KULINER

Kian Menggebrak di Tengah Pandemi, Mangkokku Bakal Tambah 35 Gerai

A. Firdaus
Rabu 18 Agustus 2021 / 21:21
Jakarta: Saat sebagian para pelaku usaha kuliner gulung tikar dengan hadirnya pandemi, perusahaan rintisan yang bergerak di bidang kuliner, Mangkokku malah berkembang pesat.

Memasuki tahun ketiga, Mangkokku memperkuat komitmennya untuk menjadi perusahaan rintisan (startup) kuliner terbesar dan terdepan di Indonesia. Start up bentukan Randy Kartadinata, Chef Arnold Poernomo, Kaesang Pangarep, dan Gibran Rakabuming, telah memiliki 40 gerai yang tersebar di Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi, Surabaya, Bandung, dan Malang.

Tak hanya itu, setiap bulannya lebih dari 200,000 mangkok terjual. Secara keseluruhan, lebih dari 2 juta mangkok hidangan nasi telah disajikan ke pelanggan Mangkokku dalam dua tahun terakhir.

Tak lama sejak mulai beroperasi, Mangkokku dihadapkan dengan pandemi Covid-19 di awal 2020 hingga kini. Namun, pandemi tidak menghentikan perkembangan Mangkokku dalam mencapai impian menjadi salah satu pemain kuliner terbesar di Indonesia, yang nantinya membawa makanan Indonesia ke kancah internasional.

"Perjalanan Mangkokku dari tahun 2020 hingga 2021 menjadi sangat menantang akibat pandemi dan restriksi sosial dari pemerintah. Namun, melalui adaptasi strategi serta beragam inovasi dan kolaborasi, Mangkokku berhasil mencatat pertumbuhan 8 kali lipat selama pandemi," ujar CEO Mangkokku Randy Kartadinata dalam perayaan 2 Tahun Mangkokku #JalanTerus.

Saat opsi makan di tempat (dine-in) tak lagi jadi pilihan utama, Mangkokku mengganti fokus ekspansinya ke layanan daring (online platform) dan cloud kitchen.

"Bagi kami, pembukaan gerai baru harus dilakukan dengan teliti karena setiap gerai harus punya kinerja yang baik agar Mangkokku bisa terus berkembang secara berkelanjutan,” jelas Randy.

“Kami kini memilih untuk membuka lebih banyak gerai daring (cloud kitchen) dan mempersiapkan infrastruktur pembelian online yang lebih baik di gerai yang sudah ada. Kami juga memilih untuk mendekat ke area residensial dibandingkan pusat perbelanjaan agar bisa
lebih mudah dijangkau pelanggan yang kini lebih banyak menghabiskan waktu di rumah," sambungnya.

Menariknya pada tahun ini, Mangkokku berencana menambah sekitar 35 gerai di pulau Jawa, Sumatera, dan Kalimantan. Selain itu, mereka juga melakukan adaptasi harga agar tetap terjangkau bagi masyarakat umum.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH