KULINER

Jangan Kalap, Ini Tips Menjaga Asupan Makanan saat Lebaran

Raka Lestari
Senin 02 Mei 2022 / 10:11
Jakarta: Hari raya Idulfitri identik dengan hidangan lezat penggugah selera, mulai dari yang manis, gurih, atau pedas. Dorongan untuk melahap semua hidangan untuk menghadiahi diri sendiri setelah satu bulan berpuasa dapat membahayakan kesehatan tubuh.

Tak bisa dipungkiri makanan yang disajikan pada saat Lebaran biasanya bersifat tinggi kalori, tinggi kolesterol dan mengandung garam, gula, serta lemak yang juga tinggi. Alih-alih nikmat yang didapat, pola makan ‘balas dendam’ di hari Lebaran seringkali menimbulkan ancaman penyakit seperti kolesterol, hipertensi, dan diabetes.

“Menjaga asupan makanan di hari Lebaran sangat dianjurkan agar kita terhindar dari berbagai penyakit berbahaya, termasuk hipertensi,” ujar Dokter Spesialis Gizi Klinik Dr. Juwalita Surapsari, dalam OMRON Virtual Media Briefing.

Agar tubuh tetap sehat pada saat Lebaran, Dr. Juwalita memberikan tips yang bisa dilakukan:

- Perbanyak asupan buah dan makanan berserat.

- Hindari makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi seperti gorengan dan daging merah yang dimasak terlalu lama.

- Pilih makanan dengan kandungan Omega-3 tinggi seperti ikan, telur, kacang kenari, dan biji chia.

- Jika tidak bisa dihindari, maka kurangi makanan berkolesterol tinggi dengan memakan hanya satu saja hidangan jenis ini. Misalnya hanya makan opor ayam di hari pertama Lebaran, tanpa semur daging, dan rendang di satu hari yang sama.

- Makan dengan piring kecil. Piring kecil tentunya memuat lebih sedikit makanan dibanding piring besar, sehingga porsi makanan yang kita makan tidak terlalu banyak. Piring kecil juga menimbulkan ilusi bahwa kamu sudah memakan satu piring penuh, sehingga mencegah kita untuk makan secara berlebihan.

- Hindari atau kurangi makanan manis berkalori tinggi seperti aneka kue yang mengandung banyak gula, tepung dan mentega.

- Konsumsi makanan dan minuman yang mengandung serat larut seperti wortel, ubi, alpukat, brokoli, lobak, apel, dan kacang merah.

“Selain itu tak lupa berolahragalah secara teratur. Lakukan minimal 30 menit sehari, tiga sampai lima kali seminggu. Serta hentikan juga kebiasaan merokok dan monitor tekanan darah secara teratur,” pungkas Dr. Juwalita.
(FIR)

MOST SEARCH