YOUR FASHION

Modest Fashion Is The Moment! Kemenekraf Support Penuh Alif Raya Market 2026

Yatin Suleha
Minggu 08 Maret 2026 / 13:15
Ringkasnya gini..
  • Alif Raya Market merupakan panggung penting bagi brand lokal modest fesyen.
  • Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, meninjau langsung produk brand lokal pada Alif Raya Market 2026 di Pasaraya Blok M.
  • Hal ini untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai trendsetter fesyen muslim dunia.
Jakarta: Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Irene Umar menghadiri pembukaan Alif Raya Market 2026 di Pasaraya Blok M, Jakarta Selatan, Kamis, 5 Maret 2026. 

Kehadiran Wamen Ekraf menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap penguatan ekosistem ekonomi kreatif, khususnya subsektor fesyen muslim atau modest fashion yang terus berkembang di Indonesia.

Menurut Irene, Alif Raya Market merupakan panggung penting bagi brand lokal modest fesyen untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai trendsetter fesyen muslim dunia.

Alif Raya Market 2026 menghadirkan berbagai brand lokal fesyen muslim, produk lifestyle, pelaku UMKM, hingga komunitas kreatif dalam satu ruang kolaborasi yang memadukan pameran produk, talkshow, pertunjukan seni, serta kegiatan sosial Ramadan.
 
“Brand lokal membutuhkan panggung. Lewat event seperti ini, masyarakat bisa melihat langsung kualitas produk kreatif Indonesia. Ini bukti bahwa brand lokal kita siap bersaing, bukan hanya di pasar nasional tetapi juga di tingkat global,” ujar Irene.

Wamen Ekraf Irene menambahkan bahwa perkembangan modest fashion di Indonesia menunjukkan potensi besar untuk semakin memperkuat posisi Indonesia dalam industri modest fesyen muslim dunia. 

Penguatan subsektor fesyen merupakan bagian penting dari strategi pengembangan ekonomi kreatif sebagai the new engine of growth, melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, komunitas kreatif, dan masyarakat.

Founder Alif Raya Market, Muhammad Triangga, menjelaskan bahwa penyelenggaraan event ini dilatarbelakangi keinginan untuk menghadirkan ruang kreatif bagi komunitas muslim yang lebih modern dan relevan dengan gaya hidup generasi muda.

“Kami ingin menghadirkan event muslim yang tetap mencerminkan identitas religius, tetapi juga modern dan dekat dengan lifestyle anak muda. Jadi teman-teman bisa tetap tampil stylish tanpa meninggalkan nilai-nilai yang mereka pegang,” ujar Triangga.


(Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, meninjau langsung produk brand lokal pada Alif Raya Market 2026 di Pasaraya Blok M. Foto: Dok. Birkom Kemenekraf)

Ia juga menilai, momentum kebangkitan brand lokal saat ini semakin kuat seiring meningkatnya dukungan dari berbagai pihak.

“Sekarang adalah masanya brand lokal. Dukungan dari pemerintah, komunitas, hingga masyarakat membuat brand lokal semakin berkembang. Event seperti ini menjadi ruang bagi pelaku kreatif untuk menunjukkan kualitas produknya sekaligus memperkuat kebanggaan terhadap brand lokal,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Fesyen Kementerian Ekonomi Kreatif Romi Astuti menegaskan, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pusat modest fesyen dunia.

“Potensi kita sangat besar. Berdasarkan laporan State of the Global Islamic Economy, modest fesyen Indonesia menempati peringkat pertama secara global. Artinya secara potensi kita sudah sangat kuat,” kata Romi.

Menurutnya, berbagai event fesyen muslim yang terus berkembang menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem kreatif nasional.

“Kita tidak perlu memaksa masyarakat menggunakan produk lokal. Kualitas brand lokal kita sudah sangat baik. Cukup beri satu kesempatan untuk mencoba produk lokal, maka orang akan melihat sendiri kualitasnya dan kebanggaan terhadap brand lokal akan tumbuh dengan sendirinya,” jelas Romi.
 
Alif Raya Market 2026 berlangsung pada 5–8 Maret 2026 di Pasaraya Blok M, Jakarta Selatan, dengan menghadirkan pameran brand lokal, produk lifestyle, pameran seni, talkshow inspiratif, serta berbagai aktivitas sosial Ramadan yang melibatkan komunitas kreatif dan masyarakat.

Melalui kegiatan seperti ini, Kementerian Ekonomi Kreatif mendorong semakin banyak ruang promosi bagi brand lokal untuk memperluas pasar, meningkatkan daya saing, serta memperkuat posisi Indonesia dalam industri modest fesyen global.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH