YOUR FASHION
Tak Harus Beli Baju Baru, Ini Cara Bikin Gaya Makin Fresh
A. Firdaus
Sabtu 05 September 2026 / 07:11
- UNIQLO Fall/Winter 2026 menghadirkan inspirasi styling untuk gaya urban.
- Koleksi ini menawarkan berbagai pilihan outerwear, knitwear, kemeja flannel, hingga jeans bersiluet barrel yang dapat dipadukan dengan berbagai cara.
- Satu kemeja bisa terlihat berbeda ketika dipadukan dengan celana yang berbeda.
Jakarta: Bosan dengan gaya berpakaian yang itu-itu saja? Ternyata, memperbarui penampilan tidak selalu harus dengan membeli banyak pakaian baru.
Cara memadukan warna, bermain dengan siluet, atau mencoba teknik layering bisa membuat item yang sudah familiar terasa berbeda.
Hal tersebut menjadi salah satu semangat yang dibawa UNIQLO melalui koleksi Fall/Winter 2026 bertema “Modern City Feelings”.
Koleksi ini menawarkan berbagai pilihan outerwear, knitwear, kemeja flannel, hingga jeans bersiluet barrel yang dapat dipadukan dengan berbagai cara. Sejumlah public figure pun membagikan inspirasi styling untuk menunjukkan bagaimana satu item bisa memiliki karakter berbeda ketika dikenakan dengan padanan yang tepat.
Warna netral seperti beige, abu-abu, hitam, dan cokelat memang mudah dipadukan. Namun, bukan berarti tampilannya harus selalu terlihat monoton.
Salah satu cara membuatnya lebih menarik adalah memberikan satu sentuhan warna kontras sebagai aksen.
Ranting, misalnya, memadukan Kemeja Flannel Boxy Lengan Panjang warna beige dengan Kulot Rapi abu-abu. Tampilan tersebut kemudian diberi aksen merah lewat T-Shirt Mini Lengan Panjang dan kaus kaki.
Hasilnya, outfit yang awalnya bermain di warna netral terasa lebih segar dan enerjik.
Cara serupa diterapkan Tities Saputra. Ia memadukan Jaket Harrington dan Celana Barel bernuansa netral dengan Kemeja Flannel Lengan Panjang bermotif kuning dan biru.
Sementara bagi pencinta gaya serba hitam, Prilia Nurafrida memberikan alternatif sederhana. Mantel Panjang Double Face Rileks hitam dan Celana Barel Jersey abu-abu diberi aksen merah melalui Cardigan Kabel Mini Kerah Bulat yang disampirkan di bahu.
Jadi, tidak perlu mengganti seluruh isi lemari. Satu warna kontras saja sudah bisa mengubah keseluruhan look.
Bermain warna senada atau tonal dressing juga bisa menjadi pilihan untuk menciptakan tampilan yang lebih elevated.
Caranya cukup sederhana, yakni menggabungkan beberapa warna yang masih berada dalam satu spektrum.
Kallula memilih palet cokelat melalui kombinasi Cardigan Fleece Rileks Berlapis Pile, Cardigan Polo Merino Blend Lengan Pendek, dan Celana Barel Korduroy.

Priscilla Jamail
Perpaduan tersebut memberikan kesan hangat dengan sedikit sentuhan preppy. Gaya seperti ini cocok untuk menemani aktivitas kerja maupun agenda santai di akhir pekan.
Sementara Priscilla Jamail memilih pendekatan yang lebih cozy. Jaket Blouson Fleece Berlapis dipadukan dengan atasan hitam dan Celana Kulot Nilon.
Permainan tekstur pada material fleece membuat outfit dengan warna gelap tetap memiliki dimensi.
Pakaian nyaman tidak harus berhenti sebagai baju rumahan.
Tren loungewear kini bisa dibawa untuk berbagai aktivitas di luar rumah selama dipadukan dengan tepat.
Darinesty Thufailana, misalnya, memadukan dua Cardigan Merino Kerah Bulat dengan Celana Rajut Washable Lembut.
Siluetnya tetap rileks dan nyaman, tetapi kombinasi material dan layering membuat tampilannya terlihat lebih rapi.
Tyna Dwi Jayanti juga memanfaatkan Celana Rajut Washable Lembut, kali ini dengan Cardigan Milano Rib Kerah Kemeja dan Sweater Merino Kerah Bulat.
Sementara itu, Sydney Azkassya menunjukkan cara yang lebih playful. Atasan Crop Persegi Tanpa Lengan dipadukan dengan Kulot Denim, kemudian Cardigan Rib Kerah V Garis berwarna kontras diikat menyamping.
Look tersebut bisa menjadi pilihan untuk weekend outing atau liburan santai.
Jaket parka dan berbagai pakaian fungsional selama ini identik dengan aktivitas luar ruang. Namun, item tersebut juga bisa masuk ke gaya sehari-hari di perkotaan.
Leticia Joseph memadukan Jaket Parka Campuran Katun Utilitas dengan T-shirt putih dan Rok Model Celana Lipit.
Perpaduan tersebut memberikan kesan sporty sekaligus feminin.
Sementara David John Schaap menggunakan Jaket Parka Hybrid Down bersama T-shirt biru dan Celana Lapis Hangat berpotongan longgar.
Hasilnya tetap terlihat santai, tetapi fungsional untuk menemani mobilitas di tengah kota.

Ayla Dimitri menawarkan pendekatan yang lebih sophisticated. Jaket Pendek Padded Utilitas dipadukan dengan cardigan dan celana korduroi cokelat.
Look ini menunjukkan bahwa pakaian yang dirancang untuk aktivitas outdoor juga bisa tampil lebih refined ketika dipadukan dengan item yang tepat.
Selain warna dan layering, perubahan siluet juga bisa memberikan karakter baru pada outfit.
Salsabilla Salwa memadukan Kulot Denim dengan Cardigan Katun Lembut Ritsleting. Cardigan yang disampirkan menyerupai dasi memberikan sentuhan preppy pada keseluruhan look.

Salsabilla Salwa.
Sementara Kian Al Ghifari memilih permainan proporsi yang lebih tegas. T-Shirt Waffle Kerah Henley Lengan Panjang berpotongan fitted menjadi penyeimbang Celana Barel yang memiliki siluet lebih lebar.
Look tersebut kemudian dilengkapi Jaket Pendek Ritsleting Denim dengan potongan boxy crop.
Hasilnya adalah tampilan modern yang tetap terlihat clean tanpa terlalu berlebihan.
Beragam inspirasi tersebut menunjukkan bahwa pembaruan gaya tidak selalu datang dari pakaian yang benar-benar baru.
Satu kemeja bisa terlihat berbeda ketika dipadukan dengan celana yang berbeda. Warna netral pun bisa terasa lebih hidup dengan sedikit aksen kontras. Begitu pula pakaian nyaman yang ternyata bisa dibawa keluar rumah dengan teknik layering yang tepat.
Melalui koleksi Fall/Winter 2026, UNIQLO menawarkan berbagai item yang dapat disesuaikan dengan gaya dan aktivitas sehari-hari.
Pada akhirnya, “The Newness Is in the Styling” menjadi salah satu pesan utama koleksi ini: terkadang, yang perlu diubah bukan isi lemari, melainkan cara melihat dan memadukan pakaian yang sudah dimiliki.
(FIR)
Cara memadukan warna, bermain dengan siluet, atau mencoba teknik layering bisa membuat item yang sudah familiar terasa berbeda.
Hal tersebut menjadi salah satu semangat yang dibawa UNIQLO melalui koleksi Fall/Winter 2026 bertema “Modern City Feelings”.
Koleksi ini menawarkan berbagai pilihan outerwear, knitwear, kemeja flannel, hingga jeans bersiluet barrel yang dapat dipadukan dengan berbagai cara. Sejumlah public figure pun membagikan inspirasi styling untuk menunjukkan bagaimana satu item bisa memiliki karakter berbeda ketika dikenakan dengan padanan yang tepat.
1. Beri Warna Kontras pada Outfit Netral
Warna netral seperti beige, abu-abu, hitam, dan cokelat memang mudah dipadukan. Namun, bukan berarti tampilannya harus selalu terlihat monoton.
Salah satu cara membuatnya lebih menarik adalah memberikan satu sentuhan warna kontras sebagai aksen.
Ranting, misalnya, memadukan Kemeja Flannel Boxy Lengan Panjang warna beige dengan Kulot Rapi abu-abu. Tampilan tersebut kemudian diberi aksen merah lewat T-Shirt Mini Lengan Panjang dan kaus kaki.
Hasilnya, outfit yang awalnya bermain di warna netral terasa lebih segar dan enerjik.
Cara serupa diterapkan Tities Saputra. Ia memadukan Jaket Harrington dan Celana Barel bernuansa netral dengan Kemeja Flannel Lengan Panjang bermotif kuning dan biru.
Sementara bagi pencinta gaya serba hitam, Prilia Nurafrida memberikan alternatif sederhana. Mantel Panjang Double Face Rileks hitam dan Celana Barel Jersey abu-abu diberi aksen merah melalui Cardigan Kabel Mini Kerah Bulat yang disampirkan di bahu.
Jadi, tidak perlu mengganti seluruh isi lemari. Satu warna kontras saja sudah bisa mengubah keseluruhan look.
2. Coba Tonal Dressing dengan Warna Cokelat
Bermain warna senada atau tonal dressing juga bisa menjadi pilihan untuk menciptakan tampilan yang lebih elevated.
Caranya cukup sederhana, yakni menggabungkan beberapa warna yang masih berada dalam satu spektrum.
Kallula memilih palet cokelat melalui kombinasi Cardigan Fleece Rileks Berlapis Pile, Cardigan Polo Merino Blend Lengan Pendek, dan Celana Barel Korduroy.
Priscilla Jamail
Perpaduan tersebut memberikan kesan hangat dengan sedikit sentuhan preppy. Gaya seperti ini cocok untuk menemani aktivitas kerja maupun agenda santai di akhir pekan.
Sementara Priscilla Jamail memilih pendekatan yang lebih cozy. Jaket Blouson Fleece Berlapis dipadukan dengan atasan hitam dan Celana Kulot Nilon.
Permainan tekstur pada material fleece membuat outfit dengan warna gelap tetap memiliki dimensi.
3. Bawa Loungewear Keluar Rumah
Pakaian nyaman tidak harus berhenti sebagai baju rumahan.
Tren loungewear kini bisa dibawa untuk berbagai aktivitas di luar rumah selama dipadukan dengan tepat.
Darinesty Thufailana, misalnya, memadukan dua Cardigan Merino Kerah Bulat dengan Celana Rajut Washable Lembut.
Siluetnya tetap rileks dan nyaman, tetapi kombinasi material dan layering membuat tampilannya terlihat lebih rapi.
Tyna Dwi Jayanti juga memanfaatkan Celana Rajut Washable Lembut, kali ini dengan Cardigan Milano Rib Kerah Kemeja dan Sweater Merino Kerah Bulat.
Sementara itu, Sydney Azkassya menunjukkan cara yang lebih playful. Atasan Crop Persegi Tanpa Lengan dipadukan dengan Kulot Denim, kemudian Cardigan Rib Kerah V Garis berwarna kontras diikat menyamping.
Look tersebut bisa menjadi pilihan untuk weekend outing atau liburan santai.
4. Outerwear Tak Hanya untuk Aktivitas Outdoor
Jaket parka dan berbagai pakaian fungsional selama ini identik dengan aktivitas luar ruang. Namun, item tersebut juga bisa masuk ke gaya sehari-hari di perkotaan.
Leticia Joseph memadukan Jaket Parka Campuran Katun Utilitas dengan T-shirt putih dan Rok Model Celana Lipit.
Perpaduan tersebut memberikan kesan sporty sekaligus feminin.
Sementara David John Schaap menggunakan Jaket Parka Hybrid Down bersama T-shirt biru dan Celana Lapis Hangat berpotongan longgar.
Hasilnya tetap terlihat santai, tetapi fungsional untuk menemani mobilitas di tengah kota.

Ayla Dimitri menawarkan pendekatan yang lebih sophisticated. Jaket Pendek Padded Utilitas dipadukan dengan cardigan dan celana korduroi cokelat.
Look ini menunjukkan bahwa pakaian yang dirancang untuk aktivitas outdoor juga bisa tampil lebih refined ketika dipadukan dengan item yang tepat.
5. Bermain dengan Siluet Lebar
Selain warna dan layering, perubahan siluet juga bisa memberikan karakter baru pada outfit.
Salsabilla Salwa memadukan Kulot Denim dengan Cardigan Katun Lembut Ritsleting. Cardigan yang disampirkan menyerupai dasi memberikan sentuhan preppy pada keseluruhan look.
Salsabilla Salwa.
Sementara Kian Al Ghifari memilih permainan proporsi yang lebih tegas. T-Shirt Waffle Kerah Henley Lengan Panjang berpotongan fitted menjadi penyeimbang Celana Barel yang memiliki siluet lebih lebar.
Look tersebut kemudian dilengkapi Jaket Pendek Ritsleting Denim dengan potongan boxy crop.
Hasilnya adalah tampilan modern yang tetap terlihat clean tanpa terlalu berlebihan.
Styling Jadi Kunci
Beragam inspirasi tersebut menunjukkan bahwa pembaruan gaya tidak selalu datang dari pakaian yang benar-benar baru.
Satu kemeja bisa terlihat berbeda ketika dipadukan dengan celana yang berbeda. Warna netral pun bisa terasa lebih hidup dengan sedikit aksen kontras. Begitu pula pakaian nyaman yang ternyata bisa dibawa keluar rumah dengan teknik layering yang tepat.
Melalui koleksi Fall/Winter 2026, UNIQLO menawarkan berbagai item yang dapat disesuaikan dengan gaya dan aktivitas sehari-hari.
Pada akhirnya, “The Newness Is in the Styling” menjadi salah satu pesan utama koleksi ini: terkadang, yang perlu diubah bukan isi lemari, melainkan cara melihat dan memadukan pakaian yang sudah dimiliki.
(FIR)