WISATA
Traveloka Gandeng Marriott, Pengguna Kini Bisa Akses 10.000 Hotel di 146 Negara
A. Firdaus
Jumat 03 Juli 2026 / 19:13
- Kolaborasi ini membuka akses yang lebih luas bagi pengguna Traveloka di sembilan negara, untuk memesan lebih dari 10.000 properti Marriott.
- Integrasi ini didukung teknologi AI, sehingga pengguna dapat menemukan hotel yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka.
- Wisatawan kini cenderung memilih destinasi yang lebih dekat jika biaya perjalanan meningkat.
Jakarta: Traveloka resmi menjalin kemitraan strategis dengan Marriott International, sebagai Certified Online Travel Partner. Kolaborasi ini membuka akses yang lebih luas bagi pengguna Traveloka di sembilan negara, untuk memesan lebih dari 10.000 properti Marriott yang tersebar di 146 negara, dengan pengalaman yang lebih mudah, cepat, dan personal.
Kerja sama ini mempertemukan kekuatan Marriott sebagai jaringan hotel global, dengan pemahaman Traveloka terhadap perilaku wisatawan di Asia Tenggara.
"Traveloka bukan hanya sekadar tempat memesan, tetapi juga platform tempat traveler menemukan pilihan terbaik ketika mengambil keputusan perjalanan," ujar Yady Guitana, Chief Financial Officer, Traveloka dalam acara Penandatanganan Kemitraan Traveloka dan Marriott International di The St. Regis Jakarta, Kamis (02/07/26).
Ia menjelaskan, integrasi ini didukung teknologi AI, sehingga pengguna dapat menemukan hotel yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka.
Sementara itu, John Toomey, Chief Commercial Officer, Asia Pacific excluding China, Marriott International, mengatakan kemitraan ini menjawab kebutuhan wisatawan yang kini menginginkan proses perjalanan yang lebih sederhana dan terhubung. "Ketika industri perhotelan global berpadu dengan wawasan lokal, para wisatawan pun diuntungkan."
Pengalaman Pemesanan Lebih Lengkap dan Cepat
Melalui kerja sama ini, pengguna Traveloka dapat mengakses lebih banyak pilihan hotel Marriott di seluruh dunia, lengkap dengan informasi properti, tipe kamar, foto, serta harga dan ketersediaan kamar secara real-time.
"Pengguna Traveloka bisa melihat seluruh lebih dari 10.000 properti Marriott di seluruh dunia, dengan informasi yang lebih lengkap dan harga yang real-time," jelas Yady.
Ia menambahkan, kolaborasi ini juga memungkinkan penyelesaian kendala pelanggan menjadi lebih cepat, karena integrasi yang lebih erat antara kedua perusahaan.
John menilai Traveloka memiliki keunggulan dari sisi jangkauan, dan pemahaman pasar Asia Tenggara.
"Traveloka memiliki pengetahuan mendalam tentang daerah setempat, serta jangkauan yang luar biasa. Tujuan kami tetap sama, yaitu memberikan pengalaman perjalanan yang lancar dan seru kepada konsumen, sehingga mereka dapat dengan mudah menjelajahi dunia," ujarnya.
Di tengah berbagai tantangan global, Traveloka melihat minat masyarakat untuk bepergian tetap tinggi. Menurut Yady, wisatawan kini cenderung memilih destinasi yang lebih dekat jika biaya perjalanan meningkat.
"Orang-orang tetap bepergian. Mungkin yang tadinya ingin ke Eropa, akhirnya memilih destinasi yang lebih dekat, baik di Indonesia maupun Asia," katanya.
John juga optimistis industri perjalanan akan terus bertumbuh. "Manusia tidak bisa dibatasi. Mereka ingin menjelajahi dunia. Dan kerja sama dengan Traveloka ini, akan membantu lebih banyak wisatawan dari Asia Tenggara untuk menjelajahi dunia," tuturnya.
Selain memperkuat layanan saat ini, Traveloka juga akan terus mengembangkan pemanfaatan AI, untuk menghadirkan pengalaman yang lebih personal. Adapun destinasi luar negeri yang masih menjadi favorit wisatawan Indonesia, antara lain Malaysia, Singapura, Thailand, Jepang, Korea Selatan, dan China.
Secillia Nur Hafifah
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(FIR)
Kerja sama ini mempertemukan kekuatan Marriott sebagai jaringan hotel global, dengan pemahaman Traveloka terhadap perilaku wisatawan di Asia Tenggara.
"Traveloka bukan hanya sekadar tempat memesan, tetapi juga platform tempat traveler menemukan pilihan terbaik ketika mengambil keputusan perjalanan," ujar Yady Guitana, Chief Financial Officer, Traveloka dalam acara Penandatanganan Kemitraan Traveloka dan Marriott International di The St. Regis Jakarta, Kamis (02/07/26).
Ia menjelaskan, integrasi ini didukung teknologi AI, sehingga pengguna dapat menemukan hotel yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka.
Sementara itu, John Toomey, Chief Commercial Officer, Asia Pacific excluding China, Marriott International, mengatakan kemitraan ini menjawab kebutuhan wisatawan yang kini menginginkan proses perjalanan yang lebih sederhana dan terhubung. "Ketika industri perhotelan global berpadu dengan wawasan lokal, para wisatawan pun diuntungkan."
Pengalaman Pemesanan Lebih Lengkap dan Cepat
Melalui kerja sama ini, pengguna Traveloka dapat mengakses lebih banyak pilihan hotel Marriott di seluruh dunia, lengkap dengan informasi properti, tipe kamar, foto, serta harga dan ketersediaan kamar secara real-time.
"Pengguna Traveloka bisa melihat seluruh lebih dari 10.000 properti Marriott di seluruh dunia, dengan informasi yang lebih lengkap dan harga yang real-time," jelas Yady.
Ia menambahkan, kolaborasi ini juga memungkinkan penyelesaian kendala pelanggan menjadi lebih cepat, karena integrasi yang lebih erat antara kedua perusahaan.
John menilai Traveloka memiliki keunggulan dari sisi jangkauan, dan pemahaman pasar Asia Tenggara.
"Traveloka memiliki pengetahuan mendalam tentang daerah setempat, serta jangkauan yang luar biasa. Tujuan kami tetap sama, yaitu memberikan pengalaman perjalanan yang lancar dan seru kepada konsumen, sehingga mereka dapat dengan mudah menjelajahi dunia," ujarnya.
Optimistis pariwisata terus tumbuh
Di tengah berbagai tantangan global, Traveloka melihat minat masyarakat untuk bepergian tetap tinggi. Menurut Yady, wisatawan kini cenderung memilih destinasi yang lebih dekat jika biaya perjalanan meningkat.
"Orang-orang tetap bepergian. Mungkin yang tadinya ingin ke Eropa, akhirnya memilih destinasi yang lebih dekat, baik di Indonesia maupun Asia," katanya.
John juga optimistis industri perjalanan akan terus bertumbuh. "Manusia tidak bisa dibatasi. Mereka ingin menjelajahi dunia. Dan kerja sama dengan Traveloka ini, akan membantu lebih banyak wisatawan dari Asia Tenggara untuk menjelajahi dunia," tuturnya.
Selain memperkuat layanan saat ini, Traveloka juga akan terus mengembangkan pemanfaatan AI, untuk menghadirkan pengalaman yang lebih personal. Adapun destinasi luar negeri yang masih menjadi favorit wisatawan Indonesia, antara lain Malaysia, Singapura, Thailand, Jepang, Korea Selatan, dan China.
Secillia Nur Hafifah
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(FIR)