FOTO: JCH Indonesia sedang menjalani perawatan di KKHI Makkah, Selasa, 21 Juni 2022. Dok MCH 2022
FOTO: JCH Indonesia sedang menjalani perawatan di KKHI Makkah, Selasa, 21 Juni 2022. Dok MCH 2022

32 Jemaah Haji Indonesia Dirawat di Arab Saudi

Haji Jemaah Haji Jemaah umroh Indonesia ibadah haji haji Haji 2022 arab saudi
Sobih AW Adnan • 21 Juni 2022 20:29
Jakarta: Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) mencatat masih ada 32 jemaah calon haji (JCH) yang saat ini menjalani perawatan. Mereka dirawat di klinik milik pemerintah Indonesia di Arab Saudi.
 
"Mereka rata-rata menderita dehidrasi sehingga penyakit bawaan dari Tanah Air kambuh," kata Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) M Imran Saleh saat ditemui di KKHI Mekkah, Selasa, 21 Juni 2022.
 
Selain itu, masih ada dua jemaah yang menjalani perawatan di rumah sakit pemerintah Arab Saudi. Seorang di antaranya mengalami serangan jantung dan satu lagi patah pergelangan kaki.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Insyaallah yang dirawat di RS Arab Saudi kondisinya baik. Yang patah pergelangan kaki sudah dilakukan operasi kecil pemasangan klep. Kemungkinan dalam waktu 6-8 hari ke depan bisa beraktivitas, cuma patah tulang lutut bongkah kecil," ujarnya.
 
Operasi terpaksa dilakukan karena jemaah yang mengalami jatuh saat di kamar mandi ini sempat tidak bisa menggerakkan pergelangan kakinya. Meski dua jemaah dirawat di RS Arab Saudi, namun dokter dari KKHI turut melakukan kunjungan dan pendampingan.
 
"Tiap hari kami kunjungi mereka, menjembatani pasien dengan dokter yang menangani sekaligus memberikan dukungan moril," ujarnya.
 
Baca: Jemaah Haji Diminta Tak Pakai Joki Dorong Kursi Roda di Masjidil Haram
 
KKHI Makkah juga merawat jalan 2.098 jemaah. Mereka kebanyakan mengalami dehidrasi, hipertensi, hingga diabetes.
 
"Biasanya jemaah mengalami tekanan darah meningkat karena dehidrasi sehingga perlu kontrol. Sering kali akibatnya penyakit-penyakit bawaan di Tanah Air terus kambuh," kata Imran.
 
Untuk menghindari dehidrasi, Imran menyarankan agar jemaah minum air putih sesering mungkin. Minum sebelum haus adalah hal yang harus dilakukan selama di Arab Saudi mengingat cuaca panas yang cukup ekstrem.
 
"Sekarang cuaca panas sekali, selain minum sebelum haus juga gunakan payung jika ke luar di jam 9 sampai 5 sore. Jangan lupa bawa semprotan air untuk mendinginkan permukaan kulit, juga selalu gunakan alas kaki," ujarnya.
 

(JMS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif