Jakarta: Sudah sampai bandara, koper ditimbang, lalu tiba-tiba petugas bilang, “Bagasinya kelebihan, ya.” Panik? Wajar. Apalagi kalau jadwal penerbangan mepet dan kamu masih harus mencari cara supaya koper bisa memenuhi batas yang ditentukan.
Tapi, jangan langsung panik atau buru-buru membayar biaya tambahan. Ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan ketika mengetahui bagasi ternyata overweight.
Cek Dulu Total Kelebihannya
Jangan langsung berasumsi harus membayar mahal. Tanyakan kepada petugas berapa kilogram kelebihan bagasi dan berapa biaya yang harus dibayarkan sesuai ketentuan maskapai.
Aturan soal bagasi berlebih memang berbeda-beda. Pada maskapai Lion Air, excess baggage merupakan kelebihan berat bagasi aktual yang diketahui saat check-in. Lion Air juga memiliki ketentuan pembayaran bagasi berlebih sesuai kondisi bagasi penumpang.
Jadi, langkah pertama adalah mengetahui angka pastinya. Bisa saja kelebihannya hanya sedikit dan kamu punya opsi lain untuk mengatasinya.
Bongkar Koper dan Eliminasi Barang
Kalau masih ada waktu sebelum check-in selesai, coba buka koper dan lihat lagi isinya.
Pisahkan barang yang memang wajib masuk bagasi dengan barang yang masih bisa dibawa ke kabin, tentunya jika barang tersebut diperbolehkan masuk kabin dan berat serta ukurannya masih sesuai aturan maskapai.
Jangan asal memindahkan barang ke tas kabin. Bagasi kabin juga memiliki batas berat dan ukuran. Lion Air, misalnya, menetapkan bagasi kabin maksimal 7 kg dengan dimensi maksimal 40 x 30 x 20 cm.
Baca Juga :
Soal Kelebihan Bagasi, Ariel Noah Mengaku Perlengkapan Band Pernah Capai 1 Ton
Coba keluarkan barang yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan selama perjalanan. Misalnya pakaian cadangan yang terlalu banyak atau barang lain yang masih bisa ditinggalkan. Kalau membawa beberapa barang dengan fungsi yang sama, pilih yang paling dibutuhkan.
Tujuannya bukan sekadar membuat koper lebih ringan, tetapi memastikan barang yang tersisa memang penting untuk perjalanan.
Tanyakan Opsi Excess Baggage
Kalau setelah dirapikan koper masih melewati batas, jangan asal meninggalkan barang. Tanyakan kepada petugas mengenai excess baggage atau bagasi berlebih.
Pada maskapai tertentu akan tercantum mekanisme Excess Baggage Ticket (EBT) untuk kondisi tertentu. Ada pula yang menyediakan opsi pengiriman melalui layanan kargo untuk jenis bagasi tertentu yang melebihi ketentuan.
Namun, biaya dan mekanismenya bisa berbeda antara satu maskapai dengan maskapai lainnya. Jadi, jangan berpatokan pada pengalaman orang lain sebelum mengecek aturan maskapai yang kamu gunakan.
Tetap Perhatikan Barang Berharga
Saat panik karena koper overweight, jangan sampai barang penting malah dimasukkan ke bagasi tercatat tanpa memperhatikan keamanannya. Dokumen penting dan barang berharga sebaiknya tetap dibawa sesuai ketentuan kabin.
Lion Group sendiri mengimbau penumpang untuk tidak menyimpan barang berharga di bagasi tercatat dan membawanya di kabin. Jadi, jangan sampai karena ingin mengurangi berat koper, barang yang justru paling penting malah ikut masuk bagasi.
Pertimbangkan Beli Bagasi dari Awal
Kalau kamu sudah tahu barang bawaan bakal banyak, lebih baik cek pilihan bagasi tambahan sebelum hari keberangkatan.
Jangan menunggu sampai di konter check-in untuk mencari solusi. Selain berpotensi lebih merepotkan, biaya dan ketentuannya juga bisa berbeda tergantung maskapai, rute, dan jenis tiket.
Cari tahu cara alternatif terlebih dahulu biar kamu tidak panik saat menghadapi koper yang overweight.
(Vira Farhatul Maula)
Jakarta: Sudah sampai bandara,
koper ditimbang, lalu tiba-tiba petugas bilang, “Bagasinya kelebihan, ya.” Panik? Wajar. Apalagi kalau jadwal penerbangan mepet dan kamu masih harus mencari cara supaya koper bisa memenuhi batas yang ditentukan.
Tapi, jangan langsung panik atau buru-buru membayar biaya tambahan. Ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan ketika mengetahui bagasi ternyata overweight.
Cek Dulu Total Kelebihannya
Jangan langsung berasumsi harus membayar mahal. Tanyakan kepada petugas berapa kilogram kelebihan bagasi dan berapa biaya yang harus dibayarkan sesuai ketentuan maskapai.
Aturan soal bagasi berlebih memang berbeda-beda. Pada maskapai Lion Air, excess baggage merupakan kelebihan berat bagasi aktual yang diketahui saat check-in. Lion Air juga memiliki ketentuan pembayaran bagasi berlebih sesuai kondisi bagasi penumpang.
Jadi, langkah pertama adalah mengetahui angka pastinya. Bisa saja kelebihannya hanya sedikit dan kamu punya opsi lain untuk mengatasinya.
Bongkar Koper dan Eliminasi Barang
Kalau masih ada waktu sebelum check-in selesai, coba buka koper dan lihat lagi isinya.
Pisahkan barang yang memang
wajib masuk bagasi dengan barang yang masih bisa dibawa ke kabin, tentunya jika barang tersebut diperbolehkan masuk kabin dan berat serta ukurannya masih sesuai aturan maskapai.
Jangan asal memindahkan barang ke tas kabin. Bagasi kabin juga memiliki batas berat dan ukuran. Lion Air, misalnya, menetapkan bagasi kabin maksimal 7 kg dengan dimensi maksimal 40 x 30 x 20 cm.
Coba keluarkan barang yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan selama perjalanan. Misalnya pakaian cadangan yang terlalu banyak atau barang lain yang masih bisa ditinggalkan. Kalau membawa beberapa barang dengan fungsi yang sama, pilih yang paling dibutuhkan.
Tujuannya bukan sekadar membuat koper lebih ringan, tetapi memastikan barang yang tersisa memang penting untuk perjalanan.
Tanyakan Opsi Excess Baggage
Kalau setelah dirapikan koper masih melewati batas, jangan asal meninggalkan barang. Tanyakan kepada petugas mengenai excess baggage atau bagasi berlebih.
Pada maskapai tertentu akan tercantum mekanisme Excess Baggage Ticket (EBT) untuk kondisi tertentu. Ada pula yang menyediakan opsi pengiriman melalui layanan kargo untuk jenis bagasi tertentu yang melebihi ketentuan.
Namun, biaya dan mekanismenya bisa berbeda antara satu maskapai dengan maskapai lainnya. Jadi, jangan berpatokan pada pengalaman orang lain sebelum mengecek aturan maskapai yang kamu gunakan.
Tetap Perhatikan Barang Berharga
Saat panik karena koper overweight, jangan sampai barang penting malah dimasukkan ke bagasi tercatat tanpa memperhatikan keamanannya. Dokumen penting dan barang berharga sebaiknya tetap dibawa sesuai ketentuan kabin.
Lion Group sendiri mengimbau penumpang untuk tidak menyimpan barang berharga di bagasi tercatat dan membawanya di kabin. Jadi, jangan sampai karena ingin mengurangi berat koper, barang yang justru paling penting malah ikut masuk bagasi.
Pertimbangkan Beli Bagasi dari Awal
Kalau kamu sudah tahu barang bawaan bakal banyak, lebih baik cek pilihan bagasi tambahan sebelum hari keberangkatan.
Jangan menunggu sampai di konter check-in untuk mencari solusi. Selain berpotensi lebih merepotkan, biaya dan ketentuannya juga bisa berbeda tergantung maskapai, rute, dan jenis tiket.
Cari tahu cara alternatif terlebih dahulu biar kamu tidak panik saat menghadapi koper yang
overweight.
(Vira Farhatul Maula)
(RUL)