Hal tersebut diungkap oleh produser Wicky V. Olindo saat konferensi pers di XXI Gandaria City, Jakarta. Ia mengaku bahwa pemilihan Arya Saloka, Caitlin Halderman, dan Randy Pangalila sebagai karakter utama disetujui olehnya dan Rahabi selaku sutradara dalam dua menit.
“Waktu itu, diskusi serius antara kami dengan Rahabi untuk siapa yang akan memerankan karakter-karakter di Algojo. Serius banget kita. Mungkin kurang lebih dua menit, lah, ngobrol,” tutur Wicky dengan nada bercanda.
Sambungnya, "Habis, cepat banget begitu disebut, ‘Buat (karakter) ini, Arya?’ Boleh, gitu. ‘Kalau ini Rendi?’ Boleh. ‘Terus ini, Caitlin?’ Boleh. Jadi, dua menit, lah, waktu itu kita diskusinya.”
Baca Juga :
Dibintangi Arya Saloka dan Randy Pangalila, Serial Algojo Tunjukkan Sisi Kelam Jakarta Utara
Produser ini turut menjelaskan alasan di balik keputusan yang terbilang cepat. Wicky mengaku sudah memiliki keyakinan tersendiri terhadap kemampuan para aktor pilihan untuk berperan di serial Algojo.
“Jadi kita sudah nggak mempertanyakan profesionalisme mereka. Kita sudah yakin bahwa mereka adalah aktor-aktor yang tahu ketika commit kepada sebuah peran dan ke sebuah series itu, it takes a lot,” jelas Wicky.
Wicky pun melihat rekam jejak para aktor pilihannya yang sesuai dengan tema serial ini tentang kejahatan di sebuah daerah Jakarta. Ia juga sadar akan komitmen serta kemampuan mereka untuk menghidupkan karakter masing-masing.
“Kalau Randy sudah biasa tuh gedebak-gedebuk gitu, ya, keseharian. Tapi, Arya effort-nya tinggi untuk dia harus berubah menjadi tokoh yang bisa berantem (dan) bisa antar jemput yang tadi itu,” paparnya.
Tak terkecuali untuk Caitlin Halderman. Wicky menambahkan bagaimana ia harus mendorong Caitlin menjadi sosok perempuan yang berambisi tinggi walau dikekang oleh lingkungannya. Caitlin pun juga diajarkan seni bela diri untuk karakternya.
“Jadi, saya rasa bagi ketiga aktor di sini itu punya sebuah challenge yang cukup besar, sih,” akui Wicky.
Ia pun menyimpulkan, “Nah, ketika kita memang bahas karakter dan nama (calon aktor), sejujurnya memang enggak terlalu lama, sih, putusan untuk pemerannya harus siapa karena kita sudah yakin bahwa dari sisi profesionalisme, dari sisi akting, ketiga pemain ini kalibernya sudah baguslah.”
Serial Algojo siap menemani awal tahun Sobat Medcom mulai 16 Januari nanti. Diproduksi oleh Screenplay Films dan disutradarai Rahabi Mandra, Algojo akan hadir dalam 8 episode, memadukan aksi, komedi, dan drama dengan penggambaran kehidupan akar rumput yang dekat dengan keseharian banyak orang.
Sinopsis Serial Algojo
Arya Saloka memerankan Zar, seorang Anjelo, pengantar jemput pekerja seks, yang hidupnya berjalan biasa saja sampai sebuah insiden tak terduga menyeret ayahnya ke dalam bahaya. Upaya Zar mencari jawaban membawanya masuk ke sebuah lingkaran kelam yang beroperasi jauh dari kehidupan yang ia kenal.Sebuah pertemuan dengan anggota senior sebuah organisasi misterius mengubah arah hidup Zar secara drastis. Kesalahpahaman fatal menempatkannya pada posisi tak terduga, membuatnya harus berhadapan dengan para anggota organisasi tersebut, termasuk Frengky (Randy Pangalila), sosok Algojo yang menaruh kepercayaan sejak awal kepada Zar.
Di bawah tekanan sang pemimpin kelompok, Sadino (Andi /rif), Zar terpaksa mengambil pilihan-pilihan yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya. Terjebak di dunia gelap yang menuntut kesetiaan, Zar justru kerap menyiasati bahaya itu dengan cara-cara absurd dan intrik-intrik kocak untuk menutupi kebohongan dirinya.
Namun di balik tingkahnya yang terkadang terkesan tidak serius, hati nurani tetap menuntun Zar pada keputusan berisiko yang akhirnya menjadikannya buruan dari organisasi yang sama yang menaunginya.
Algojo memadukan ketegangan aksi dengan humor yang lahir dari hubungan Zar dan sahabatnya, Panjul, pasangan yang selalu menghidupkan suasana, namun juga menjadi pusat konflik emosional ketika persahabatan mereka mulai retak oleh rasa kecewa dan saling curiga.
Di sisi lain, cerita ini juga menghadirkan romansa yang hangat antara Zar dan Icha (Caitlin Halderman), seorang SPG bar yang pesonanya sulit diabaikan, bahkan oleh mereka yang menjadi ancaman bagi Zar. Keduanya membangun chemistry yang lebih dewasa, lebih berlapis, dan terasa nyata, memberi warna baru dalam perjalanan cerita.
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News