WISATA

Booking Eksklusif hingga Power Nap, Nginep di Swiss-Belhotel Makin Sat-set!

Yatin Suleha
Kamis 07 Mei 2026 / 14:34
Ringkasnya gini..
  • Industri hospitality terus berkembang mengikuti perubahan gaya hidup masyarakat, yang kini semakin dekat dengan teknologi.
  • Tidak hanya soal kenyamanan kamar, wisatawan modern juga mulai mencari pengalaman menginap yang fleksibel.
  • Swiss-Belhotel International saat ini tengah melakukan berbagai pengembangan dari sisi teknologi.
Jakarta: Industri hospitality terus berkembang mengikuti perubahan gaya hidup masyarakat, yang kini semakin dekat dengan teknologi dan kebutuhan serba praktis. 

Tidak hanya soal kenyamanan kamar, wisatawan modern juga mulai mencari pengalaman menginap yang fleksibel, mudah diakses, dan sesuai dengan gaya hidup mereka. 

Melihat perubahan tersebut, Swiss-Belhotel International menghadirkan sejumlah inovasi baru untuk memperkuat pengalaman pelanggan, sekaligus menjangkau pasar yang lebih luas, terutama generasi muda.
 
Swiss-Belhotel International saat ini tengah melakukan berbagai pengembangan dari sisi teknologi. Salah satu langkah terbarunya adalah memperbarui tampilan website resmi perusahaan, agar terlihat lebih modern dan nyaman digunakan.

“Kalau dari sisi inovasi, kami melakukan beberapa upgrade yang cukup signifikan dari sisi teknologi. Di antaranya, kami merubah tampilan wajah website Swiss Bell Hotel International, dengan tampilan yang lebih baru, fresh, dan modern,” ujar Nadya Frederica, Senior Marketing Manager Swiss-Belhotel International kepada Tim Medcom.id dalam momen Media Visit di Kantor Media Grup, Kebon Jeruk, Jakarta, Kamis (07/05/26).

Selain itu, Swiss-Belhotel International juga baru meluncurkan aplikasi mobile, yang kini sudah tersedia di Play Store dan App Store.

“Yang terbaru juga, kami baru saja meluncurkan aplikasi mobile Swiss Bell Hotel International Apps, yang bisa didownload di Play Store dan App Store,” lanjutnya.

Melalui aplikasi tersebut, pelanggan bisa menikmati berbagai keuntungan dalam satu platform, termasuk akses membership dan promo khusus.


(Nadya Frederica, Senior Marketing Manager Swiss-Belhotel International mengatakan pihaknya kini memiliki 18 brand hotel, dengan target pasar yang berbeda-beda. Foto: Dok. Istimewa)

“Dari aplikasi tersebut juga, member loyalitas kami, member Swiss Bell eksekutif, juga bisa mengakses platform member mereka melalui aplikasi tersebut. Jadi, one app, many benefits,” kata Nadya.

Ia juga menjelaskan bahwa salah satu fitur unggulan aplikasi tersebut adalah penawaran harga eksklusif, bagi pelanggan yang melakukan pemesanan langsung melalui aplikasi.

“Salah satu fiturnya yang pasti bisa melakukan pemesanan kamar dengan harga yang lebih eksklusif, karena kita mempunyai harga eksklusif bagi tamu yang memesan lewat aplikasi mobile, dan juga bisa mengakses member platform, sehingga lebih mudah untuk mendapatkan diskon sebagai member,” katanya.
 

Strategi menjangkau Gen Z hingga wisatawan modern


Untuk mengikuti perubahan tren industri hospitality, Swiss-Belhotel International juga menyesuaikan konsep hotel sesuai kebutuhan tamu. Nadya menyebut pihaknya kini memiliki 18 brand hotel, dengan target pasar yang berbeda-beda.

“Jadi, kita punya hotel yang menyesuaikan dengan kebutuhan tamu. Baik yang membutuhkan kamar berfasilitas lengkap, ataupun sekedar yang butuh kamar dan juga breakfast aja,” ungkap Nadya.

Tak hanya hotel full service, Swiss-Belhotel juga menghadirkan konsep praktis seperti hotel di rest area, yang bisa dipesan dalam hitungan jam untuk beristirahat saat perjalanan jauh.
   

Fokus kolaborasi dan sustainability


Selain inovasi teknologi, Swiss-Belhotel International juga ingin memperluas kolaborasi dengan media dan komunitas. Nadya menilai kerja sama tersebut penting untuk mendukung industri pariwisata, sekaligus memperkuat kampanye sustainability yang menjadi fokus perusahaan.

“Anything yang bisa kita support dari Swiss Bell Hotel International buat media Indonesia pastinya kita akan support, dan tentunya akan memberikan kontribusi positif untuk pariwisata Indonesia,” tutup Nadya.


Secillia Nur Hafifah

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(TIN)

MOST SEARCH