YOUR FASHION
Tank Top Gak Lagi Jadi Baju Rumah, Kini Bisa Berfungsi untuk Aktivitas Outdoor
A. Firdaus
Jumat 31 Juli 2026 / 11:15
- Perubahan tren ini menjadi salah satu sorotan dalam peluncuran koleksi UNIQLO Lounge & Underwear Fall/Winter 2026 di Jakarta.
- Kini memilih pakaian bukan lagi berdasarkan kategorinya, melainkan dari seberapa fleksibel item tersebut.
- Melihat perubahan gaya hidup tersebut, UNIQLO menghadirkan dua karakter utama dalam koleksi Lounge & Underwear Fall/Winter 2026.
Jakarta: Batas antara pakaian rumah, pakaian santai, dan outfit untuk bepergian kini semakin tipis. Jika dulu tank top identik sebagai dalaman dan loungewear hanya dipakai di rumah, kini keduanya justru menjadi bagian penting dari gaya berpakaian sehari-hari.
Perubahan tren ini menjadi salah satu sorotan dalam peluncuran koleksi UNIQLO Lounge & Underwear Fall/Winter 2026 di Jakarta. Koleksi terbaru tersebut menampilkan berbagai wardrobe essentials yang dirancang lebih fleksibel sehingga mudah dipadukan untuk beragam aktivitas, mulai dari bekerja, hangout, hingga sekadar bersantai.
Marketing Manager UNIQLO Indonesia, Lisqia Lalantika, mengatakan konsumen kini memilih pakaian bukan lagi berdasarkan kategorinya, melainkan dari seberapa fleksibel item tersebut dapat dikenakan dalam berbagai kesempatan.
"Kami melihat batas antara pakaian rumah, pakaian santai, dan pakaian untuk bepergian semakin memudar. Konsumen, khususnya generasi muda, tetap mengutamakan kenyamanan, tetapi di saat yang sama ingin tetap tampil stylish. Bahkan kini muncul tren dayjamas, ketika pakaian rumah dipadukan agar tetap terlihat presentable saat dikenakan di luar rumah," ujarnya.
Perubahan cara berpakaian juga dirasakan content creator Mima Shafa. Menurutnya, aturan tak tertulis mengenai "baju rumah" dan "baju pergi" kini sudah tidak lagi relevan.
"Fashion sekarang sudah nggak ada boundaries. Loungewear sekarang desainnya bagus-bagus, jadi sayang kalau cuma dipakai di rumah. Tank top bisa dijadikan outer, sweatpants juga tetap keren dipakai jalan-jalan," kata Mima.

Sementara itu, model muda Leticia Joseph mengaku kini lebih mengandalkan basic pieces dibanding mengikuti tren yang cepat berganti.
"Dulu aku merasa basic pieces itu membosankan. Sekarang justru sadar kalau tank top, T-shirt putih, atau cardigan memberi lebih banyak ruang untuk eksplorasi gaya. Satu item bisa dipakai berkali-kali dengan tampilan yang berbeda," ungkapnya.
Menurut Leticia, pakaian yang nyaman tetap menjadi prioritas, namun tetap harus mudah dipadukan agar sesuai dengan berbagai aktivitas, mulai dari membuat konten hingga berkumpul bersama teman.
Melihat perubahan gaya hidup tersebut, UNIQLO menghadirkan dua karakter utama dalam koleksi Lounge & Underwear Fall/Winter 2026.
Kategori Minimalist Classic menawarkan tampilan clean dan elegan melalui pilihan warna netral serta siluet yang sederhana. Sementara Effortless Charm hadir dengan nuansa youthful preppy lewat warna yang lebih segar dan motif yang berani untuk mendorong eksplorasi gaya personal.
Beragam item seperti tank top, camisole, cardigan, hingga loungewear dirancang agar mudah dipadukan sesuai kebutuhan penggunanya tanpa mengorbankan kenyamanan khas LifeWear.
Baik Mima maupun Leticia sepakat bahwa item basic menjadi investasi fashion yang lebih tahan lama dibanding pakaian yang mengikuti tren sesaat.
Mima mengaku cardigan menjadi item favoritnya karena mudah dipadukan dengan berbagai outfit.
"Tinggal dipakai saja outfit sudah terasa lebih lengkap. Mau dipakai layering atau dipadukan dengan tank top tetap masuk."
Sementara Leticia memilih tank top sebagai andalannya karena bisa dikenakan sendiri maupun dipadukan dengan cardigan atau outer lain sehingga menghasilkan tampilan berbeda.
Melalui koleksi terbaru ini, UNIQLO ingin menunjukkan bahwa satu item pakaian dapat memiliki banyak fungsi. Bukan lagi sekadar pakaian rumah atau lapisan dalam, tetapi menjadi bagian dari gaya personal yang fleksibel mengikuti aktivitas dan karakter penggunanya.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(FIR)
Perubahan tren ini menjadi salah satu sorotan dalam peluncuran koleksi UNIQLO Lounge & Underwear Fall/Winter 2026 di Jakarta. Koleksi terbaru tersebut menampilkan berbagai wardrobe essentials yang dirancang lebih fleksibel sehingga mudah dipadukan untuk beragam aktivitas, mulai dari bekerja, hangout, hingga sekadar bersantai.
Marketing Manager UNIQLO Indonesia, Lisqia Lalantika, mengatakan konsumen kini memilih pakaian bukan lagi berdasarkan kategorinya, melainkan dari seberapa fleksibel item tersebut dapat dikenakan dalam berbagai kesempatan.
"Kami melihat batas antara pakaian rumah, pakaian santai, dan pakaian untuk bepergian semakin memudar. Konsumen, khususnya generasi muda, tetap mengutamakan kenyamanan, tetapi di saat yang sama ingin tetap tampil stylish. Bahkan kini muncul tren dayjamas, ketika pakaian rumah dipadukan agar tetap terlihat presentable saat dikenakan di luar rumah," ujarnya.
Basic pieces jadi favorit Gen Z
Perubahan cara berpakaian juga dirasakan content creator Mima Shafa. Menurutnya, aturan tak tertulis mengenai "baju rumah" dan "baju pergi" kini sudah tidak lagi relevan.
"Fashion sekarang sudah nggak ada boundaries. Loungewear sekarang desainnya bagus-bagus, jadi sayang kalau cuma dipakai di rumah. Tank top bisa dijadikan outer, sweatpants juga tetap keren dipakai jalan-jalan," kata Mima.

Sementara itu, model muda Leticia Joseph mengaku kini lebih mengandalkan basic pieces dibanding mengikuti tren yang cepat berganti.
"Dulu aku merasa basic pieces itu membosankan. Sekarang justru sadar kalau tank top, T-shirt putih, atau cardigan memberi lebih banyak ruang untuk eksplorasi gaya. Satu item bisa dipakai berkali-kali dengan tampilan yang berbeda," ungkapnya.
Menurut Leticia, pakaian yang nyaman tetap menjadi prioritas, namun tetap harus mudah dipadukan agar sesuai dengan berbagai aktivitas, mulai dari membuat konten hingga berkumpul bersama teman.
Koleksi dengan dua karakter
Melihat perubahan gaya hidup tersebut, UNIQLO menghadirkan dua karakter utama dalam koleksi Lounge & Underwear Fall/Winter 2026.
Kategori Minimalist Classic menawarkan tampilan clean dan elegan melalui pilihan warna netral serta siluet yang sederhana. Sementara Effortless Charm hadir dengan nuansa youthful preppy lewat warna yang lebih segar dan motif yang berani untuk mendorong eksplorasi gaya personal.
Beragam item seperti tank top, camisole, cardigan, hingga loungewear dirancang agar mudah dipadukan sesuai kebutuhan penggunanya tanpa mengorbankan kenyamanan khas LifeWear.
Satu item, banyak gaya
Baik Mima maupun Leticia sepakat bahwa item basic menjadi investasi fashion yang lebih tahan lama dibanding pakaian yang mengikuti tren sesaat.
Mima mengaku cardigan menjadi item favoritnya karena mudah dipadukan dengan berbagai outfit.
"Tinggal dipakai saja outfit sudah terasa lebih lengkap. Mau dipakai layering atau dipadukan dengan tank top tetap masuk."
Sementara Leticia memilih tank top sebagai andalannya karena bisa dikenakan sendiri maupun dipadukan dengan cardigan atau outer lain sehingga menghasilkan tampilan berbeda.
Melalui koleksi terbaru ini, UNIQLO ingin menunjukkan bahwa satu item pakaian dapat memiliki banyak fungsi. Bukan lagi sekadar pakaian rumah atau lapisan dalam, tetapi menjadi bagian dari gaya personal yang fleksibel mengikuti aktivitas dan karakter penggunanya.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(FIR)