WISATA

Mau Liburan tapi Pusing Bikin Itinerary? MaiA AI Bisa Bantu, Ini 5 Caranya!

A. Firdaus
Sabtu 12 September 2026 / 15:12
Ringkasnya gini..
  • MaiA adalah asisten perjalanan berbasis AI yang dikembangkan Kementerian Pariwisata.
  • MaiA bisa membantu mencari destinasi dan menyusun itinerary sesuai kebutuhan wisatawan.
  • Rencana perjalanan yang dibuat bisa disesuaikan dan diedit kembali.

Jakarta: Bikin itinerary liburan tuh kadang niatnya cuma mau cari tempat seru, eh ujung-ujungnya malah berjam-jam buka banyak tab. Belum lagi harus mikirin mau ke mana, ngapain aja, makan di mana, sampai gimana biar waktunya nggak habis di jalan.

Nah, sekarang ada MaiA. Asisten perjalanan berbasis kecerdasan buatan (AI) dari Kementerian Pariwisata ini dirancang untuk membantu wisatawan merencanakan perjalanan di Indonesia secara lebih praktis dan personal.

MaiA hadir dalam platform Indonesia.travel dan bisa dimanfaatkan untuk mencari inspirasi sampai menyusun rencana perjalanan. Jadi, buat kamu yang pengin liburan tanpa drama itinerary, fitur ini bisa banget dicoba.


vacation
(Ilustrasi seseorang membayangkan destinasi liburan impian)

 

1. Cari inspirasi destinasi

Belum tahu mau liburan ke mana? Nggak masalah. MaiA bisa dimanfaatkan untuk mencari inspirasi destinasi wisata berdasarkan kebutuhan dan ketertarikanmu.

Daripada scroll media sosial berjam-jam cuma buat menentukan tujuan, kamu bisa mulai dengan mencari rekomendasi yang sesuai dengan rencana liburan.

 

2. Susun itinerary tanpa mulai dari nol

Ini yang paling menarik. MaiA dapat membantu membuat itinerary berdasarkan kebutuhan wisatawan.

Jadi, kamu nggak perlu duduk dari awal sambil bikin daftar tempat yang mau dikunjungi. MaiA bisa memberikan gambaran rencana perjalanan yang kemudian dapat kamu sesuaikan lagi.


 


 

3. Sesuaikan dengan gaya liburan

Tiap orang punya gaya traveling yang beda. Ada yang tipe “sehari harus lima tempat”, ada juga yang maunya santai, ngopi, lalu menikmati suasana.

MaiA dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih personal, sehingga rekomendasi perjalanan bisa disesuaikan dengan preferensi pengguna. Kamu pun bisa mengedit itinerary kalau ada bagian yang kurang cocok.

 

4. Bikin perencanaan lebih praktis

Salah satu fungsi AI di MaiA adalah membantu wisatawan menghemat waktu saat mencari dan merangkai informasi perjalanan.

Dengan bantuan teknologi ini, proses yang biasanya dilakukan secara manual bisa dibuat lebih ringkas. Jadi, waktu buat riset itinerary bisa dialihkan buat hal yang lebih penting: mikirin outfit liburan, misalnya.

 

5. Bisa jadi teman perjalanan digital

MaiA nggak cuma diarahkan untuk membantu sebelum berangkat. Kementerian Pariwisata juga mengembangkan konsep Travel Planner dan Travel Companion sebagai bagian dari pemanfaatan teknologi dalam pengalaman wisata.

Artinya, MaiA diposisikan bukan sekadar mesin pencari destinasi, tetapi juga sebagai pendamping digital dalam perjalanan wisata.

Meski begitu, itinerary dari AI tetap perlu dicek ulang sebelum berangkat. Pastikan informasi seperti harga tiket, jam operasional, akses, cuaca, dan reservasi sesuai dengan kondisi terbaru.

Desi Indasari



Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(FIR)

MOST SEARCH