KULINER

Survei: Jam 3 Pagi Ramai Transaksi, Ternyata Ini Kebiasaan Baru Selama Ramadan

A. Firdaus
Jumat 13 Maret 2026 / 11:15
Ringkasnya gini..
  • Transaksi online saat sahur meningkat hingga 76 persen.
  • Lonjakan aktivitas transaksi juga terlihat menjelang waktu berbuka puasa.
  • Lonjakan aktivitas transaksi selama Ramadan banyak didorong oleh kelompok usia produktif.
Jakarta: Bulan Ramadan selalu membawa perubahan pada rutinitas sehari-hari. Mulai dari jam makan yang bergeser, waktu istirahat yang berbeda, hingga pola aktivitas digital yang ikut berubah.

Data dari OVO menunjukkan adanya pergeseran waktu aktivitas transaksi masyarakat selama Ramadan. Analisis transaksi pengguna hingga pertengahan Ramadan tahun ini mencatat lonjakan aktivitas digital yang cukup signifikan pada malam hari hingga menjelang sahur.

Transaksi pada pukul 03.00–05.00 tercatat meningkat hingga 79 persen dibandingkan periode di luar Ramadan.  

Sahur jadi waktu produktif baru


Tren ini sebenarnya bukan hal baru. Pola serupa juga terjadi pada Ramadan tahun sebelumnya, yang menunjukkan bahwa waktu sahur kini tidak lagi sekadar momen makan sebelum berpuasa.

Bagi banyak orang, waktu dini hari juga dimanfaatkan untuk menyelesaikan berbagai kebutuhan digital seperti berbelanja, membayar tagihan, hingga menikmati hiburan singkat.

Secara keseluruhan, transaksi online saat sahur meningkat hingga 76 persen. Aktivitas belanja di e-commerce bahkan tercatat tumbuh dua kali lipat.

Selain itu, beberapa jenis transaksi juga meningkat signifikan, seperti:

- Pembelian pulsa dan pembayaran tagihan yang naik lebih dari dua kali lipat.

- Pembelian voucher permainan meningkat 58 persen.

- Layanan hiburan digital naik 36 persen.

Chief Operating Officer OVO, Eddie Martono, mengatakan perubahan ini menunjukkan bagaimana masyarakat menyesuaikan ritme aktivitasnya selama Ramadan.

“Waktu sahur kini tidak hanya dimanfaatkan untuk makan, tetapi juga menyelesaikan berbagai kebutuhan digital seperti pembayaran tagihan atau pembelian pulsa,” kata Eddie.
 

Warteg hingga nasi goreng jadi favorit Sahur


Tidak hanya transaksi digital yang berubah, pola konsumsi masyarakat saat sahur juga menunjukkan tren menarik. Aktivitas makan sahur di gerai makanan dan minuman tercatat meningkat hingga empat kali lipat. Tempat seperti warteg, warmindo, dan warkop menjadi pilihan utama masyarakat.

Sementara untuk pemesanan makanan online melalui Grab, menu seperti aneka ayam, paket nasi, hingga nasi goreng menjadi yang paling populer. Pola ini menunjukkan masyarakat cenderung memilih makanan yang praktis, familiar, dan mengenyangkan untuk memulai hari saat berpuasa.
 

Ngabuburit jadi momen transaksi paling ramai


Lonjakan aktivitas transaksi juga terlihat menjelang waktu berbuka puasa, khususnya pada pukul 16.00–18.00.

Di berbagai gerai makanan dan minuman, pembayaran menggunakan OVO mendominasi sekitar 42 persen dari total transaksi. Bahkan transaksi offline di gerai makanan tercatat 3,5 kali lebih tinggi dibandingkan transaksi online pada periode yang sama.

Menu yang paling sering dibeli saat ngabuburit antara lain dimsum, martabak, dan aneka gorengan. Sementara untuk minuman, kopi dan teh masih menjadi pilihan favorit untuk menemani momen berbuka.

Di sisi lain, transaksi online saat berbuka juga tetap aktif. Sekitar 29 persen transaksi berasal dari e-commerce, sementara 20 persen lainnya dari pembelian voucher permainan.
 

Didominasi anak muda usia produktif


Jika dilihat dari profil pengguna, lonjakan aktivitas transaksi selama Ramadan banyak didorong oleh kelompok usia produktif.

Pengguna laki-laki berusia 25–34 tahun tercatat menjadi kelompok paling aktif bertransaksi, baik saat sahur maupun menjelang berbuka puasa. Jumlah transaksi mereka bahkan hampir dua kali lebih banyak dibandingkan pengguna perempuan.

Meski begitu, aktivitas transaksi dari pengguna perempuan juga tetap tinggi, menunjukkan bahwa kedua kelompok sama-sama aktif memenuhi kebutuhan selama Ramadan.

Melihat perubahan ritme aktivitas masyarakat yang semakin aktif pada malam hingga dini hari, OVO menghadirkan berbagai promo Ramadan melalui program “Don’t Skip Pake OVO”.

Program ini menawarkan berbagai promo untuk kebutuhan mulai dari berbuka hingga sahur, seperti belanja harian, hiburan permainan, hingga transaksi QRIS. Selain itu, tersedia juga total hadiah senilai Rp350 juta bagi pengguna paling aktif selama Ramadan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

(FIR)

MOST SEARCH