Iga Massardi di FFI 2025 (Foto: YouTube KEMENBUD)
Iga Massardi di FFI 2025 (Foto: YouTube KEMENBUD)

Barasuara Sudah Pulang Ketika Diumumkan Menang FFI 2025, Benar Iga Massardi Ngantuk?

Elang Riki Yanuar • 21 November 2025 06:54
Jakarta: Grup musik Barasuara berhasil menyabet penghargaan untuk Pencipta Lagu Tema Terbaik di di Ajang Festival Film Indonesia (FFI) ke-45 yang digelar di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Kamis (20/11). Piala itu diberikan atas lagu “Terbuang Dalam Waktu”.
 
Lagu “Terbuang Dalam Waktu” karya basis Gerald Situmorang, vokalis/gitaris Iga Massardi, dan vokalis Asteriska menjadi soundtrack resmi untuk film Sore: Istri dari Masa Depan karya Yandy Laurens. Penghargaan tersebut dipersembahkan oleh Sherina Munaf pada segmen-segmen akhir acara.
 
Namun, ketika judul lagu mereka diumumkan, tidak ada satu pun anggota Barasuara yang maju ke depan untuk mengambil Piala Citra serta memberi sepatah dua patah kata. Penghargaan tersebut pun diwakili oleh Suryana Paramita, produser film Sore.
 
“Selamat malam. Saya mewakili Barasuara. Terima kasih kepada Dewan Juri FFI yang sudah memilih soundtrack ini,” tutur produser tersebut.

Ia pun memberikan celetukan, “Barasuara kayaknya udah pulang. Terima kasih, semuanya.”
 
“Terbuang Dalam Waktu” adalah single karya Barasuara yang dirilis pada 8 Agustus 2023. Lagu ini kemudian dimasukkan sebagai bagian dari album Jalaran Sadrah (2024). Setahun kemudian, lagu ini dipakai sebagai salah satu soundtrack resmi film karya Yandy Laurens, Sore: Istri dari Masa Depan. Tak hanya “Terbuang Dalam Waktu”, lagu “Pancarona” turut mengisi lagu tema film tersebut.
 

Pengakuan Iga Massardi Gampang Ngantuk di Malam Hari 

Awal Oktober lalu, Iga Massardi pernah menceritakan bagaimana perbedaan usia saat tampil sekarang mempengaruhi stamina mereka. Ia memberi contoh ketika harus tampil sebanyak 20 kali dalam sebulan di usia sekarang, rasanya berbeda saat awal-awal berkarier.
 
“Paling, emang agak beda aja rasanya main 20 kali sebulan di umur yang hampir 40, sama yang sebelum 40 (tahun). Early thirties sama late thirties rasanya beda ternyata. Tapi, bedanya di stamina sih, cuman, bisalah (diatasi),” ucap Iga
 
Ia menambahkan kalau salah satu hal yang turut menyerang saat akan menginjak usia 40 tahun adalah rasa kantuk yang datang lebih cepat. Vokalis Barasuara itu lebih pilih untuk tampil setelah matahari terbenam alih-alih menjelang malam pergantian hari.
 
“Terutama di jam tidur, udah mulai ngerasa ngantuk tuh kalau udah main di jam, (misalnya) ‘Mainnya jam berapa nih? Setengah 11 (malam). Wah, oke’. Pengennya main setengah 7 (malam), udah kelar abis itu tidur,” candanya.
 
Informasi tambahan:

Ternyata Barasuara Harus Meninggalkan FFI untuk Acara Lain

Dalam video yang diunggah bassist Gerald Situmorang, ternyata Barasuara terpaksa meninggalkan malam anugerah FFI 2025 dikarenakan ada agenda lain, yaitu gladi resik TikTok Awards.
 
"Kami nggak pulang, kami GR (General Rehearsal atau Gladi Resik). Kalau tidak GR kami di sana," kata Gerald Situmorang.
 
Dalam video itu tampak para personel Barasuara dan Iga Massardi yang masih terlihat segar dan tidak tampak mengantuk.
 
(Nyimas Ratu Intan Harleysha) 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan