Teaser berdurasi 100 detik itu menjadi gambaran awal bagaimana kisah Descendants of the Sun akan diadaptasi ke dalam latar dan konteks Indonesia. Hanung juga mengungkap alasan di balik pemilihan Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo sebagai pemeran utama.
Hal tersebut disampaikan Hanung dalam sesi Ideatalk bertajuk Descendants of the Sun, Localized: When Global Stories Find Local Souls pada hari kedua Ideafest 2026. Diskusi tersebut berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta Pusat, Sabtu, 5 September 2026.
Hanung menyadari bahwa Descendants of the Sun merupakan salah satu drama Korea yang memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan Hallyu Wave di dunia.
Drama yang sebelumnya dibintangi aktor Song Joong-ki dan aktris Song Hye-kyo itu juga memiliki basis penggemar internasional yang besar. Oleh karena itu, Hanung merasa membutuhkan jajaran pemain dan kru terbaik untuk menerjemahkan cerita tersebut ke dalam versi Indonesia.
"Saya sadar betul ini cerita yang besar. Besar itu dalam pengertian besar temanya, tapi juga besar fanbase-nya. Karena itu, saya membutuhkan crew dan cast yang nomor satu di Indonesia," tutur Hanung.
"Dari crew, yang saya ajak itu adalah orang-orang yang pernah terlibat di film-film saya dan film-film Indonesia yang box office dan berat. Saya pilih Habibie Ainun, DOP-nya (Director of Photography) adalah DOP-nya Habibie Ainun; Habibie Ainun, Rudy Habibie, terus beliau pernah bikin film Soekarno yang ending-nya di Ende, beliau pernah bikin film Cokroaminoto. Jadi enggak main-main," lanjutnya.
https://instagram.fcgk42-1.fna.fbcdn.net/v/t51.82787-15/792910941_18625082080027074_609742314195391421_n.jpg?stp=dst-jpg_e35_s1080x1080_tt6&_nc_cat=104&ig_cache_key=Mzk3ODQ2MzcyOTkzNjcyNjMwOQ%3D%3D.3-ccb7-5&ccb=7-5&_nc_sid=58cdad&efg=eyJ2ZW5jb2RlX3RhZyI6IkNBUk9VU0VMX0lURU0ueHBpZHMuNDAwMC5zZHIucmVndWxhcl9waG90by5DMyJ9&_nc_ohc=cLt-wBHHUIcQ7kNvwGdpY4K&_nc_oc=Adqv0xKx7UI_KokKLB3GhZ3ch8_Y1opF2zQIS4P1zzIIJes7sBJgwcrjgQMo9ztKZm_VPDFtWhRzuc75W-tor9n2&_nc_ad=z-m&_nc_cid=0&_nc_zt=23&_nc_ht=instagram.fcgk42-1.fna&_nc_gid=NkYIPFQbLbZGTDEeZgEwTQ&_nc_ss=7a22e&oh=00_AQI2YvsZ_VEY6urD96Egla13XpEvS5Uqp0jn6J3i0NE_Cw&oe=6AA1A295
Alasan Hanung Gandeng Dian Sastro
Untuk jajaran pemeran, Hanung mengaku ingin menghadirkan aktor dan aktris yang tidak hanya memiliki kemampuan akting mumpuni, tetapi juga mampu membawa karakter Descendants of the Sun ke dalam konteks Indonesia.Dari sejumlah nama yang dihubungi, Dian Sastrowardoyo menjadi salah satu aktris yang menunjukkan respons positif terhadap proyek tersebut. Hanung bahkan mengungkapkan bahwa Dian terlihat sangat antusias sejak mengetahui rencana adaptasi film tersebut.
"Dari cast-nya, saya bilang pada saat itu, 'Saya membutuhkan seluruh pemain nomor satu di Indonesia, please itu di-renting, di-calling buat saya, saya mau.' Dari seluruh yang di-calling apa segala, yang ada di sini (Reza, Dian Sastro, dan Eva Celia) yang menjawab. Yang ada di sini yang merespons dengan baik, dengan sangat friendly kepada saya dan pada saat bertemu dengan saya, itu kayak dia yang mengejar," ungkap Hanung.
Dalam film versi Indonesia, Dian Sastro dipercaya memerankan Dr. Cahaya Diandra, karakter dokter bedah yang diadaptasi dari Dr. Kang Mo-yeon, karakter yang sebelumnya diperankan oleh aktris Song Hye-kyo.
Ketertarikan Dian untuk bergabung dalam proyek tersebut rupanya sudah terlihat sejak pertemuan mereka di ajang Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF). Hanung menceritakan bahwa Dian bahkan langsung menyampaikan keinginannya untuk terlibat dalam film tersebut.
"Ketemu dengan Dian Sastro di JAFF. Dia mengejar di booth saya dan bilang 'Lu bikin apa sih, Mas?' Dia lihat filmnya, 'Ini yang Korea itu kan? Ini yang Korea itu kan? Gue harus main ini,' kata Dian Sastro," tuturnya menceritakan pertemuan dengan Dian Sastro.
Alasan Hanung Kembali Gandeng Reza Rahadian
Sementara itu, Reza Rahadian kembali dipercaya Hanung untuk mengisi peran utama pria bernama Baskara. Karakter tersebut merupakan versi Indonesia dari Yoo Shi-jin, pemimpin Tim Alpha dari Pasukan Khusus Korea Selatan yang dalam serial aslinya diperankan Song Joong-ki.
First look foto Descendants of the Sun Versi Indonesia (Foto: Instagram @hanungbramantyo)
Hanung menilai kemampuan akting Reza sudah tidak perlu dipertanyakan. Menurutnya, Reza mampu menjelma menjadi berbagai karakter dengan kepribadian dan latar yang sangat berbeda.
"Nah, kalau ini adik saya ini (Reza Rahadian), sudah enggak perlu dipikirin soal mainlah ya. Dia main dari orang yang paling nomor satu di Indonesia yaitu Cokroaminoto, sampai orang yang paling sombong, bodoh, dan sok tahu di My Stupid Boss. Dia mainin itu semuanya dan semuanya berbeda. Dia menjadi orang yang paling jenius, paling cerdas di Indonesia, Habibie Ainun. Dan semua orang pada waktu menyebut Reza Rahadian sebagai Habibie, seluruh Indonesia mencaci dia, 'Mana ada Habibie mukanya kayak dia? Arab begini.' Itu juga pernah dialami sama adik saya ini gitu kan. Tapi ketika sudah di depan kamera, hilang semuanya. Itu satu soal keaktoran," ujar Hanung.
Namun, kemampuan akting bukan menjadi satu-satunya pertimbangan Hanung. Ia juga membutuhkan aktor yang mampu membawa isu kebangsaan serta menyampaikan pesan mengenai Indonesia melalui karakter yang dimainkan.
"Descendants of the Sun ini adalah tentang konflik cinta yang tidak hanya sekadar konflik cinta biasa laki-laki dan perempuan, tapi juga tentang konflik tentang negara. Saya membutuhkan aktor yang dia juga concern dengan negara. Jadi dia bisa speech, dia bisa mendialogkan bangsa Indonesia. Bukan hanya sekadar dialog 'I love you', tapi 'I love Indonesia'. Bukan sekadar bicara tentang 'I care about you', tapi 'I care about Indonesia'. Dan siapa lagi aktor yang nomor satu yang berani speak up di depan massa demonstrasi pada saat itu selain Reza Rahadian?" Jelasnya.
"It’s not about handsome, bukan soal ganteng, mirip, enggak. Ini soal speak up dan soal negara. Negeri ini yang sedang dalam keadaan lucu banget negeri ini, maka kemudian diomongin dengan sangat lucu sekali oleh aktor Indonesia. Saya butuh aktor itu. Tunjukkan kepada saya selain Reza Rahadian," tegasnya.
Bukan Sekadar Adaptasi Cerita Korea
Hanung menegaskan film Descendants of the Sun versi Indonesia tidak dibuat sekadar dengan memindahkan cerita dan karakter dari Korea ke Indonesia. Ia ingin menjadikan film tersebut sebagai medium untuk membicarakan persoalan, identitas, serta kondisi bangsa Indonesia."Saya ngomong tentang Indonesia, saya enggak mau ngomong tentang Korea, enggak ada urusan saya dengan Korea. Saya mau ngomongin Indonesia lewat Descendants of the Sun.
Judulnya saja kalau di-Indonesia-kan 'Putra Sang Fajar'. Siapa itu? Ya Soekarno. Descendants of the Sun itu sebenarnya itu Soekarno, karena Putra Sang Fajar, gitu. Ya dong?
Terus gue harus mencari aktor yang tidak bicara tentang Indonesia? Enggak bisa," tutur Hanung.
Menurut Hanung, karakter tentara maupun dokter sebenarnya dapat diperankan oleh banyak aktor Indonesia. Namun, ia membutuhkan sosok yang mampu membawa pembicaraan lebih jauh mengenai berbagai persoalan bangsa.
"Kalau menjadi tentara, menjadi dokter, itu semua pemain Indonesia jago, bisa. Tapi berbicara tentang Indonesia, tentang kesehatan di Indonesia, tentang pendidikan di Indonesia, tentang korupsi di Indonesia, enggak ada selain pria satu ini. Jadi singkat cerita itu adalah alasan saya," tutupnya.