksi film Last Witness.
Jakarta: Film Last Witness coba membawa pesan sosial tentang dampak perundungan atau bullying. Dibintangi Catherine Wilson, film produksi CAS Production ini mencoba mengemas isu tersebut melalui konflik keluarga, luka masa lalu, dan perjalanan para karakternya. 

Berbeda dari produksi sebelumnya yang mengusung genre horor, CAS Production kali ini memilih pendekatan yang lebih dekat dengan persoalan kehidupan sehari-hari. Last Witness menempatkan konflik antarkarakter sebagai kekuatan utama untuk membangun cerita sekaligus menyampaikan pesan mengenai bullying.

Produser Wan Emiliy Sjharir mengatakan isu perundungan menjadi salah satu pesan penting yang ingin disampaikan melalui film tersebut. Cerita tidak hanya berfokus pada konflik yang terjadi di antara para tokohnya, tetapi juga mengajak penonton melihat konsekuensi dari tindakan bullying.

"Dalam film ini kami coba mengangkat pesan tentang bullying," kata produser Wan Emiliy Sjharir.
Last Witness saat ini masih ditayangkan melalui platform YouTube. Meski demikian, kehadiran film di platform digital tersebut menjadi bagian dari strategi CAS Production untuk memberikan ruang kepada para pemain dalam mengembangkan kemampuan sebelum terlibat dalam proyek dengan skala yang lebih besar.

Tim produksi memandang proses tersebut sebagai tahap pembelajaran. Respons penonton sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk melihat berbagai aspek yang masih perlu diperbaiki, baik dari sisi akting maupun produksi.

"Ini masih tahap pembelajaran. Kita ingin mereka mengevaluasi apa yang sudah mereka lakukan, mengoreksi kekurangan masing-masing, supaya ketika nanti disiapkan untuk yang lebih besar lagi, mereka bisa memberikan yang terbaik," ujar perwakilan tim produksi.

Kehadiran sejumlah aktor senior juga menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Catherine Wilson dan Yama Carlos dipercaya mengisi karakter utama yang diharapkan dapat memberikan pengalaman berharga bagi para pemain muda dan pendatang baru.

Catherine Wilson berperan sebagai Bu Rini, sedangkan Yama Carlos memainkan karakter Pak Dharmo. Keduanya beradu peran dengan Tsani Prillia sebagai Naya/Nara, Kefan Sj sebagai Raka, Musa Zulfikar sebagai Adit, Dewanti sebagai Tari, Rumyrach sebagai Kirana, Taufik Hidayat sebagai Dion, serta Fadli sebagai Faris.
Bagi Yama Carlos, keterlibatannya dalam Last Witness tidak hanya menjadi kesempatan untuk memainkan karakter baru. Ia juga melihat produksi tersebut sebagai ruang berbagi pengalaman dengan para pemain yang sedang membangun kemampuan mereka di dunia akting.

"Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga. Kami bisa belajar langsung dari pemain yang lebih senior, mulai dari pendalaman karakter sampai bagaimana bekerja di lokasi syuting," ungkap Yama Carlos.

Produksi Last Witness juga menjadi tolok ukur bagi CAS Production sebelum melanjutkan perjalanan ke proyek berikutnya. Setelah sebelumnya mengeksplorasi horor, rumah produksi tersebut kini mencoba mengembangkan cerita yang lebih bertumpu pada konflik, karakter, dan pesan sosial.

"Kita memang ingin mereka lebih siap. Jadi ketika waktunya sudah tepat dan masuk ke layar lebar, mereka sudah mempunyai pengalaman dan lebih matang," lanjutnya.


 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA