Kabar wafatnya Diding Boneng dikonfirmasi langsung oleh putranya, Wira.
“Iya, bokap meninggal,” ujar Wira kepada awak media.
Wira juga mengungkapkan bahwa jenazah sang ayah akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Menteng Pulo, Jakarta Selatan, usai Salat Asar.
“Iya, pemakamannya di Menteng Pulo, habis Ashar,” lanjutnya.
Profil Diding Boneng
Diding Boneng lahir pada 3 Maret 1950. Jauh sebelum dikenal sebagai aktor film dan televisi, ia lebih dulu meniti karier di dunia teater. Sejak 1973, Diding aktif di berbagai pementasan dan beberapa kali meraih penghargaan dalam festival teater remaja.Kariernya di layar lebar dimulai melalui film Tiga Dara Mencari Cinta (1980). Namanya kemudian semakin dikenal publik setelah membintangi serial televisi Rumah Masa Depan yang tayang pada 1983 hingga 1986.
Popularitas Diding kian melejit berkat penampilannya di sejumlah film Warkop DKI. Karakter hansip hingga instruktur militer gadungan yang ia perankan sukses mencuri perhatian dan menjadi salah satu sosok ikonis yang dikenang penggemar, berdampingan dengan trio Dono, Kasino, dan Indro.
Di masa-masa akhir kariernya, Diding Boneng masih aktif membintangi sejumlah film layar lebar. Beberapa di antaranya adalah KKN di Desa Penari (2022), Badarawuhi di Desa Penari (2024), dan The Torture: Beranak dalam Kubur (2024).
Nama Diding Boneng juga sempat muncul kembali di pemberitaan ketika rumahnya yang berada di Matraman, Jakarta Pusat roboh total akibat usia bangunan yang terlampau tua. Saat itu, dia mendapatkan bantuan dari Raffi Ahmad untuk merenovasi rumahnya.
Baca Juga :
Kronologi Aktris Godzilla vs. Kong Kaylee Hottle Meninggal Dunia akibat Kecelakaan Mobil
Kepergian Diding Boneng menjadi kehilangan besar bagi industri perfilman Indonesia. Sosoknya akan selalu dikenang sebagai aktor karakter yang berhasil menghadirkan warna tersendiri dalam dunia komedi maupun perfilman nasional selama lebih dari empat dekade berkarya.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda