KULINER
Local Brand Excellence: Butter Baby Siap Mendunia Bareng Support dari Kemenekraf!
Yatin Suleha
Senin 06 April 2026 / 07:05
- Kementerian Ekraf menyambut baik rencana Butter Baby untuk membuka gerai sekaligus menampilkan instalasi patung karakter raksasa di Soetta.
- Butter Baby merupakan jenama lokal yang bergerak di sektor makanan dan minuman dengan karakter ikonik.
- CEO Butter Baby, Shane John Lewis mengatakan, dukungan Kementerian Ekraf memantapkan langkah strategisnya.
Jakarta: Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, mengapresiasi kehadiran Butter Baby yang mampu menghadirkan kuliner serta pengembangan karakter berbasis kekayaan intelektual/intellectual property (IP).
Butter Baby merupakan jenama lokal yang bergerak di sektor makanan dan minuman serta pengembangan IP melalui fokus produk pada sajian anak dan keluarga dengan karakter ikonik.
“Saya melihat potensi luar biasa dari Butter Baby yang tidak hanya menjual produk kuliner, tetapi juga berhasil membangun ekosistem karakter yang kuat sebagai aset IP bangsa,” ujar Menteri Ekraf saat mengunjungi gerai Butter Baby di Pasaraya Blok M, Jakarta, Kamis (2/4).
Untuk itu, Kementerian Ekraf menyambut baik rencana Butter Baby untuk membuka gerai sekaligus menampilkan instalasi patung karakter raksasa sebagai daya tarik wisatawan di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 19 Juni 2026.
"Kami menyambut hangat sinergi ini, mulai dari penguatan komunikasi melalui kanal resmi pemerintah hingga kolaborasi simbolis pada momen Hari Kemerdekaan nanti," jelas Menteri Ekraf.
"Kehadiran saya pada Grand Opening 19 Juni 2026 merupakan bentuk komitmen penuh untuk mendukung karya talenta kreatif Indonesia yang membanggakan bagi bangsa."

(Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, melakukan kunjungan dan audiensi ke gerai Butter Baby di kawasan Pasaraya Blok M, Jakarta, Kamis (2/4/2026). Foto: Dok. Birkom Kemenekraf)
CEO Butter Baby, Shane John Lewis mengatakan, dukungan Kementerian Ekraf memantapkan langkah strategis pihaknya untuk melanjutkan visi besarnya memperluas jangkauan bisnis ke pasar internasional, khususnya Thailand dan Malaysia. Dengan begitu, Butter Baby bisa menambah jenama lokal di bidang kuliner dan IP berkancah di level global.
"Langkah besar menuju negara tetangga merupakan bagian dari ambisi kami dalam memperkenalkan potensi kreatif Indonesia ke pasar mancanegara secara lebih luas. Kami optimis bahwa sinergi lintas batas ini akan mengukuhkan posisi jenama sebagai pemain yang diperhitungkan di Asia Tenggara," ujarnya.
Menteri Ekraf berharap kehadiran Butter Baby di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta dapat menjadi etalase kreativitas Indonesia yang membanggakan di mata penumpang internasional.
Hal ini sekaligus menegaskan komitmen Kementerian Ekraf dalam mendorong jenama lokal naik kelas hingga mampu bersaing di pasar global.
(Butter Baby Jakarta. Video: Dok. Butter Baby Jakarta/@butterbabyindonesia)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
(TIN)
Butter Baby merupakan jenama lokal yang bergerak di sektor makanan dan minuman serta pengembangan IP melalui fokus produk pada sajian anak dan keluarga dengan karakter ikonik.
“Saya melihat potensi luar biasa dari Butter Baby yang tidak hanya menjual produk kuliner, tetapi juga berhasil membangun ekosistem karakter yang kuat sebagai aset IP bangsa,” ujar Menteri Ekraf saat mengunjungi gerai Butter Baby di Pasaraya Blok M, Jakarta, Kamis (2/4).
Untuk itu, Kementerian Ekraf menyambut baik rencana Butter Baby untuk membuka gerai sekaligus menampilkan instalasi patung karakter raksasa sebagai daya tarik wisatawan di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 19 Juni 2026.
"Kami menyambut hangat sinergi ini, mulai dari penguatan komunikasi melalui kanal resmi pemerintah hingga kolaborasi simbolis pada momen Hari Kemerdekaan nanti," jelas Menteri Ekraf.
"Kehadiran saya pada Grand Opening 19 Juni 2026 merupakan bentuk komitmen penuh untuk mendukung karya talenta kreatif Indonesia yang membanggakan bagi bangsa."

(Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, melakukan kunjungan dan audiensi ke gerai Butter Baby di kawasan Pasaraya Blok M, Jakarta, Kamis (2/4/2026). Foto: Dok. Birkom Kemenekraf)
CEO Butter Baby, Shane John Lewis mengatakan, dukungan Kementerian Ekraf memantapkan langkah strategis pihaknya untuk melanjutkan visi besarnya memperluas jangkauan bisnis ke pasar internasional, khususnya Thailand dan Malaysia. Dengan begitu, Butter Baby bisa menambah jenama lokal di bidang kuliner dan IP berkancah di level global.
"Langkah besar menuju negara tetangga merupakan bagian dari ambisi kami dalam memperkenalkan potensi kreatif Indonesia ke pasar mancanegara secara lebih luas. Kami optimis bahwa sinergi lintas batas ini akan mengukuhkan posisi jenama sebagai pemain yang diperhitungkan di Asia Tenggara," ujarnya.
Menteri Ekraf berharap kehadiran Butter Baby di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta dapat menjadi etalase kreativitas Indonesia yang membanggakan di mata penumpang internasional.
Hal ini sekaligus menegaskan komitmen Kementerian Ekraf dalam mendorong jenama lokal naik kelas hingga mampu bersaing di pasar global.
(Butter Baby Jakarta. Video: Dok. Butter Baby Jakarta/@butterbabyindonesia)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TIN)