Jemaah calon haji (Foto:Antara/Risky Andrianto)
Jemaah calon haji (Foto:Antara/Risky Andrianto)

Kemenag Atasi Pembengkakan Biaya Penambahan Kuota Haji 2019

Haji berita dpr
Anggi Tondi Martaon • 23 April 2019 16:39
Jakarta: Anggaran menjadi kendala utama realisasi penambahan 10 ribu kuota haji 2019. Dibutuhkan penambahan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) sebesar Rp353,7 miliar.
 
"Dengan adanya penambahan 10 ribu jemaah dan 125 petugas, dengan menambah sekitar 25 kloter, maka terjadi pembengkakan anggaran," kata Ketua Komisi VIII DPR RI Ali Taher, usai memimpin rapat kerja (raker) Komisi VIII DPR RI bersama Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa, 23 April 2019.
 
Turut hadir pada raker tersebut Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Anggito Abimanyu dan pejabat penting lainnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lebih lanjut, Ali Taher mengapresiasi respons pemerintah mengatasi permasalahan anggaran tersebut. Pertama, dari efesiensi pengadaan riyal, mata uang Arab Saudi, mencapai Rp65 miliar.
 
Kedua, efesiensi pengadaan akomodasi di Makkah sebesar Rp50 miliar. BPKH juga ikut berkontribusi membantu sebanyak Rp55 miliar yang berasal dari efesiensi atau tambahan nilai manfaat.
 
"Sisanya, Rp183 miliar berasal dari APBN," ucap Ali Taher.
 
Legislator asal daerah pemilihan Banten itu saat ini tengah menunggu agar realisasi sisa anggaran yang dibutuhkan segera diwujudkan agar memberikan rasa nyaman sekaligus peningkatan pelayanan bagi jemaah haji.
 
"Pemerintah menyanggupi. Kemenag akan segera menyurati Presiden dan Kementerian Keuangan untuk bisa melakukan penganggaran. Mudah-mudahan bisa terwujud dan tidak ada masalah," ujar Ali Taher.
 

(ROS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif