Reza Rahadian mengungkapkan bahwa ia tertarik mengangkat tema keibuan dari sudut pandang anak-anak yang tumbuh tanpa sosok ibu. Latar belakang tersebut terjadi di tengah era ketika kewarganegaraan seseorang dapat dicabut secara mendadak, paksa, dan tanpa peringatan.
Perspektif Sutradara dan Produser
Perpisahan pahit itu ternyata sempat memisahkan sang nenek dari anak-anaknya selama 32 tahun.
"Bagi saya, ini adalah cerita yang sangat penting," ujar Reza Rahadian, dikutip dari Variety, pada Senin, 12 Oktober 2026.
Ia berharap penonton dapat memahami bahwa setiap pilihan sulit selalu membawa konsekuensi berat. Terkadang, keputusan tersebut didorong oleh situasi rumit yang tidak terlihat oleh orang lain.
Reza Rahadian juga ingin para penonton menyelami "arti menjadi seorang ibu yang terpisah selama 32 tahun," serta beban berat bagi anak-anak yang tidak pernah bisa mengakui sosok sang ibu secara terbuka demi keselamatan jiwa mereka.
Sementara itu, produser Arya Ibrahim dan Gita Fara menggambarkan proyek ini sebagai kisah gejolak politik 1965—sebuah peristiwa kelam yang mencerai-beraikan keluarga dan memaksa mereka yang kehilangan kewarganegaraan hidup terlunta-lunta di negeri orang.
Mereka menilai bahwa kisah semacam ini memegang peranan penting dalam memahami sejarah dan identitas bangsa Indonesia.
Masuk Rangkaian BIFF 2026
Casparina menjadi bagian dari Asian Project Market, sebuah program yang digelar dalam rangkaian Asian Contents & Film Market (ACFM) di Busan International Film Festival (BIFF) 2026.
Saat ini, film Casparina masih berada pada tahap awal penulisan naskah. Kehadiran proyek ini di BIFF 2026 diharapkan dapat mempertemukan tim produksi dengan calon mitra, kolaborator, penyandang dana, serta membuka peluang kerja sama produksi internasional.
Film Casparina menceritakan perjuangan Rina, seorang jurnalis yang terpaksa hidup dalam pengasingan dan dicabut kewarganegaraannya akibat gejolak politik 1965. Puluhan tahun berselang, ia kembali ke Tanah Air untuk menyembuhkan luka dan membangun kembali hubungan dengan anak-anak yang tumbuh tanpa kehadirannya.