Film Perayaan Pertama (Foto: Studio Antelope)
Film Perayaan Pertama (Foto: Studio Antelope)

Film Perayaan Pertama Selesai Syuting, Gandeng Morgan Oey dan Ladya Cheryl

Rafi Alvirtyantoro • 14 Oktober 2026 10:00
Ringkasnya gini..
  • Studio Antelope merampungkan syuting film Perayaan Pertama karya Jason Iskandar yang dijadwalkan tayang di bioskop pada 2027.
  • Film ini menjadi momen kembalinya Ladya Cheryl ke layar lebar dan beradu peran dengan Morgan Oey serta Abby Latip.
  • Film ini mengangkat kisah tiga saudara Tionghoa Indonesia di era Reformasi menjelang perayaan Imlek publik pertama tahun 2000.
Jakarta: Rumah produksi Studio Antelope resmi menyelesaikan proses pengambilan gambar untuk film terbaru karya sutradara Jason Iskandar yang berjudul Perayaan Pertama. Untuk pasar global, film ini membawa judul internasional First Breath After Coma.

Film Perayaan Pertama dibintangi oleh Morgan Oey, Ladya Cheryl, serta Abby Latip. Proyek ini menjadi momen comeback bagi Ladya Cheryl di layar lebar setelah terakhir kali berakting pada 2021—penampilan yang mengantarkannya meraih Piala Citra untuk kategori Pemeran Utama Perempuan Terbaik di FFI 2022.

Perayaan Pertama diketahui menjadi debut film panjang bagi Abby Latip setelah sebelumnya terlibat dalam sejumlah film pendek, serial, hingga menjadi model video musik untuk musisi internasional Niki.
 

Perjalanan Panjang di Kancah Internasional


Sebelum memasuki tahap produksi, pengembangan cerita Perayaan Pertama telah menempuh jalur yang panjang di kancah internasional. Dimulai dari SGIFF Southeast Asian Film Lab 2015 di Singapura, proyek ini kemudian terajut lewat serangkaian program laboratorium film dunia, seperti EAVE Ties That Bind 2023/2024 di Taiwan dan Italia.

Film Perayaan Pertama juga sempat dipresentasikan pada ajang Golden Horse Film Project Promotion 2024 di Taiwan serta Hong Kong - Asia Film Financing Forum (HAF) 2025 di Hong Kong.
   

Angkat Kisah Keluarga dan Latar Sejarah


Jason Iskandar mengungkapkan bahwa pergulatan pribadinya sejak kecil, terkait identitas sebagai orang Tionghoa Indonesia, menjadi landasan emosional untuk membuat film Perayaan Pertama.

“Lewat film Perayaan Pertama, saya ingin mengeksplorasi pergulatan itu melalui kisah tiga kakak beradik yang berusaha terhubung kembali, bukan hanya dengan satu sama lain, tetapi juga dengan diri mereka sendiri. Kisah mereka berlangsung ketika Indonesia sedang mengalami perubahan besar setelah Reformasi, menjelang perayaan Imlek tahun 2000,” jelas Jason Iskandar dalam keterangan resminya.

Kemudian, produser Florence Giovani mengatakan bahwa film Perayaan Pertama membutuhkan waktu pengembangan yang cukup lama, dimulai sejak 2015 hingga akhirnya selesai tahap syuting pada 2026.

“Sepanjang perjalanan tersebut, kami berkesempatan mengembangkan proyek ini dan berdiskusi dengan berbagai pelaku industri film internasional,” kata Florence Giovani.

Meskipun berakar dari pengalaman spesifik keluarga Tionghoa Indonesia, cerita film ini diharapkan tetap bisa menyentuh, terasa dekat, dan relevan bagi penonton dari berbagai latar belakang budaya.

“Berbagai perspektif yang kami dapatkan turut memperkaya cerita ini, sehingga kami berharap kisah yang berangkat dari pengalaman keluarga Tionghoa Indonesia ini juga dapat terasa dekat dan relevan bagi penonton dari berbagai latar belakang,” lanjut Florence Giovani.
   

Sinopsis dan Jadwal Tayang

Kualitas visual dan artistik film ini didukung oleh jajaran teknis berprestasi, di antaranya sinematografer asal Singapura Teck Siang Lim, desainer produksi Dita Gambiro, penata busana Fadillah Putri Yunidar, serta penata rias Astrid Sambudiono.

Film Perayaan Pertama menjadi film panjang kedua Jason Iskandar setelah meluncurkan debutnya, Akhirat: A Love Story, pada 2021. Perayaan Pertama dijadwalkan tayang di bioskop pada 2027.

Perayaan Pertama menyoroti dinamika hubungan tiga bersaudara dalam sebuah keluarga Tionghoa Indonesia. Ceritanya berlatar pada era transisi Indonesia menjelang Tahun Baru Imlek 2000—momen bersejarah ketika masyarakat Tionghoa untuk pertama kalinya dapat merayakan Imlek secara terbuka setelah berpuluh-puluh tahun dibatasi oleh pemerintah.
 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA