Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin/MI/Susanto
Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin/MI/Susanto

Kuota Haji Tak Terserap, Ini Penjelasan Menag

Haji Haji 2019
Media Center Haji • 09 Agustus 2019 19:46
Makkah: Sebanyak 520 kursi haji reguler dan 159 haji khusus jatah tahun ini tak terserap. Menteri Agama (Menag) RI Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, jumlah itu justru jauh lebih sedikit dibanding tahun-tahun sebelumnya yang mencapai 600 sampai 900 orang.
 
Bahkan jika dihitung dari total 214 kuota haji reguler, angka 520 tidak signifikan.
 
"Itu hanya 0,24 persen saja. Jadi ya deviasinya masih dalam batas toleransi karena ini sesuatu yang tidak bisa kita kendalikan," kata Lukman di Makkah, Rabu, 7 Agustus 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:520 Kursi Kuota Haji Tak Terserap Tahun Ini
 
Dia menjelaskan ditemukannya kursi tak terpakai itu akibat berbagai hal. Misalkan, jemaah haji meninggal dunia, sakit, membatalkan diri karena tidak siap atau alasan urusan kantor.
 
Itulah sebabnya, setiap tahun pemerintah menyediakan cadangan sebesar 5 persen sebagai antisipasi jika ada calon haji yang tak jadi berangkat.
 
Khusus di tahun ini, Indonesia kembali mendapatkan kuota tambahan sebesar 10 ribu orang. Kuota ini masing-masing diberikan kepada jemaah haji lanjut usia sebanyak 5.000 serta yang mendampinya sebanyak 5.000 kursi.
 
Kuota itu diberikan kepada jemaah haji cadangan dengan syarat pelunasan. "Nah, ketika menjelang akhir, ternyata di antara cadangan yang sudah membayar lunas dan sudah menyerahkan paspor itu membatalkan diri," kata Menag.
 
Kondisi ini yang membuat adanya sisa kursi haji yang tak terpakai. Hal semacam itu sulit dihindari dari tahun ke tahun.
 
"Juga karena waktunya terlalu pendek. Sudah melunasi tapi merasa belum siap berangkat tahun ini," pungkas Lukman.
 

(SBH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif