Dari Makkah, Calon Haji Indonesia Galang Dana Untuk NTB
Penyerahan bantuan dana dari jemaah haji asal RI di Makkah untuk korban gempa Lombok.
Makkah: Jemaah Haji Indonesia di tanah suci bahu-membahu menyisihkan uang untuk membantu korban gempa bumi di Lombok. Kegiatan ini dilakukan atas inisiatif jemaah, melihat perkembangan yang terjadi di Tanah Air melalui unggahan di media sosial dan pesan berantai di aplikasi berbalas pesan.

Hal ini diungkapkan ketua kloter 15 embarkasi Padang, Zilwadi Syamsuar. 


"Awalnya banyak konten keadaan kampung halaman kita di Indonesia tentang bencana di NTB yang berlanjut terus. Lalu ada jemaah kirim pesan melalui WA ke saya, bagaimana kalau kita galang dana untuk NTB, saya selaku ketua kloter 15 saya tawari ke jemaah lepas shalat, bahwa ada inisiatif dari jemaah, bukan dari saya ketua kloter," ujar Zilwadi, dalam keterangan yang diterima Medcom.id, Sabtu 11 Agustus 2018.

"Jemaah antusias menerima, akhirnya kami kumpulkan. Maka terkumpul sekitar Rp14 juta dalam 5 hari, dan uangya telah kita sampaikan ke petugas sektor untuk penyaluran selanjutnya," lanjut dia.

Hal ini diamini kepala sektor satu Kantor Urusan Haji Daerah Kerja Makkah, Ali Machzumi, yang menerima uang dari para jemaah pada Jumat pagi. 

"Iyam ada ketua kloter lima belas embarkasi Padang menyampaikan bahwa ada jemaah berinisiatif sendiri ingin membantu. Saya sampaikan jika itu inisiatif dari jemaah, silahkan saja. Kita yang jelas mengapresiasi inisiatif dari jemaah haji 2018 khususnya PDG 15 yang terkait bantuan ini," kata dia.

Ali menambahkan sektor satu daerah kerja Makkah pada Kamis malam telah membuat kotak peduli Lombok dalam rangka memfasilitasi keinginan petugas haji yang ingin menyisihkan rizkinya. Kotak peduli Lombok ini bersifat bebas bagi yang ingin membantu, dan bukan sebuah instruksi atau kewajiban. 

Adapun terkait distribusi, Ali mengatakan akan berkonsultasi dengan Kantor Urusan Haji Daker Mekkah. "Mungkin nanti didistrubiskan ke Lombok lewat Kementrian Agama. karena Di Kementrian Agama ada rekening khusus untuk menampung kepedulian terhadap bencana di Lombok," jelas Ali

Salah satu petugas haji Indonesia, Pangeran Arsyad Ihsanulhaq, mengakui bahwa inisiatif dari jemaah ini ini sangat positif, baik bagi korban di Lombok ataupun jemaah itu sendiri. 

"Tahun ini ada sekitar 221 ribu jemaah indonesia. Tentunya jika dari jumlah yang sebanyak ini berpartisipasi, akan sangat membantu para korban. Dan bagi yang memberi bantuan, tentu ini momen yang sangat berharga karena dilakukan dari tanah suci saat hendak melaksanakan ibadah haji. Insyallah akan mendapatkan pahala yang berlipat-lipat," sebut Pangeran Arsyad, mahasiswa program Master di Universitas al-Azhar Kairo.



(WIL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id