Dida Salie, atau yang akrab disapa Didas, merupakan sosok di balik nama tersebut. Wajah dan identitas aslinya pertama kali terungkap ke publik pada akhir tahun 2024.
Awal Mula Terciptanya Nama
Didas mengatakan bahwa nama "Lebah Ganteng" berawal dari keisengannya pada tahun 2011.
“Kenapa namanya Lebah Ganteng? Nah awalnya cuma iseng. Kepikirannya itu aja pas pertama kali daftar Subscene 2011,” tulis Didas, dikutip dari akun Threads @didasalie pada Rabu, 14 Oktober 2026.
Ia mengaku tidak menyangka bahwa nama "Lebah Ganteng" akan menjadi sangat populer. Bahkan, ia sempat kesulitan saat hendak mendaftarkan akun media sosial menggunakan nama itu.
“Beberapa tahun berikutnya saat mau daftar sosmed, nama Lebah Ganteng sudah banyak dipakai orang lain. Terakhir punya sosmed itu Dokter_Ngesot. Tapi sudah dinonaktifkan,” lanjutnya.
Pelampiasan Saat Masa Sulit
Pada kesempatan itu, Didas mengungkapkan alasannya menjadi penerjemah hingga nama samarannya dikenal luas oleh para pencinta film dan serial di Indonesia.
“Motivasinya apa hingga terjun ke dunia per-subtitle-an? Saat itu nganggur, lamar kerja ke mana-mana tidak diterima. Di titik depresi berat, nonton ama nerjemah jadi pelampiasan. Awalnya coba-coba, lama-lama........” tulisnya.
Alasan Pensiun dari Dunia Subtitle
Namun, Didas telah berhenti menjadi penerjemah sejak tahun 2021. Hasil terjemahan yang masih beredar saat ini merupakan karya-karya lamanya.
“Mungkin sebagian belum tahu, dari 2020/2021 saya sudah berhenti menerjemahkan subtitle. Terjemahan yang ada di luaran sana itu dari tahun-tahun sebelumnya,” tulisnya.
Salah satu alasan utamanya berhenti adalah karena perkembangan zaman. Saat ini, mengakses film atau acara televisi beserta teks terjemahannya jauh lebih mudah dibanding dahulu.
“Kenapa berhenti membuat sub? Salah satu alasannya sudah ga jaman. Sekarang mau nonton tinggal buka hp, semua terjemahan ada. Tidak sesulit dulu. Mau nonton kek GoT, Running Man, Avengers, Secret Garden tersedia semua di genggaman,” tulis Didas.
Fakta Penghasilan Lebah Ganteng
Di samping itu, Didas juga meluruskan rumor terkait imbalan materi yang ia dapatkan selama berkarya. Ia menegaskan tidak ada bayaran yang pernah diterimanya selama menjadi penerjemah dengan nama Lebah Ganteng.
"Hoaks: penghasilannya pasti besar dari nerjemah. Fakta: tidak ada bayaran dari subscene sepeserpun," tulis Didas.