Di kategori tersebut, aktor berusia 30 tahun itu sukses mengungguli sejumlah nama besar aktor berbakat lain, seperti Leonardo DiCaprio (One Battle After Another), Joel Edgerton (Train Dreams), Ethan Hawke (Blue Moon), Michael B. Jordan (Sinners), hingga Wagner Moura (The Secret Agent).
Timothée Chalamet pun mengaku bahwa dirinya tak menyangka akan membawa pulang piala dari kategori bergengsi tersebut. Hal itu ia sampaikan saat membuka pidato kemenangannya di atas panggung.
"Aku harus berterima kasih kepada banyak orang. Aku tidak tahu apakah aku akan berdiri di atas sini lagi," ujar Chalamet saat membuka pidato kemenangannya yang dikutip dari Hollywood Reporter, pada Senin, 5 Januari 2026.
Rasa gugup pun tak bisa ia sembunyikan ketika menerima penghargaan tersebut.
"Beri aku waktu sebentar. Sial, aku lebih tegang dari yang aku kira," lanjutnya disambut dengan tawa dari para audiens.
Dalam pidatonya, Chalamet secara khusus mempersembahkan kemenangan ini kepada sutradara Marty Supreme, Josh Safdie. Ia memuji Safdie sebagai sosok yang mampu menghadirkan kisah tentang mimpi dan ambisi secara jujur tanpa terkesan menggurui.
"Kamu membuat kisah tentang mimpi yang relatable tanpa menggurui penonton tentang benar atau salah. Aku rasa kita semua harus lebih banyak menceritakan kisah seperti itu. Terima kasih sudah mewujudkan mimpi ini," lanjutnya.
Tak hanya itu, Chalamet juga menyampaikan ucapan terima kasih khusus kepada sang kekasih, Kylie Jenner, yang disebutnya sebagai sosok penting dalam perjalanan hidup dan kariernya selama beberapa tahun terakhir.
“Terima kasih kepada pasanganku selama tiga tahun terakhir. Aku mencintaimu, aku tidak bisa melakukan ini tanpamu,” tuturnya untuk Kylie Jenner.
Marty Supreme merupakan film drama komedi olahraga yang terinspirasi dari kisah mendiang legenda tenis meja Amerika Serikat, Marty Reisman. Film produksi A24 ini disutradarai oleh Josh Safdie, dengan naskah yang ditulis oleh Ronald Bronstein, dan tayang perdana di bioskop pada momen Natal, 25 Desember 2025.
Film ini sendiri mengikuti kisah perjalanan dari Marty Mauser (Timothee Chalamet), seorang pemuda dengan tekad besar yang ingin meraih kesuksesan di tengah lingkungan tenis meja yang sangat kompetitif di era 60-an.
Narasi film ini sendiri menyoroti tentang perjuangan, ambisi, serta relasi Marty dengan citra publik yang melekat pada dirinya seiring meningkatnya popularitas.
Selain Timothée Chalamet, film ini juga dibintangi oleh sejumlah aktor dan figur ternama, di antaranya Luke Manley, George Gervin, Tyler, The Creator, Devorah Shubowitz, Ralph Colucci, Odessa A’zion, Mariann Tepedino, serta Larry “Ratso” Sloman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News