KULINER

Inovasi Kuliner Modern untuk Melestarikan Jajanan Tradisional Indonesia

Elang Riki Yanuar
Jumat 30 Oktober 2026 / 10:00
Ringkasnya gini..
  • Yummy Choice memperbarui resep Onigiri Lemper dengan aroma santan, pandan, dan tambahan daun jeruk untuk memperkuat cita rasa tradisional.
  • Onigiri Lemper menjadi inovasi kuliner yang memadukan cita rasa jajanan tradisional Indonesia dengan penyajian modern khas Jepang.
  • Chef Hadi Tuwendi menilai inovasi Onigiri Lemper dapat menjadi cara memperkenalkan dan melestarikan kuliner Nusantara kepada generasi muda.
Jakarta: Lemper merupakan salah satu jajanan tradisional Indonesia yang memiliki cita rasa khas dari perpaduan beras ketan, santan, pandan, dan isian ayam suwir. Agar tetap dikenal dan dinikmati lintas generasi, makanan tradisional ini mulai diperkenalkan melalui berbagai inovasi, salah satunya dengan mengadaptasinya ke dalam bentuk onigiri atau nasi kepal khas Jepang.

Upaya tersebut dilakukan Yummy Choice Indomaret melalui pembaruan resep Onigiri Lemper Ayam Suwir Gurih. Produk ini menggabungkan karakter rasa lemper dengan bentuk penyajian yang lebih praktis dan modern. Konsep yang diusung adalah menghadirkan onigiri dengan cita rasa khas Indonesia.

Resep terbaru tersebut diperkenalkan dengan sejumlah penyesuaian pada bahan dan komposisinya. Nasi yang digunakan kini memiliki aroma santan dan pandan untuk menghadirkan rasa gurih yang lebih mendekati lemper tradisional.

Bagian isiannya juga mendapat tambahan daun jeruk yang memperkaya aroma ayam suwir. Perpaduan tersebut kemudian dibungkus menggunakan nori atau rumput laut kering yang menjadi ciri khas onigiri.

Food vlogger dan content creator asal Surabaya, Nana Koot, turut hadir dalam pengenalan resep terbaru tersebut. Ia menilai perpaduan kuliner Indonesia dan Jepang ini menawarkan cara berbeda untuk menikmati jajanan tradisional.

“Onigiri Lemper ini unik karena menghadirkan cita rasa lemper ayam yang familiar dalam bentuk onigiri yang praktis. Perpaduan nasi, isian ayam suwir yang gurih, dan nori yang renyah memberikan sensasi makan yang menarik. Saya suka konsepnya karena kita bisa menikmati rasa yang identik dengan jajanan tradisional Indonesia dalam format yang lebih modern dan mudah dinikmati kapan saja,” ujar Nana Koot.
 

Menurut Special Project Director PT Indomarco Prismatama (Indomaret), Burhan Bahar, pembaruan resep tersebut dilakukan untuk memperkuat karakter rasa lemper dalam sajian onigiri. Aroma santan dan pandan pada nasi serta penggunaan daun jeruk pada ayam suwir menjadi beberapa bagian yang dikembangkan.

“Melalui pembaruan resep ini, kami ingin menghadirkan cita rasa lemper khas Indonesia yang semakin terasa dalam Onigiri Lemper Yummy Choice. Aroma santan dan pandan pada nasi, serta tambahan daun jeruk pada ayam suwir, menjadi bagian yang kami kembangkan agar konsumen dapat menikmati perpaduan rasa yang lebih kaya,” ujar Burhan Bahar.

Lemper sendiri memiliki tempat tersendiri dalam tradisi kuliner masyarakat Indonesia. Jajanan berbahan dasar beras ketan ini kerap disajikan dalam acara keluarga, pertemuan, hingga berbagai perayaan. Rasanya yang gurih membuat lemper tetap digemari meskipun pilihan makanan modern semakin beragam.

Burhan mengatakan, pengembangan produk dengan mengadaptasi makanan tradisional menjadi salah satu cara agar kuliner Nusantara tetap dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda. Menurutnya, kekayaan rasa makanan Indonesia masih memiliki banyak potensi untuk diperkenalkan melalui bentuk penyajian yang mengikuti perkembangan zaman.

“Bagi kami, cita rasa Nusantara memiliki banyak keunggulan rasa untuk terus dikembangkan. Kami ingin makanan tradisional tetap dekat dengan masyarakat, termasuk generasi muda, melalui penyajian yang praktis dan mudah ditemukan di sela aktivitas mereka,” tambah Burhan.

Pandangan serupa disampaikan Chef Hadi Tuwendi, praktisi kuliner sekaligus pengajar yang berpengalaman dalam pengolahan makanan, termasuk jajanan tradisional Indonesia. Ia menilai inovasi kuliner perlu tetap memperhatikan karakter rasa asli agar makanan tradisional tidak kehilangan identitasnya ketika dikemas dalam bentuk berbeda.

Menurutnya, keberhasilan sebuah hidangan tidak hanya bergantung pada resep, tetapi juga keseimbangan rasa, pemilihan bumbu, dan teknik pengolahan yang tepat.

“Makanan yang enak tidak hanya ditentukan oleh resep, tetapi juga keseimbangan rasa serta ketepatan penggunaan bumbu dan teknik pengolahan. Saya senang bisa bekerja sama dengan Indomaret dalam menghadirkan Onigiri Lemper, karena inovasi seperti ini menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan dan melestarikan makanan tradisional Indonesia agar tetap dinikmati masyarakat,” ujar Chef Hadi Tuwendi.

Dalam pengembangannya, Onigiri Lemper dibuat setiap hari untuk menjaga kesegaran produk. Makanan ini memiliki masa simpan selama 24 jam pada suhu ruang, mengikuti ketentuan penyimpanan varian onigiri lainnya.

Saat ini, Yummy Choice memiliki 13 varian onigiri dengan pilihan isian berbeda. Selain Onigiri Lemper, beberapa varian yang cukup diminati konsumen di antaranya Spicy Tuna, Spicy Chicken Mayo, dan Chicken Teriyaki.

Sejak hadir pada 2009, Yummy Choice telah mengembangkan lebih dari 90 varian makanan siap santap yang tersedia di lebih dari 16.000 gerai Indomaret.

Melalui inovasi seperti Onigiri Lemper, makanan tradisional Indonesia mendapat alternatif penyajian yang lebih sesuai dengan kebiasaan konsumsi masa kini. Adaptasi semacam ini juga membuka peluang bagi kuliner Nusantara untuk terus dikenal generasi muda tanpa harus meninggalkan cita rasa yang menjadi identitasnya.


 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)

MOST SEARCH