KULINER
Bukan Es Teh, Ini Minuman Indonesia yang Jadi Jawara Versi TasteAtlas
A. Firdaus
Rabu 09 September 2026 / 13:10
- TasteAtlas menempatkan soda gembira sebagai minuman Indonesia dengan peringkat tertinggi.
- TasteAtlas memperbarui daftar Top 26 Indonesian Beverages pada 26 Agustus 2026.
- TasteAtlas juga mengingatkan bahwa daftar tersebut bukan kesimpulan final mengenai minuman terbaik di Indonesia.
Jakarta: Kalau bicara minuman khas Indonesia, pilihannya seolah tidak pernah habis. Ada kopi tubruk, jamu, bajigur, wedang jahe, sekoteng, sampai es kelapa muda yang hampir selalu berhasil menjadi teman makan atau sekadar pelepas dahaga.
Menariknya, TasteAtlas kembali merangkum sejumlah minuman khas Indonesia dalam daftar Top Indonesian Beverages. Hasilnya cukup bikin penasaran. Soda gembira justru menempati posisi teratas dalam daftar tersebut.
TasteAtlas memperbarui daftar Top 26 Indonesian Beverages pada 26 Agustus 2026. Peringkat ini didasarkan pada penilaian pengguna TasteAtlas, dengan sistem yang menurut mereka dirancang untuk mengurangi pengaruh penilaian bot maupun rating yang dianggap tidak autentik.
TasteAtlas juga mengingatkan bahwa daftar tersebut bukan kesimpulan final mengenai minuman terbaik di Indonesia.
Lantas, minuman apa saja yang masuk jajaran teratas?
Nama minumannya saja sudah terdengar menyenangkan.
Soda gembira menempati posisi pertama dengan rating 3,9. Minuman ini dibuat dari perpaduan soda, sirup, dan susu kental manis. Warnanya yang biasanya merah muda membuat tampilannya cukup mencolok.

Rasanya? Manis, creamy, sekaligus menyegarkan karena sensasi soda. Minuman ini juga cukup populer di berbagai wilayah Indonesia, terutama Jawa dan Sumatra.
TasteAtlas menyebut soda gembira kerap hadir dalam berbagai kesempatan, mulai dari acara keluarga hingga hidangan berbuka puasa.
Kalau soda gembira cocok untuk kamu yang mencari minuman dingin dan manis, bajigur menawarkan pengalaman yang berbeda.
Minuman tradisional khas Jawa Barat ini menempati posisi kedua dengan rating 3,8.

Bajigur biasanya dibuat dari santan dan gula aren, kemudian diberi tambahan jahe serta pandan. Hasilnya adalah minuman hangat dengan rasa manis, gurih, dan aroma rempah yang khas.
Biasanya bajigur dinikmati bersama camilan tradisional seperti pisang rebus, ubi, atau makanan berbahan ketan. Cocok diminum ketika udara sedang dingin atau hujan turun.
TasteAtlas juga memasukkan kategori kopi dalam daftar minuman Indonesia. Salah satunya kopi tubruk yang berada di posisi ketujuh dengan rating 3,5.
Cara membuatnya cukup sederhana. Bubuk kopi diseduh menggunakan air panas dan dibiarkan beberapa saat sampai ampasnya mengendap di dasar cangkir.
Sederhana, tetapi justru di situlah daya tarik kopi tubruk.
Minuman ini sangat lekat dengan budaya ngopi di Indonesia dan bisa ditemukan mulai dari rumah hingga warung kopi.
Siapa sangka minuman tradisional yang satu ini juga masuk jajaran atas?
Jamu berada di posisi keempat dengan rating 3,7.
Berbeda dari minuman kekinian yang biasanya mengejar tampilan, jamu sudah menjadi bagian dari tradisi Indonesia selama ratusan tahun.
Racikannya pun beragam. Ada kunyit, jahe, temulawak, asam jawa, kencur, hingga serai. Jenis dan komposisinya bisa berbeda tergantung jenis jamu yang dibuat.
Tradisi jamu juga telah berkembang. Kalau dulu identik dengan jamu gendong, kini minuman tradisional tersebut sudah hadir dalam berbagai bentuk modern dan lebih mudah ditemukan.
Masih dari kelompok minuman hangat, ada wedang jahe yang berada di posisi kelima dengan rating 3,6.
Seperti namanya, jahe menjadi bahan utama minuman ini. Jahe biasanya direbus bersama gula aren dan dapat dipadukan dengan bahan lain seperti kayu manis, cengkih, pandan, atau serai.

Rasanya manis dengan sensasi hangat dan sedikit pedas khas jahe.
Minuman ini juga cukup populer di Jawa dan sering dinikmati ketika malam hari atau saat udara sedang dingin.
Masih dari Jawa Barat, ada bandrek yang menempati posisi keenam dengan rating 3,6.
Minuman ini punya karakter rasa yang cukup kuat. Jahe dan gula aren menjadi bahan utama, kemudian dapat ditambahkan kayu manis, cengkih, serai, pandan, hingga lada.
Bandrek biasanya disajikan panas dan populer di daerah dengan udara sejuk, termasuk kawasan dataran tinggi.
Kalau kamu sedang mencari minuman yang bisa menghangatkan badan setelah kehujanan, bandrek jelas masuk daftar yang patut dicoba.
Punya tampilan yang lebih ramai, sekoteng berada di posisi kedelapan dengan rating 3,5.
Minuman khas Jawa Tengah ini menggunakan kuah jahe hangat sebagai dasarnya. Yang membuatnya menarik adalah berbagai isian di dalamnya, seperti kacang tanah, kacang hijau, potongan roti, hingga mutiara tapioka.

Jadi, minum sekoteng bukan sekadar menyeruput minuman hangat. Ada sensasi mengunyah berbagai isian di dalamnya.
Tak heran kalau sekoteng sering menjadi pilihan untuk menemani malam yang dingin.
Minuman tradisional Indonesia ternyata punya banyak wajah
Daftar TasteAtlas menunjukkan satu hal menarik: kekayaan minuman Indonesia tidak hanya soal kopi.
Ada minuman manis seperti soda gembira, minuman hangat berbahan rempah seperti bajigur dan bandrek, minuman tradisional seperti jamu, hingga kopi tubruk yang sudah begitu lekat dengan kehidupan sehari-hari.
Bahkan dalam daftar yang lebih panjang, TasteAtlas juga mencantumkan kopi joss, teh talua, sara'ba, jahe telor, kopi terbalik, hingga es kelapa muda sebagai bagian dari minuman Indonesia.
Namun, perlu diingat, peringkat TasteAtlas bukan berarti minuman nomor satu tersebut secara mutlak adalah yang "paling enak" bagi semua orang.
Selera tetap subjektif.
Bagi sebagian orang, soda gembira mungkin juaranya. Bagi yang lain, secangkir kopi tubruk panas justru tidak ada tandingannya. Ada juga yang mungkin lebih memilih jamu atau wedang jahe karena rasa dan nilai tradisinya.
Yang jelas, daftar ini menunjukkan betapa beragamnya budaya minum di Indonesia.
(FIR)
Menariknya, TasteAtlas kembali merangkum sejumlah minuman khas Indonesia dalam daftar Top Indonesian Beverages. Hasilnya cukup bikin penasaran. Soda gembira justru menempati posisi teratas dalam daftar tersebut.
TasteAtlas memperbarui daftar Top 26 Indonesian Beverages pada 26 Agustus 2026. Peringkat ini didasarkan pada penilaian pengguna TasteAtlas, dengan sistem yang menurut mereka dirancang untuk mengurangi pengaruh penilaian bot maupun rating yang dianggap tidak autentik.
TasteAtlas juga mengingatkan bahwa daftar tersebut bukan kesimpulan final mengenai minuman terbaik di Indonesia.
Lantas, minuman apa saja yang masuk jajaran teratas?
1. Soda gembira
Nama minumannya saja sudah terdengar menyenangkan.
Soda gembira menempati posisi pertama dengan rating 3,9. Minuman ini dibuat dari perpaduan soda, sirup, dan susu kental manis. Warnanya yang biasanya merah muda membuat tampilannya cukup mencolok.

Rasanya? Manis, creamy, sekaligus menyegarkan karena sensasi soda. Minuman ini juga cukup populer di berbagai wilayah Indonesia, terutama Jawa dan Sumatra.
TasteAtlas menyebut soda gembira kerap hadir dalam berbagai kesempatan, mulai dari acara keluarga hingga hidangan berbuka puasa.
2. Bajigur
Kalau soda gembira cocok untuk kamu yang mencari minuman dingin dan manis, bajigur menawarkan pengalaman yang berbeda.
Minuman tradisional khas Jawa Barat ini menempati posisi kedua dengan rating 3,8.

Bajigur biasanya dibuat dari santan dan gula aren, kemudian diberi tambahan jahe serta pandan. Hasilnya adalah minuman hangat dengan rasa manis, gurih, dan aroma rempah yang khas.
Biasanya bajigur dinikmati bersama camilan tradisional seperti pisang rebus, ubi, atau makanan berbahan ketan. Cocok diminum ketika udara sedang dingin atau hujan turun.
3. Minuman dengan sentuhan kopi
TasteAtlas juga memasukkan kategori kopi dalam daftar minuman Indonesia. Salah satunya kopi tubruk yang berada di posisi ketujuh dengan rating 3,5.
Cara membuatnya cukup sederhana. Bubuk kopi diseduh menggunakan air panas dan dibiarkan beberapa saat sampai ampasnya mengendap di dasar cangkir.
Sederhana, tetapi justru di situlah daya tarik kopi tubruk.
Minuman ini sangat lekat dengan budaya ngopi di Indonesia dan bisa ditemukan mulai dari rumah hingga warung kopi.
4. Jamu
Siapa sangka minuman tradisional yang satu ini juga masuk jajaran atas?
Jamu berada di posisi keempat dengan rating 3,7.
Berbeda dari minuman kekinian yang biasanya mengejar tampilan, jamu sudah menjadi bagian dari tradisi Indonesia selama ratusan tahun.
Racikannya pun beragam. Ada kunyit, jahe, temulawak, asam jawa, kencur, hingga serai. Jenis dan komposisinya bisa berbeda tergantung jenis jamu yang dibuat.
Tradisi jamu juga telah berkembang. Kalau dulu identik dengan jamu gendong, kini minuman tradisional tersebut sudah hadir dalam berbagai bentuk modern dan lebih mudah ditemukan.
5. Wedang jahe
Masih dari kelompok minuman hangat, ada wedang jahe yang berada di posisi kelima dengan rating 3,6.
Seperti namanya, jahe menjadi bahan utama minuman ini. Jahe biasanya direbus bersama gula aren dan dapat dipadukan dengan bahan lain seperti kayu manis, cengkih, pandan, atau serai.

Rasanya manis dengan sensasi hangat dan sedikit pedas khas jahe.
Minuman ini juga cukup populer di Jawa dan sering dinikmati ketika malam hari atau saat udara sedang dingin.
6. Bandrek
Masih dari Jawa Barat, ada bandrek yang menempati posisi keenam dengan rating 3,6.
Minuman ini punya karakter rasa yang cukup kuat. Jahe dan gula aren menjadi bahan utama, kemudian dapat ditambahkan kayu manis, cengkih, serai, pandan, hingga lada.
Bandrek biasanya disajikan panas dan populer di daerah dengan udara sejuk, termasuk kawasan dataran tinggi.
Kalau kamu sedang mencari minuman yang bisa menghangatkan badan setelah kehujanan, bandrek jelas masuk daftar yang patut dicoba.
7. Sekoteng
Punya tampilan yang lebih ramai, sekoteng berada di posisi kedelapan dengan rating 3,5.
Minuman khas Jawa Tengah ini menggunakan kuah jahe hangat sebagai dasarnya. Yang membuatnya menarik adalah berbagai isian di dalamnya, seperti kacang tanah, kacang hijau, potongan roti, hingga mutiara tapioka.

Jadi, minum sekoteng bukan sekadar menyeruput minuman hangat. Ada sensasi mengunyah berbagai isian di dalamnya.
Tak heran kalau sekoteng sering menjadi pilihan untuk menemani malam yang dingin.
Minuman tradisional Indonesia ternyata punya banyak wajah
Daftar TasteAtlas menunjukkan satu hal menarik: kekayaan minuman Indonesia tidak hanya soal kopi.
Ada minuman manis seperti soda gembira, minuman hangat berbahan rempah seperti bajigur dan bandrek, minuman tradisional seperti jamu, hingga kopi tubruk yang sudah begitu lekat dengan kehidupan sehari-hari.
Bahkan dalam daftar yang lebih panjang, TasteAtlas juga mencantumkan kopi joss, teh talua, sara'ba, jahe telor, kopi terbalik, hingga es kelapa muda sebagai bagian dari minuman Indonesia.
Namun, perlu diingat, peringkat TasteAtlas bukan berarti minuman nomor satu tersebut secara mutlak adalah yang "paling enak" bagi semua orang.
Selera tetap subjektif.
Bagi sebagian orang, soda gembira mungkin juaranya. Bagi yang lain, secangkir kopi tubruk panas justru tidak ada tandingannya. Ada juga yang mungkin lebih memilih jamu atau wedang jahe karena rasa dan nilai tradisinya.
Yang jelas, daftar ini menunjukkan betapa beragamnya budaya minum di Indonesia.
(FIR)