KULINER

Asal Muasal Kue Bulan yang Disajikan saat Mooncake Festival

Muhammad Syahrul Ramadhan
Jumat 09 September 2022 / 17:27
Jakarta: Mooncake atau kue bulan merupakan hidangan wajib dalam Festival Pertengahan Musim Gugur. Festival yang juga biasa disebut dengan Mooncake Festival ini diadakan setiap tanggal 15 bulan kedelapan pada kalender Tionghoa.

Tahun ini Mooncake Festival jatuh pada Sabtu, 10 September 2022. Perayaan ini biasanya dimanfaatkan untuk berkumpul bersama keluarga dan ada tradisi memberikan kue bulan untuk menjalin tali silaturahmi kepada keluarga, teman, maupun rekan bisnis.



(Asal usul kue bulan sumber: chinatoday.com)

Asal usul kue bulan

Dikutip dari China Today, kue bulan berasal dari kue Taishi di era Dinasti Shang (abad ke-17 SM - 1046 SM) dan Dinasti Zhou (abad ke-17 SM - 256 SM). Orang-orang pada waktu itu membuat kue tersebut untuk mengenang Wenzhong, yang pernah menjadi perdana menteri atau Taishi dari kaisar Shang terakhir.

Kue tashi berganti nama menjadi hubing atau kue kenari. Ini terjadi setelah Zhang Qian utusan kekaisaran ke Wilayah Barat, memperkenalkan wijen dan kenari ke pedalaman dan kemudian  dua bahan penting dalam kue tersebut.

Selama era Dinasti Tang, toko roti dan penjual kue semacam itu menjamur. Namun, Kaisar Taizong tidak menyukai nama hubing.

Hingga pada suatu hari, permaisurinya Lady Yang Yuhuan yang saat itu sedang bersamanya dan melihat bulan berseru "Yuebing! (kue bulan)" dan sejak itu nama kue bulan digunakan secara luas.

 
Baca juga: Sambut Festival Pertengahan Musim Gugur, Ini Resep Kue Bulan
 

Kue bulan menjadi populer di masyarakat

Selain di istana, pada era Dinasti Song Utara (960 - 1127 M) kue bulan disebut "Court Cake" juga populer di masyarakat dalam bentuk cerita rakyat.

Orang-orang kemudian memaknainya sebagai pertemuan kembali atau reuni. Yang mencerminkan harapan baik untuk reuni keluarga, dan juga rasa rindu yang mendalam terhadap teman.

Awal mula kue bulan menjadi sajian wajib adalah berawal dari momen pemberontakan di era Dinasti Yuan yang dilakukan Zhu Yuanzhang, pendiri Ming. Pemberontakan tersebut dipicu dengan aturan pengadilan yang kejam.

Zhu Yuanzhang menyatukan berbagai kekuatan perlawanan untuk mempersiapkan pemberontakan. Namun, memberi pesan kepada para pasukan militer secara diam-diam bukan misi mudah.

Hingga Liu Bowen penasihat utama Zhu Yuanzhang, memberi sebuah ide menaruh catatan bertuliskan "Pemberontakan pada malam ke-15 bulan lunar ke-8" ke dalam kue bulan. Dan selanjutnya dikirim ke pasukan pemberontak lainnya.

Pada hari pemberontakan, pasukan pemberontak dari berbagai tempat berkumpul dan melawan pasukan Yuan. Setelah pemberontakan berhasil dan Zhu Yuanzhang mempersembahkan kue bulan kepada para menteri sebagai hadiah.

Konon sejak saat itulah kebiasaan makan kue bulan di Festival Pertengahan Musim Gugur terbentuk. Ini adalah peristiwa penting dalam sejarah kue bulan.
 
Memakan kue bulan di menjadi populer di era Dinasti Ming. Terdapat sebuah catatan rinci tentang kue bulan dari Dinasti Ming:

Festival Pertengahan Musim Gugur jatuh pada tanggal 15 bulan 8 lunar, dan orang-orang merayakan reuni keluarga dengan memakan kue bulan.”

Catatan tersebut menunjukkan memakan kue bulan di Festival Pertengahan Musim Gugur sudah populer di masyarakat. Dan hingga kini kue bulan terus disajikan sebagai suguhan saat perayaan Mooncake Festival.
(RUL)

MOST SEARCH