WISATA
Perjalanan Wisata Makin Beragam, Pelaku Ekonomi Kreatif Lokal Ikut Tumbuh
Elang Riki Yanuar
Senin 14 September 2026 / 19:00
- SatuSatu mendorong wisatawan menikmati lebih banyak aktivitas lokal agar perjalanan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha daerah.
- Atraksi, kuliner, dan pengalaman budaya lokal dinilai dapat memperkaya perjalanan wisata sekaligus memperluas peluang ekonomi kreatif di destinasi.
- SatuSatu Partner Portal mempertemukan agen perjalanan dengan atraksi lokal untuk memperluas pilihan pengalaman wisatawan di berbagai destinasi.
Jakarta: Perjalanan wisata kini tidak lagi sekadar soal memilih tiket pesawat dan tempat menginap. Aktivitas yang dilakukan wisatawan setelah tiba di sebuah destinasi turut menjadi bagian penting dalam membentuk pengalaman sekaligus membuka peluang bagi pelaku ekonomi kreatif lokal.
Melihat perkembangan tersebut, SatuSatu, bagian dari ekosistem TipTip Group, memperkenalkan SatuSatu Partner Portal yang ditujukan untuk membantu agen perjalanan dan pengelola destinasi menghadirkan lebih banyak pilihan aktivitas bagi wisatawan.
Kehadiran platform tersebut membawa perhatian pada potensi wisata di luar layanan perjalanan konvensional. Atraksi lokal, kuliner, kegiatan budaya, hingga berbagai pengalaman khas suatu daerah dapat menjadi bagian dari perjalanan wisatawan sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi pelaku usaha di destinasi.
Langkah ini juga sejalan dengan perubahan minat wisatawan yang semakin mencari pengalaman langsung ketika berkunjung ke sebuah daerah. Perjalanan tidak lagi berhenti ketika wisatawan tiba di hotel, tetapi berlanjut melalui berbagai kegiatan yang memungkinkan mereka mengenal karakter sebuah destinasi secara lebih dekat.
Seruni Puspita, Senior Vice President SatuSatu, melihat perubahan tersebut sebagai peluang bagi industri pariwisata Indonesia. Menurut dia, agen perjalanan memiliki posisi penting untuk membantu wisatawan menemukan pengalaman yang lebih beragam selama berada di sebuah destinasi.
"Industri pariwisata Indonesia berada di ambang era baru yang sangat dinamis. Selama ini, para agen perjalanan telah menjadi pilar utama industri ini, namun potensi bisnis dari kategori atraksi atau event dan pengalaman lokal masih sangat besar dan belum tergarap secara optimal. Melalui SatuSatu Partner Portal, kami tidak hanya membawa solusi teknologi, tetapi juga membuka pintu peluang tanpa batas bagi seluruh mitra agen untuk melipatgandakan pertumbuhan bisnis mereka," katanya.
Bagi wisatawan, berkembangnya pilihan aktivitas lokal dapat membuat perjalanan terasa lebih personal. Mereka bisa menikmati kuliner khas, mengunjungi atraksi setempat, mengikuti kegiatan komunitas, atau mencoba pengalaman yang mungkin tidak ditemukan dalam paket wisata konvensional.
Di sisi lain, semakin banyak wisatawan yang menghabiskan waktu dan uang untuk aktivitas di destinasi dapat membuka ruang pertumbuhan bagi pelaku usaha lokal. Pengelola tempat wisata, pelaku kuliner, penyedia kegiatan, hingga komunitas kreatif dapat ikut merasakan dampak dari meningkatnya kunjungan wisatawan.
Potensi tersebut cukup besar mengingat aktivitas selama berada di destinasi menjadi salah satu bagian dari pengeluaran wisatawan. Berdasarkan data yang disampaikan SatuSatu, in-destination spend mencakup sekitar 10 persen dari total pengeluaran pariwisata global senilai USD 2,3 triliun dan diperkirakan terus bertumbuh.
Namun, peluang tersebut tidak selalu mudah dimanfaatkan agen perjalanan. Pilihan atraksi lokal yang tersebar serta proses mencari dan menghubungi pengelola secara langsung dapat membuat penyusunan pengalaman wisata menjadi lebih rumit.
SatuSatu Partner Portal kemudian hadir untuk mempertemukan agen perjalanan dengan berbagai pilihan atraksi lokal dalam satu tempat. Dengan begitu, pengalaman yang ditawarkan kepada wisatawan dapat diperluas tanpa harus mengembangkan sendiri jaringan pengelola atraksi di setiap destinasi.
Bagi industri pariwisata, pendekatan tersebut juga dapat membantu mempertemukan wisatawan dengan pelaku ekonomi kreatif yang selama ini mungkin belum masuk dalam jalur perjalanan wisata formal. Setiap kunjungan berpotensi menjadi kesempatan bagi wisatawan untuk mengenal lebih dekat produk, budaya, dan kreativitas masyarakat setempat.
Dari sisi wisatawan, perjalanan yang sebelumnya hanya berisi agenda utama dapat berkembang menjadi rangkaian pengalaman yang lebih beragam. Sementara bagi daerah tujuan wisata, semakin banyak aktivitas yang dinikmati wisatawan berarti semakin banyak pula peluang bagi bisnis lokal untuk berkembang.
Ekosistem tersebut juga didukung oleh sejumlah nama yang memiliki pengalaman di bidang teknologi, ekonomi kreatif, komunitas, dan pariwisata. SatuSatu dipimpin Seruni Puspita sebagai Head of SatuSatu, bersama Albert Lucius sebagai CEO dan Founder, Nuruddin Al Fithroh sebagai Chief Operations Officer, serta Panji Gautama sebagai Chief Technology Officer. Triawan Munaf dipercaya sebagai Chairman.
Pada akhirnya, perjalanan wisata yang baik bukan hanya meninggalkan kenangan bagi wisatawan. Ketika aktivitas yang dipilih melibatkan pelaku usaha dan komunitas setempat, perjalanan tersebut juga dapat ikut menggerakkan roda ekonomi kreatif di daerah yang dikunjungi.
(ELG)
Melihat perkembangan tersebut, SatuSatu, bagian dari ekosistem TipTip Group, memperkenalkan SatuSatu Partner Portal yang ditujukan untuk membantu agen perjalanan dan pengelola destinasi menghadirkan lebih banyak pilihan aktivitas bagi wisatawan.
Kehadiran platform tersebut membawa perhatian pada potensi wisata di luar layanan perjalanan konvensional. Atraksi lokal, kuliner, kegiatan budaya, hingga berbagai pengalaman khas suatu daerah dapat menjadi bagian dari perjalanan wisatawan sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi pelaku usaha di destinasi.
Langkah ini juga sejalan dengan perubahan minat wisatawan yang semakin mencari pengalaman langsung ketika berkunjung ke sebuah daerah. Perjalanan tidak lagi berhenti ketika wisatawan tiba di hotel, tetapi berlanjut melalui berbagai kegiatan yang memungkinkan mereka mengenal karakter sebuah destinasi secara lebih dekat.
Seruni Puspita, Senior Vice President SatuSatu, melihat perubahan tersebut sebagai peluang bagi industri pariwisata Indonesia. Menurut dia, agen perjalanan memiliki posisi penting untuk membantu wisatawan menemukan pengalaman yang lebih beragam selama berada di sebuah destinasi.
"Industri pariwisata Indonesia berada di ambang era baru yang sangat dinamis. Selama ini, para agen perjalanan telah menjadi pilar utama industri ini, namun potensi bisnis dari kategori atraksi atau event dan pengalaman lokal masih sangat besar dan belum tergarap secara optimal. Melalui SatuSatu Partner Portal, kami tidak hanya membawa solusi teknologi, tetapi juga membuka pintu peluang tanpa batas bagi seluruh mitra agen untuk melipatgandakan pertumbuhan bisnis mereka," katanya.
Bagi wisatawan, berkembangnya pilihan aktivitas lokal dapat membuat perjalanan terasa lebih personal. Mereka bisa menikmati kuliner khas, mengunjungi atraksi setempat, mengikuti kegiatan komunitas, atau mencoba pengalaman yang mungkin tidak ditemukan dalam paket wisata konvensional.
Di sisi lain, semakin banyak wisatawan yang menghabiskan waktu dan uang untuk aktivitas di destinasi dapat membuka ruang pertumbuhan bagi pelaku usaha lokal. Pengelola tempat wisata, pelaku kuliner, penyedia kegiatan, hingga komunitas kreatif dapat ikut merasakan dampak dari meningkatnya kunjungan wisatawan.
Potensi tersebut cukup besar mengingat aktivitas selama berada di destinasi menjadi salah satu bagian dari pengeluaran wisatawan. Berdasarkan data yang disampaikan SatuSatu, in-destination spend mencakup sekitar 10 persen dari total pengeluaran pariwisata global senilai USD 2,3 triliun dan diperkirakan terus bertumbuh.
Namun, peluang tersebut tidak selalu mudah dimanfaatkan agen perjalanan. Pilihan atraksi lokal yang tersebar serta proses mencari dan menghubungi pengelola secara langsung dapat membuat penyusunan pengalaman wisata menjadi lebih rumit.
SatuSatu Partner Portal kemudian hadir untuk mempertemukan agen perjalanan dengan berbagai pilihan atraksi lokal dalam satu tempat. Dengan begitu, pengalaman yang ditawarkan kepada wisatawan dapat diperluas tanpa harus mengembangkan sendiri jaringan pengelola atraksi di setiap destinasi.
Bagi industri pariwisata, pendekatan tersebut juga dapat membantu mempertemukan wisatawan dengan pelaku ekonomi kreatif yang selama ini mungkin belum masuk dalam jalur perjalanan wisata formal. Setiap kunjungan berpotensi menjadi kesempatan bagi wisatawan untuk mengenal lebih dekat produk, budaya, dan kreativitas masyarakat setempat.
Dari sisi wisatawan, perjalanan yang sebelumnya hanya berisi agenda utama dapat berkembang menjadi rangkaian pengalaman yang lebih beragam. Sementara bagi daerah tujuan wisata, semakin banyak aktivitas yang dinikmati wisatawan berarti semakin banyak pula peluang bagi bisnis lokal untuk berkembang.
Ekosistem tersebut juga didukung oleh sejumlah nama yang memiliki pengalaman di bidang teknologi, ekonomi kreatif, komunitas, dan pariwisata. SatuSatu dipimpin Seruni Puspita sebagai Head of SatuSatu, bersama Albert Lucius sebagai CEO dan Founder, Nuruddin Al Fithroh sebagai Chief Operations Officer, serta Panji Gautama sebagai Chief Technology Officer. Triawan Munaf dipercaya sebagai Chairman.
Pada akhirnya, perjalanan wisata yang baik bukan hanya meninggalkan kenangan bagi wisatawan. Ketika aktivitas yang dipilih melibatkan pelaku usaha dan komunitas setempat, perjalanan tersebut juga dapat ikut menggerakkan roda ekonomi kreatif di daerah yang dikunjungi.
(ELG)