Kolagen Mulai Berkurang di Usia 40 Tahun? Ini Dampaknya pada Kulit
- Produksi kolagen alami mulai menurun seiring bertambahnya usia.
- Dampaknya bisa terlihat dari kerutan, kulit kurang kenyal, hingga wajah yang mulai kendur.
- Retinol, moisturizer, dan sunscreen bisa membantu merawat kondisi kulit.
Jakarta: Kok wajah mulai kelihatan kurang kencang, padahal skincare masih rajin dipakai? Bisa jadi, salah satu penyebabnya adalah produksi kolagen yang mulai menurun.
Kolagen merupakan protein penting yang membantu menjaga kulit tetap kuat, kenyal, dan elastis. Namun, produksinya perlahan berkurang seiring bertambahnya usia, termasuk saat memasuki usia 40 tahun.
Kenapa kolagen mulai berkurang?
Menurut National Institute on Aging (NIA), lembaga pemerintah Amerika Serikat yang meneliti proses penuaan, kulit mengalami perubahan seiring bertambahnya usia, seperti menjadi lebih tipis dan kering.
Selain faktor usia, paparan sinar UV dan kebiasaan merokok juga bisa mempercepat kerusakan kolagen.
Akibatnya, kulit bisa mulai menunjukkan beberapa perubahan, seperti:
-
Garis halus dan kerutan makin terlihat.
-
Kulit terasa kurang kenyal.
-
Wajah terlihat kurang kencang.
Bagaimana cara merawat kulit?
Nggak perlu langsung kalap membeli produk anti-aging. Beberapa kandungan skincare bisa membantu merawat kondisi kulit.
American Academy of Dermatology (AAD), organisasi profesi dokter spesialis kulit di Amerika Serikat, merekomendasikan perawatan kulit yang tepat untuk membantu mengurangi tanda penuaan.
Kamu bisa mempertimbangkan:
-
Retinol: Membantu merangsang produksi kolagen.
-
Hyaluronic acid: Menjaga kelembapan agar kulit terasa lebih kenyal.
-
Ceramide: Membantu menjaga skin barrier.
Jangan lupa sunscreen untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UV.
Intinya, kolagen yang berkurang merupakan bagian dari proses alami penuaan. Nggak perlu panik, cukup rawat kulit secara konsisten dan jangan mudah tergiur klaim skincare yang menjanjikan hasil instan.
Desi I.
(TIN)