Alih-alih kembali memerankan karakter Bella Swan, Kristen Stewart justru menyatakan ambisinya untuk duduk di kursi sutradara jika Twilight versi remake benar-benar dibuat ulang.
Hal ini diungkapkan olehnya ketika wawancara bersama Entertainment Weekly pada Selasa, 6 Januari 2026. Aktris berusia 35 tahun itu mengaku memiliki kedekatan mendalam dengan cerita Twilight, mengingat proyek tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan kariernya dikenal di industri film internasional.
"Saya sangat ingin menyutradarai remake Twilight. Saya merasa sangat mengenal cerita itu 'luar dan dalam,'" ujar Kristen Stewart.
Kepercayaan diri Kristen Stewart pun semakin menguat, setelah dirinya sukses melakoni debut penyutradaraan lewat film The Chronology of Water (2025). Pengalaman tersebut membuat Stewart merasa siap menangani proyek berskala besar dengan pendekatan yang lebih personal dan berani.
Kristen Stewart juga menegaskan bahwa pengalamannya memerankan Bella Swan memberinya sudut pandang unik sebagai sineas. Ia memahami betul dinamika emosi karakter tersebut dan ingin menghadirkan eksplorasi yang lebih dalam dibanding versi sebelumnya.
"Saya tahu persis bagaimana rasanya berada di posisi itu (Bella Swan), dan saya rasa, saya bisa memberikan pendekatan yang lebih mentah, emosional, dan mungkin sedikit lebih gelap dibandingkan versi aslinya," lanjutnya.
Tak hanya itu, Stewart juga menekankan bahwa visinya dalam menggarap remake Twilight bukan sekadar mengulang cerita lama. Ia ingin menyuguhkan interpretasi baru yang segar dan berani, tanpa terjebak dalam bayang-bayang Catherine Hardwicke yang merupakan sutradara film Twilight versi sebelumnya.
"Bayangkan jika kita punya biaya besar dan dukungan penuh dari semua orang. Rasanya, saya sangat ingin mengadaptasi ulang (Twilight). Ya jelas saya ingin membuat remake-nya. Saya serius, saya akan melakukan itu! Saya berkomitmen!" tegas Stewart.
Bagi Kristen Stewart, kesempatan membangun kembali saga Twilight dari perspektif seseorang yang pernah hidup di dalam ceritanya merupakan tantangan kreatif yang menarik.
Ia pun membayangkan kisah cinta vampir dan manusia tersebut bisa dihadirkan dengan nuansa yang lebih intens, emosional, dan relevan bagi generasi penikmat film saat ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News