Sutradara Hanung Bramantyo bersama Dian Sastro, Eva Celia, Reza Rahadian, dan moderator acara Nazira C. Noer (Foto: Medcom/Basuki)
Sutradara Hanung Bramantyo bersama Dian Sastro, Eva Celia, Reza Rahadian, dan moderator acara Nazira C. Noer (Foto: Medcom/Basuki)

Persiapan Fisik Reza Rahadian Jadi Tentara di Descendants of the Sun Versi Indonesia

Basuki Rachmat • 06 September 2026 09:00
Ringkasnya gini..
  • Reza Rahadian mengaku antusias memerankan karakter utama Descendants of the Sun versi Indonesia karena kembali bekerja sama dengan Hanung Bramantyo.
  • Demi memerankan sosok militer, Reza Rahadian menjalani latihan fisik, pendalaman karakter, serta mempelajari bahasa dan sistem komando militer.
  • Descendants of the Sun versi Indonesia menjadi adaptasi film pertama dari kisah tersebut, dengan Reza Rahadian sebagai salah satu pemeran utama.
Jakarta: Aktor Reza Rahadian mengungkap antusiasmenya sekaligus tantangan yang dihadapi saat dipercaya menjadi pemeran utama dalam film Descendants of the Sun (DotS) versi Indonesia. Film ini digarap oleh sutradara sekaligus produser Hanung Bramantyo.

Bagi Reza, proyek tersebut terasa spesial karena kembali mempertemukannya dengan Hanung, sosok yang ia anggap sebagai kakak sekaligus guru dalam perjalanan kariernya. Bahkan, Piala Citra pertamanya di ajang Festival Film Indonesia (FFI) diraih Reza berkat perannya dalam film garapan Hanung, Perempuan Berkalung Sorban (2009).

Reza pun mengaku tidak membutuhkan banyak pertimbangan ketika mendapat tawaran bermain dalam proyek terbaru Hanung. Menurutnya, keterlibatan dalam karya sang sutradara selalu menjadi pengalaman penting dalam perjalanan kariernya.

"Kalau ngomongin Mas Hanung dengan karyanya, kayaknya saya akan sangat personal karena saya tumbuh besar di tangannya Mas Hanung. Pertama, senang banget lihat hasilnya, lihat bagaimana proses kami selama syuting yang cukup panjang. Proses syutingnya butuh komitmen yang tinggi pastinya," tutur Reza saat ditemui Medcom.id di Jakarta International Convention Center, Jakarta Pusat pada Sabtu, 5 September 2026.

Dalam film ini, Reza dituntut untuk menghadirkan karakter yang tidak hanya kuat secara emosional, tetapi juga mampu menyampaikan kisah melalui gestur dan sorot mata. Hal tersebut menjadi salah satu arahan penting yang diberikan Hanung kepadanya selama proses persiapan.
"Saya ingat banget pesannya Mas Hanung itu waktu kami lagi reading ke saya secara personal, 'Aku benar-benar butuh karakter ini juga lewat sorot matanya, bagaimana dia mengutarakan dialog, bahwa ini is not just another simple love story'. Jadi beban yang saya pegang juga sebenarnya cukup heavy, in a way, untuk memainkan karakternya," lanjutnya.

Karena tuntutan karakter tersebut, Reza mengaku melakukan berbagai persiapan fisik dan pendalaman karakter sebelum menjalani proses syuting. Ia bahkan berusaha membentuk kondisi fisiknya agar sesuai dengan seragam dan karakter militer yang diperankannya.

"Terus ya saya mengerjakan PR saya sebaik mungkin yang dibutuhkan oleh karakter ini. I tried to work out as much as I could to fit the uniform, dan mempelajari tentang apa yang sebenarnya ingin disampaikan juga oleh Mas Hanung lewat karakter ini. Mudah-mudahan itu tercapai, dan senang banget bisa melihat trailer-nya seperti tadi," tutur Reza.

Tak hanya latihan fisik, Reza juga mendapat pembekalan mengenai dunia militer. Tim produksi Dapur Film memberikan pelatihan khusus agar para pemain memahami sistem komando hingga istilah yang digunakan dalam lingkungan militer.

"Kami ada persiapan latihan juga untuk military language, jadi persiapan itu disiapkan oleh tim produksi juga di Dapur Film. Jadi kami disiapkan benar-benar bagaimana sistem komando itu berjalan, bagaimana kemudian istilah-istilahnya, menembak, itu juga ada pelajaran sendiri," ungkapnya.

1000155693
First look film Descendants of the Sun versi Indonesia di day 2, Ideafest 2026 (Foto: Medcom/Basuki)

Berbagai persiapan tersebut dilakukan cukup panjang sebelum kamera mulai merekam. Selain latihan fisik dan militer, para pemain juga menjalani sesi reading secara intensif untuk memastikan setiap karakter dapat dihadirkan secara maksimal.

"Jadi persiapannya cukup panjang sekali sebelum kami syuting, dengan reading yang cukup intensif selama persiapan film ini," tutup Reza Rahadian.  

Adaptasi Film Pertama Descendants of the Sun

Descendants of the Sun merupakan karya drama Korea yang telah memiliki jangkauan global. Hak penayangannya telah diekspor ke 32 negara dan serial tersebut telah ditonton di sekitar 100 negara melalui berbagai platform OTT global.

Film versi Indonesia ini menjadi adaptasi pertama Descendants of the Sun dalam format film setelah sebelumnya cerita tersebut diadaptasi oleh sejumlah negara dalam format serial. Proyek ini sekaligus menjadi kolaborasi perfilman antara Indonesia dan Korea Selatan.

Film tersebut merupakan adaptasi dari serial televisi Korea berjudul Descendants of the Sun yang diproduksi oleh NEW, disutradarai Lee Eung-bok, serta ditulis Kim Eun-sook dan Kim Won-suk.

Dalam proyek versi Indonesia, rumah produksi Dapur Film berkolaborasi dengan RFA, NEWKO Global Entertainment, NEW, Barunson C&C, D BAY FILM FACTORY SDN. BHD, Dwi Warna Sentosa (Tobali Film), dan Piring Langit.

Untuk distribusi internasional, Barunson E&A dipercaya menangani penjualan film tersebut ke pasar global. Sementara itu, Contents Panda yang merupakan anak perusahaan NEW akan menangani distribusi Descendants of the Sun versi Indonesia di Korea Selatan.










 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA