- Tren ini dikenal sebagai sport tourism, dan mulai menunjukkan dampaknya terhadap sektor pariwisata domestik.
- RedDoorz mencatat tingkat okupansi propertinya di Kabupaten Wonosobo meningkat dari rata-rata 60 persen menjadi 81 persen.
- Wonosobo sendiri menawarkan beragam daya tarik, mulai dari panorama pegunungan Sindoro dan Sumbing.
Jakarta: Cara orang berlibur mulai berubah. Jika dulu wisatawan menentukan destinasi terlebih dahulu sebelum menyusun itinerary, kini semakin banyak yang memilih datang karena sebuah ajang olahraga, lalu melanjutkan perjalanan dengan menjelajahi berbagai tempat wisata di sekitarnya.
Tren ini dikenal sebagai sport tourism, dan mulai menunjukkan dampaknya terhadap sektor pariwisata domestik.
Salah satu contohnya terlihat pada penyelenggaraan Sindoro Sumbing Triathlon 2026 di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Ajang yang didukung RedDoorz sebagai Official Accommodation Partner tersebut tak hanya menghadirkan kompetisi olahraga, tetapi juga mendorong peningkatan kunjungan wisatawan ke daerah.
Head of Government Relations RedDoorz, Gusti Raganata, mengatakan pola perjalanan wisatawan kini semakin dipengaruhi oleh penyelenggaraan berbagai event.
"Kami melihat perubahan perilaku wisatawan. Jika sebelumnya orang memilih destinasi terlebih dahulu, kini semakin banyak yang memilih mengikuti sebuah event, kemudian menyusun perjalanan mereka di sekitarnya. Sport tourism menciptakan permintaan perjalanan yang lebih terarah sekaligus membuka peluang bagi destinasi berkembang untuk menarik wisatawan baru," ujarnya.
Selama penyelenggaraan Sindoro Sumbing Triathlon 2026, RedDoorz mencatat tingkat okupansi propertinya di Kabupaten Wonosobo meningkat dari rata-rata 60 persen menjadi 81 persen.
Sebanyak 21 properti yang berada di sekitar kawasan Sindoro-Sumbing juga mengalami kenaikan okupansi hingga 70 persen selama acara berlangsung. Sementara jumlah pemesanan meningkat sekitar 30 persen dengan lebih dari 1.500 reservasi.
Menariknya, perubahan tidak hanya terjadi pada jumlah tamu, tetapi juga durasi menginap.
Jika biasanya wisatawan menghabiskan satu malam di Wonosobo, selama penyelenggaraan triathlon rata-rata lama menginap meningkat menjadi tiga malam. Hal ini menunjukkan banyak peserta maupun pendamping memilih memperpanjang liburan untuk menikmati berbagai destinasi di sekitar kawasan Sindoro-Sumbing.
Bagi banyak wisatawan, mengikuti kompetisi olahraga kini menjadi alasan untuk mengeksplorasi destinasi baru.
Wonosobo sendiri menawarkan beragam daya tarik, mulai dari panorama pegunungan Sindoro dan Sumbing, akses menuju kawasan wisata Dieng, hingga wisata budaya, desa wisata, agrowisata, dan kuliner khas yang semakin diminati wisatawan.
Momentum tersebut semakin terasa karena Sindoro Sumbing Triathlon 2026 bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-201 Kabupaten Wonosobo.
Ajang ini berhasil menarik sekitar 10.000 pengunjung, terdiri atas sekitar 200 atlet triathlon, total sekitar 600 atlet beserta pendamping, serta sekitar 7.000 peserta Fun Walk.
Ramainya kunjungan wisatawan turut memberikan efek berganda bagi perekonomian daerah.
Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, mengatakan penyelenggaraan triathlon berhasil menggerakkan berbagai sektor, mulai dari perhotelan, transportasi, kuliner, hingga pelaku UMKM lokal.
Ia juga mengapresiasi kolaborasi dengan berbagai mitra, termasuk RedDoorz, yang membantu memenuhi kebutuhan akomodasi bagi ribuan peserta dan wisatawan.
"Kolaborasi seperti ini menjadi bagian penting dalam menghadirkan pengalaman yang baik bagi wisatawan sekaligus memperkuat posisi Wonosobo sebagai destinasi sport tourism yang semakin berkembang," kata Afif.
Potensi sport tourism juga sejalan dengan upaya pemerintah menjadikan sektor tersebut sebagai salah satu motor penggerak pariwisata nasional.
Mengutip data Kementerian Pariwisata, industri sport tourism global diperkirakan bernilai sekitar US$625 miliar, menunjukkan besarnya peluang sektor ini dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Bagi RedDoorz, kehadiran event olahraga tidak hanya meningkatkan permintaan akomodasi selama acara berlangsung, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi wisatawan untuk mengenal destinasi-destinasi baru di Indonesia.
Dengan lanskap alam yang memikat serta semakin banyaknya agenda olahraga berskala nasional, Wonosobo dinilai menjadi salah satu contoh bagaimana sebuah event mampu mengubah perjalanan singkat menjadi pengalaman liburan yang lebih panjang dan berkesan.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(FIR)
Tren ini dikenal sebagai sport tourism, dan mulai menunjukkan dampaknya terhadap sektor pariwisata domestik.
Salah satu contohnya terlihat pada penyelenggaraan Sindoro Sumbing Triathlon 2026 di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Ajang yang didukung RedDoorz sebagai Official Accommodation Partner tersebut tak hanya menghadirkan kompetisi olahraga, tetapi juga mendorong peningkatan kunjungan wisatawan ke daerah.
Head of Government Relations RedDoorz, Gusti Raganata, mengatakan pola perjalanan wisatawan kini semakin dipengaruhi oleh penyelenggaraan berbagai event.
"Kami melihat perubahan perilaku wisatawan. Jika sebelumnya orang memilih destinasi terlebih dahulu, kini semakin banyak yang memilih mengikuti sebuah event, kemudian menyusun perjalanan mereka di sekitarnya. Sport tourism menciptakan permintaan perjalanan yang lebih terarah sekaligus membuka peluang bagi destinasi berkembang untuk menarik wisatawan baru," ujarnya.
Wisatawan makin betah menginap
Selama penyelenggaraan Sindoro Sumbing Triathlon 2026, RedDoorz mencatat tingkat okupansi propertinya di Kabupaten Wonosobo meningkat dari rata-rata 60 persen menjadi 81 persen.
Sebanyak 21 properti yang berada di sekitar kawasan Sindoro-Sumbing juga mengalami kenaikan okupansi hingga 70 persen selama acara berlangsung. Sementara jumlah pemesanan meningkat sekitar 30 persen dengan lebih dari 1.500 reservasi.
Menariknya, perubahan tidak hanya terjadi pada jumlah tamu, tetapi juga durasi menginap.
Jika biasanya wisatawan menghabiskan satu malam di Wonosobo, selama penyelenggaraan triathlon rata-rata lama menginap meningkat menjadi tiga malam. Hal ini menunjukkan banyak peserta maupun pendamping memilih memperpanjang liburan untuk menikmati berbagai destinasi di sekitar kawasan Sindoro-Sumbing.
Bukan cuma lomba, sekalian jelajah Wonosobo
Bagi banyak wisatawan, mengikuti kompetisi olahraga kini menjadi alasan untuk mengeksplorasi destinasi baru.
Wonosobo sendiri menawarkan beragam daya tarik, mulai dari panorama pegunungan Sindoro dan Sumbing, akses menuju kawasan wisata Dieng, hingga wisata budaya, desa wisata, agrowisata, dan kuliner khas yang semakin diminati wisatawan.
Momentum tersebut semakin terasa karena Sindoro Sumbing Triathlon 2026 bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-201 Kabupaten Wonosobo.
Ajang ini berhasil menarik sekitar 10.000 pengunjung, terdiri atas sekitar 200 atlet triathlon, total sekitar 600 atlet beserta pendamping, serta sekitar 7.000 peserta Fun Walk.
Dampaknya terasa hingga UMKM
Ramainya kunjungan wisatawan turut memberikan efek berganda bagi perekonomian daerah.
Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, mengatakan penyelenggaraan triathlon berhasil menggerakkan berbagai sektor, mulai dari perhotelan, transportasi, kuliner, hingga pelaku UMKM lokal.
Ia juga mengapresiasi kolaborasi dengan berbagai mitra, termasuk RedDoorz, yang membantu memenuhi kebutuhan akomodasi bagi ribuan peserta dan wisatawan.
"Kolaborasi seperti ini menjadi bagian penting dalam menghadirkan pengalaman yang baik bagi wisatawan sekaligus memperkuat posisi Wonosobo sebagai destinasi sport tourism yang semakin berkembang," kata Afif.
Sport Tourism jadi peluang baru pariwisata
Potensi sport tourism juga sejalan dengan upaya pemerintah menjadikan sektor tersebut sebagai salah satu motor penggerak pariwisata nasional.
Mengutip data Kementerian Pariwisata, industri sport tourism global diperkirakan bernilai sekitar US$625 miliar, menunjukkan besarnya peluang sektor ini dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Bagi RedDoorz, kehadiran event olahraga tidak hanya meningkatkan permintaan akomodasi selama acara berlangsung, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi wisatawan untuk mengenal destinasi-destinasi baru di Indonesia.
Dengan lanskap alam yang memikat serta semakin banyaknya agenda olahraga berskala nasional, Wonosobo dinilai menjadi salah satu contoh bagaimana sebuah event mampu mengubah perjalanan singkat menjadi pengalaman liburan yang lebih panjang dan berkesan.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(FIR)