WISATA

Ini Program Kemenpar yang Berkontribusi pada Ekonomi Pariwisata

A. Firdaus
Kamis 18 Juni 2026 / 12:22
Ringkasnya gini..
  • Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyebut program 'Desa Wisata' telah menunjukkan dampak positif.
  • Jumlah desa wisata yang terdata dalam platform Jejaring Desa Wisata (JADESTA) meningkat menjadi 6.262 desa pada 2026.
  • Pendapatan sektor pariwisata pada 50 desa wisata meningkat menjadi Rp59,60 miliar pada 2025 atau tumbuh 29,41 persen.
Jakarta: Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyebut program 'Desa Wisata' telah menunjukkan dampak positif. Baik itu dari sisi pengembangan desa wisata maupun kontribusinya terhadap aktivitas dan ekonomi pariwisata.

"Program pengembangan desa wisata yang dijalankan melalui strategi intervensi yang terarah dan bertahap sesuai tingkat perkembangan masing-masing desa wisata agar dapat tumbuh secara berkelanjutan hingga mencapai kemandirian," kata Menpar Widiyanti dalam Rapat Kerja Bersama Komisi VII DPR RI di Jakarta, Rabu.

Menpar Widiyanti membeberkan dari sisi cakupan pengembangan, jumlah desa wisata yang terdata dalam platform Jejaring Desa Wisata (JADESTA) meningkat dari 6.148 desa pada 2025 menjadi 6.262 desa pada 2026 atau tumbuh 1,85 persen.
Pada 50 desa wisata penerima Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dan perjalanan wisatawan nusantara terus menunjukkan pertumbuhan.

Dari tahun 2023 ke 2024, total kunjungan dan perjalanan wisatawan meningkat 14,93 persen, kemudian kembali tumbuh 44,81 persen pada 2025, sehingga secara total mencapai lebih dari 2,3 juta kunjungan dan perjalanan wisatawan pada tahun 2025.

Peningkatan aktivitas wisata tersebut turut mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. Pendapatan sektor pariwisata pada 50 desa wisata tersebut meningkat dari Rp38,48 miliar pada 2023 menjadi Rp46,05 miliar pada 2024 atau tumbuh 19,67 persen, kemudian kembali meningkat menjadi Rp59,60 miliar pada 2025 atau tumbuh 29,41 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Melihat berbagai dampak nyata tersebut, Menpar Widiyanti menegaskan peningkatan anggaran bukan semata-mata kebutuhan kelembagaan, melainkan investasi untuk meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia di kawasan.

Di akhir rapat kerja, Menteri Pariwisata mengapresiasi dan menegaskan pentingnya dukungan serta sinergi seluruh pihak, khususnya Komisi VII DPR RI, dalam mewujudkan pariwisata Indonesia yang berkualitas dan berkelanjutan.

“Masukan tersebut menjadi bagian penting bagi kami dalam menyusun kebijakan dan program kerja yang lebih tepat sasaran, berimbang, dan berdampak nyata. Semoga sinergi antara Pemerintah dan DPR RI dapat terus diperkuat demi mewujudkan pariwisata Indonesia yang berkualitas, berkelanjutan, dan semakin berdaya saing,” kata Widiyanti.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH